alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Wabup Minta Petani Serap Ilmu Mahasiswa

MEMPAWAH – “Serap ilmu dan pengalaman dari para mahasiswa secara maksimal,” pesan Wakil Bupati (Wabup) Mempawah Muhammad Pagi kepada para petani di Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir. Pesan tersebut disampaikan Wabup lantaran Kuala Secapah akan menjadi program Kerja Kelompok Lapangan (KKL) oleh mahasiswa pascasarjana Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura Pontianak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah sendiri menerima puluhan mahasiswa yang akan melaksanakan KKL tersebut, Sabtu (20/3) pagi di Wisma Chandramidi Mempawah.

Kedatangan para mahasiswa S2 itu diterima Wabup Muhammad Pagi beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu, Wabup menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan KKL yang akan dilaksanakan di Desa Kuala Secapah. “Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan KKL pendampingan UMKM tambak udang kelompok tani di Desa Kuala Secapah. Kegiatan ini sangat tepat dan straegis untuk menggali dan mengembangkan potensi sektor perikanan,” jelas Pagi.

Menurut Wabup, dipilihkan Desa Kuala Secapah merupakan lokasi yang tepat dan strategis. Sebab, daerah itu, diakui dia, memiliki banyak tambak-tambak udang yang didirikan oleh kelompok masyarakat maupun perusahaan.

“Saya kepada kelompok tani yang sudah terbentuk dan akan dilaksanakan pembinaan oleh mahasiswa MM FEB Untan agar memanfaatkan kesempatan selama 3 bulan ini dengan sebaik mungkin,” pesannya.

Baca Juga :  Tahun Depan Pemprov Bantu Program SPAM

Wabup juga mengingatkan agar mahasiswa dan kelompok tani senantiasa berkoordinasi dan berkomunikasi bersama petugas penyuluh lapangan. Harapan dia, akan tercipta kolaborasi antara pemerintah daerah, mahasiswa dan masyarakat kelompok tani.

“Dengan kolaborasi tersebut, Insyaallah akan mendapatkan hasil yang maksimal dan positif bagi pengembangan ekonomi kelompok tani di Desa Kuala Secapah, khususnya dan Kabupaten Mempawah umumnya,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Prodi MM FEB Untan Pontianak, Mustarudin, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mempawah beserta jajaran dan kelompok tani di Desa Kuala Secapah, yang bersedia memfasilitasi terlaksananya kegiatan KKL tersebut.

“KKL ini merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti mahasiswa sebelum menyelesaikan program magister manajemennya. Biasanya dilaksanakan di akhir semester I atau di awal semester II,” jelas Mustarudin.

Alumni SMAN 1 Mempawah Hilir itu mengungkapkan, ada beberapa bentuk kegiatan KKL. Pada umumnya, sebut dia, dalam bentuk pembinaan UKM atau seminar. Jika dilaksanakan dalam bentuk seminar, maka mahasiswa, digambarkan dia, akan mempresentasikan makalah atau papernya dalam kegiatan tersebut.

“Sebenarnya ada tiga kegiatan KKL yang dilaksanakan angkatan 44. Yakni di Desa Kuala Secapah dan dua kegiatan lain di Kabupaten Kubu Raya,” bebernya.

Melalui kegiatan KKL itu, dia berharap mahasiswa pascasarjana MM FEB Untan dapat melakukan sharring pengetahuan dengan masyarakat kelompok tani tambak udang di Desa Kuala Secapah.

Baca Juga :  Pengembangan Ekonomi Hijau

“Mudah-mudahan kegiatan ini akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa MM FEB Untan. Kepada mahasiswa, silahkan manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin untuk berkolaborasi dengan masyarakat,” pesannya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia KKL Mahasiswa Pascasarjana MM FEB Untan Pontianak, Widodo, mengungkapkan, program yang akan dilaksanakannya nanti berupa pembentukan dan pembinaan kelompok tani tambak udang di Desa Kuala Secapah.

“Kegiatan ini terdiri dari pendampingan dua kelompok tani yangsudah terbentuk dan satu kelompok tani binaan yang akan kita dampaingi selama tiga bulan atau satu periode panen udang,” terangnya.

