alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Menderita Penyakit Kronis, Fathir Menanti Bantuan

Muhammad Fathir (9), warga RT 08/RW 04, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur terbaring lemah tak berdaya. Sejak lima bulan terakhir ini, siswa kelas IX Madrasah Ibtidayah (MI) Kecamatan Mempawah Timur itu menderita penyakit kronis. Kini, kondisi Fathir semakin memprihatinkan dan membutuhkan bantuan. Fathir merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara buah cinta pasangan Alvian dan Siti Khairiyah. Saat ini, Fathir dan keluarganya bertempat tinggal di rumah neneknya di Kecamatan Sungai Duri.

Siti Khairiyah menuturkan, sakit yang diderita anak kesayangannya itu terjadi sejak lima bulan  belakangan ini. Awalnya, kondisi kesehatan Fathir masih cukup stabil dan dapat pergi berobat ke rumah sakit. “Kami berobat ke salah satu rumah sakit di Singkawang. Dari pemeriksaan dokter, Fathir divonis menderita penyakit tukak lambung kronis. Lalu diberikan pengobatan. Namun, kondisinya tak kunjung membaik,” katanya, Rabu (22/9).

Baca Juga :  Pendiri Parit Banjar Mulai Jadi Pertanyaan

Bahkan, menurut wanita yang akrab disapa Ria ini, kesehatan Fathir semakin memburuk. Fathir kerap kejang dan semakin sulit bergerak. Hingga akhirnya,dia memutuskan berobat jalan.  “Setelah lepas infus, kondisi Fathir tidak lagi kejang lagi. Namun, sudah empat bulan ini tidak bisa bergerak sama sekali. Hanya berbaring saja ditempat tidur. Dan sebulan terakhir ini kondisinya seperti setengah sadar,” lirihnya.

Meski demikian, Ria memastikan dirinya berupaya maksimal memberikan yang terbaik untuk anaknya. Di tengah kesulitan ekonomi yang dialaminya, Ria berusaha melakukan pengobatan secara alternatif.  “Sementara ini mengkonsumsi obat herbal. Secara ekonomi, kami tidak memiliki kemampuan untuk membawa Fathir ke rumah sakit yang terbaik. Karena, biayanya tidak sedikit,” ucapnya.

Baca Juga :  Peringatan HUT TNI ke-74, Lantamal XII Tanam 4.500 Mangrove

Karena itu, Ria mengharapkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk proses pengobatan dan kesembuhan Fathir. Sebab, dirinya optimis Fathir mampu berjuang dan sembuh dari penyakitnya. Hingga bisa kembali beraktivitas seperti anak-anak pada umumnya.  “Terutama kami mohon doa agar Fathir dapat diberikan kesembuhan dan diangkat segala penyakitnya,” pungkasnya.(wah)

Muhammad Fathir (9), warga RT 08/RW 04, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur terbaring lemah tak berdaya. Sejak lima bulan terakhir ini, siswa kelas IX Madrasah Ibtidayah (MI) Kecamatan Mempawah Timur itu menderita penyakit kronis. Kini, kondisi Fathir semakin memprihatinkan dan membutuhkan bantuan. Fathir merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara buah cinta pasangan Alvian dan Siti Khairiyah. Saat ini, Fathir dan keluarganya bertempat tinggal di rumah neneknya di Kecamatan Sungai Duri.

Siti Khairiyah menuturkan, sakit yang diderita anak kesayangannya itu terjadi sejak lima bulan  belakangan ini. Awalnya, kondisi kesehatan Fathir masih cukup stabil dan dapat pergi berobat ke rumah sakit. “Kami berobat ke salah satu rumah sakit di Singkawang. Dari pemeriksaan dokter, Fathir divonis menderita penyakit tukak lambung kronis. Lalu diberikan pengobatan. Namun, kondisinya tak kunjung membaik,” katanya, Rabu (22/9).

Baca Juga :  Produksi 120 Ton Padi

Bahkan, menurut wanita yang akrab disapa Ria ini, kesehatan Fathir semakin memburuk. Fathir kerap kejang dan semakin sulit bergerak. Hingga akhirnya,dia memutuskan berobat jalan.  “Setelah lepas infus, kondisi Fathir tidak lagi kejang lagi. Namun, sudah empat bulan ini tidak bisa bergerak sama sekali. Hanya berbaring saja ditempat tidur. Dan sebulan terakhir ini kondisinya seperti setengah sadar,” lirihnya.

Meski demikian, Ria memastikan dirinya berupaya maksimal memberikan yang terbaik untuk anaknya. Di tengah kesulitan ekonomi yang dialaminya, Ria berusaha melakukan pengobatan secara alternatif.  “Sementara ini mengkonsumsi obat herbal. Secara ekonomi, kami tidak memiliki kemampuan untuk membawa Fathir ke rumah sakit yang terbaik. Karena, biayanya tidak sedikit,” ucapnya.

Baca Juga :  Tim Mulai Turun ke Lokasi Peserta

Karena itu, Ria mengharapkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk proses pengobatan dan kesembuhan Fathir. Sebab, dirinya optimis Fathir mampu berjuang dan sembuh dari penyakitnya. Hingga bisa kembali beraktivitas seperti anak-anak pada umumnya.  “Terutama kami mohon doa agar Fathir dapat diberikan kesembuhan dan diangkat segala penyakitnya,” pungkasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/