alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Siapkan Bantuan Korban

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah mendata enam pintu rumah toko (ruko) di Jalan Gusti Muhammad Taufik (depan Terminal Mempawah) yang menjadi korban kebakaran, Sabtu (20/3) sekitar pukul 19.00 WIB. “(Sebanyak) enam pintu ruko yang terbakar terdiri dari dua pintu warung kopi, satu pintu toko ponsel, satu pintu depot air, satu pintu rumah makan, dan satu pintu penginapan,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Mempawah, Hermansyah, Minggu (21/3) siang di Mempawah.

Hermansyah mengatakan, kebakaran yang mengejutkan masyarakat Kota Mempawah itu berlangsung sekitar 2,5 jam. Diprediksi dia berlangsung sepanjang pukul 19.00 – 21.30 WIB. Total, 31 unit damkar yang, menurut dia, berjibaku memadamkan si jago merah.

Baca Juga :  Ketua DPD-RI Kunjungi Keraton Mempawah

“Damkar yang berada di TKP kebakaran yakni BPBD Mempawah sebanyak 2 unit, Damkar Singkawang (sebanyak) 12 unit, Damkar Sui Pinyuh (sebanyak) 6 unit, Damkar Mempawah (sebanyak) 3 unit, Damkar Jongkat (sebanyak) 2 unit. Kemudian, Damkar Semudun, Segedong, Sui Purun, Sui Duri, Siantan, dan Pontianak masing-masing satu unit,” bebernya.

Hermansyah memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Namun, dia menambahkan, korban kebakaran mengalami kerugian materil dari harta benda dan barang dagangan yang ludes dilalap api.

“Untuk taksiran kerugian masih dalam perhitungan. Begitu pun dengan sumber api atau penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan Polres Mempawah,” ujarnya.

Terhadap korban kebakaran, Hermansyah memastikan BPBD Kabupaten Mempawah secepatnya akan menyalurkan bantuan. Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan bantuan yang rencananya akan diserahkan oleh Bupati Mempawah Erlina.

Baca Juga :  Pengendara Tewas Digilas Truk Puso

“Kita sedang menyiapkan bantuan untuk korban kebakaran. Kita prioritaskan bantuan kebutuhan dasar dan sandang. Insyaallah, bantuan akan diserahkan Ibu Bupati,” pungkasnya. (wah)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah mendata enam pintu rumah toko (ruko) di Jalan Gusti Muhammad Taufik (depan Terminal Mempawah) yang menjadi korban kebakaran, Sabtu (20/3) sekitar pukul 19.00 WIB. “(Sebanyak) enam pintu ruko yang terbakar terdiri dari dua pintu warung kopi, satu pintu toko ponsel, satu pintu depot air, satu pintu rumah makan, dan satu pintu penginapan,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Mempawah, Hermansyah, Minggu (21/3) siang di Mempawah.

Hermansyah mengatakan, kebakaran yang mengejutkan masyarakat Kota Mempawah itu berlangsung sekitar 2,5 jam. Diprediksi dia berlangsung sepanjang pukul 19.00 – 21.30 WIB. Total, 31 unit damkar yang, menurut dia, berjibaku memadamkan si jago merah.

Baca Juga :  Bupati Erlina Motivasi Kafilah Mempawah MTQ di Sekadau

“Damkar yang berada di TKP kebakaran yakni BPBD Mempawah sebanyak 2 unit, Damkar Singkawang (sebanyak) 12 unit, Damkar Sui Pinyuh (sebanyak) 6 unit, Damkar Mempawah (sebanyak) 3 unit, Damkar Jongkat (sebanyak) 2 unit. Kemudian, Damkar Semudun, Segedong, Sui Purun, Sui Duri, Siantan, dan Pontianak masing-masing satu unit,” bebernya.

Hermansyah memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Namun, dia menambahkan, korban kebakaran mengalami kerugian materil dari harta benda dan barang dagangan yang ludes dilalap api.

“Untuk taksiran kerugian masih dalam perhitungan. Begitu pun dengan sumber api atau penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan Polres Mempawah,” ujarnya.

Terhadap korban kebakaran, Hermansyah memastikan BPBD Kabupaten Mempawah secepatnya akan menyalurkan bantuan. Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan bantuan yang rencananya akan diserahkan oleh Bupati Mempawah Erlina.

Baca Juga :  Wabup: Jabatan Bukan Hak PNS

“Kita sedang menyiapkan bantuan untuk korban kebakaran. Kita prioritaskan bantuan kebutuhan dasar dan sandang. Insyaallah, bantuan akan diserahkan Ibu Bupati,” pungkasnya. (wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/