Melalui kegiatan itu, dia berharap hasil panen udang di kelompok tani Desa Kuala Secapah bisa maksimal dan menyentuh perekonomian masyarakat Desa Kuala Secapah khususnya. Sehingga, harapan dia, perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak dan pulih ditengah pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan Mempawah Hilir, dan Pemerintah Desa Kuala Secapah yang telah menyambut baik dan menerima kegiatan ini. Mudah-mudahan selama 3 bulan ke depan, kita bisa meraih hasil panen yang maksimal dan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (wah)

MEMPAWAH – “Serap ilmu dan pengalaman dari para mahasiswa secara maksimal,” pesan Wakil Bupati (Wabup) Mempawah Muhammad Pagi kepada para petani di Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir. Pesan tersebut disampaikan Wabup lantaran Kuala Secapah akan menjadi program Kerja Kelompok Lapangan (KKL) oleh mahasiswa pascasarjana Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura Pontianak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah sendiri menerima puluhan mahasiswa yang akan melaksanakan KKL tersebut, Sabtu (20/3) pagi di Wisma Chandramidi Mempawah.

Kedatangan para mahasiswa S2 itu diterima Wabup Muhammad Pagi beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu, Wabup menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan KKL yang akan dilaksanakan di Desa Kuala Secapah. “Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan KKL pendampingan UMKM tambak udang kelompok tani di Desa Kuala Secapah. Kegiatan ini sangat tepat dan straegis untuk menggali dan mengembangkan potensi sektor perikanan,” jelas Pagi.

Menurut Wabup, dipilihkan Desa Kuala Secapah merupakan lokasi yang tepat dan strategis. Sebab, daerah itu, diakui dia, memiliki banyak tambak-tambak udang yang didirikan oleh kelompok masyarakat maupun perusahaan.

“Saya kepada kelompok tani yang sudah terbentuk dan akan dilaksanakan pembinaan oleh mahasiswa MM FEB Untan agar memanfaatkan kesempatan selama 3 bulan ini dengan sebaik mungkin,” pesannya.

Baca Juga :  Pohon Tumbang, Nyaris Renggut Nyawa Pengendara

Wabup juga mengingatkan agar mahasiswa dan kelompok tani senantiasa berkoordinasi dan berkomunikasi bersama petugas penyuluh lapangan. Harapan dia, akan tercipta kolaborasi antara pemerintah daerah, mahasiswa dan masyarakat kelompok tani.

“Dengan kolaborasi tersebut, Insyaallah akan mendapatkan hasil yang maksimal dan positif bagi pengembangan ekonomi kelompok tani di Desa Kuala Secapah, khususnya dan Kabupaten Mempawah umumnya,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Prodi MM FEB Untan Pontianak, Mustarudin, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mempawah beserta jajaran dan kelompok tani di Desa Kuala Secapah, yang bersedia memfasilitasi terlaksananya kegiatan KKL tersebut.

“KKL ini merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti mahasiswa sebelum menyelesaikan program magister manajemennya. Biasanya dilaksanakan di akhir semester I atau di awal semester II,” jelas Mustarudin.

Alumni SMAN 1 Mempawah Hilir itu mengungkapkan, ada beberapa bentuk kegiatan KKL. Pada umumnya, sebut dia, dalam bentuk pembinaan UKM atau seminar. Jika dilaksanakan dalam bentuk seminar, maka mahasiswa, digambarkan dia, akan mempresentasikan makalah atau papernya dalam kegiatan tersebut.

“Sebenarnya ada tiga kegiatan KKL yang dilaksanakan angkatan 44. Yakni di Desa Kuala Secapah dan dua kegiatan lain di Kabupaten Kubu Raya,” bebernya.

Melalui kegiatan KKL itu, dia berharap mahasiswa pascasarjana MM FEB Untan dapat melakukan sharring pengetahuan dengan masyarakat kelompok tani tambak udang di Desa Kuala Secapah.

Baca Juga :  Pemerintah Perpanjang PPKM dan Vaksinasi Booster Demi Pengendalian Pandemi

“Mudah-mudahan kegiatan ini akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa MM FEB Untan. Kepada mahasiswa, silahkan manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin untuk berkolaborasi dengan masyarakat,” pesannya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia KKL Mahasiswa Pascasarjana MM FEB Untan Pontianak, Widodo, mengungkapkan, program yang akan dilaksanakannya nanti berupa pembentukan dan pembinaan kelompok tani tambak udang di Desa Kuala Secapah.

“Kegiatan ini terdiri dari pendampingan dua kelompok tani yangsudah terbentuk dan satu kelompok tani binaan yang akan kita dampaingi selama tiga bulan atau satu periode panen udang,” terangnya.

Melalui kegiatan itu, dia berharap hasil panen udang di kelompok tani Desa Kuala Secapah bisa maksimal dan menyentuh perekonomian masyarakat Desa Kuala Secapah khususnya. Sehingga, harapan dia, perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak dan pulih ditengah pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan Mempawah Hilir, dan Pemerintah Desa Kuala Secapah yang telah menyambut baik dan menerima kegiatan ini. Mudah-mudahan selama 3 bulan ke depan, kita bisa meraih hasil panen yang maksimal dan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/