alexametrics
30 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Serangan Anjing Liar Resahkan Mempawah

MEMPAWAH – Beberapa pekan terakhir ini masyarakat Kota Mempawah diresahkan dengan kasus serangan anjing liar. Sejumlah warga menjadi korban gigitan anjing tak bertuan itu. Warga khawatir binatang tersebut membawa virus rabies hingga mengancam keselamatan masyarakat.

 

Kasus serangan anjing liar ini sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Salah satu Tempat Kejadian Perkara (TKP) serangan anjing liar di Jalan Rubini Mempawah. Kabarnya, seorang warga Kecamatan Sungai Kunyit yang sedang menunggu keluarganya menjalani perawatan di RSUD Dr Rubini Mempawah menjadi korban gigitan.

 

Bahkan, korban mengalami luka serius dan sempat mendapatkan perawatan intensif petugas medis di RSUD Dr Rubini Mempawah dan RS Antonius Pontianak. Walau akhirnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Diduga, korban meninggal akibat infeksi gigitan anjing liar tersebut.

 

Tak berselang lama, serangan anjing liar juga terjadi di sekitaran Terminal Bus Mempawah. Saat itu, anjing liar menyerang remaja yang sedang nongkrong di salah satu cafe di daerah itu. Korban mengalami luka para pada bagian kakinya. Sampai kini, belum diketahui kondisi korban serangan binatang itu.

Baca Juga :  Aktivitas Pasar Juadah, Warga Minta Pemkab Tegas

 

Baru-baru ini, kasus serangan anjing liar kembali terulang. Korbannya seorang bocah laki-laki. Informasinya, korban mengalami serangan anjing liar saat berada di kawasan Jalan A Djaelani, Kelurahan Terusan. Akibat serangan itu, korban mengalami luka gigitan di paha kanan dan terpaksa dilarikan ke RSUD Dr Rubini Mempawah.

 

Maraknya serangan anjing liar ini menimbulkan kekehawatiran bagi masyarakat di Kota Mempawah dan sekitarnya. Mereka mendesak agar Pemerintah Kabupaten Mempawah segera bertindak dengan membasmi gerombolan anjing liar tersebut. Agar, tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban.

 

“Tolong pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi permasalahan anjing liar ini. Karena, sudah banyak masyarakat yang menjadi korban. Kemarin, teman anak saya yang jadi korbannya,” lirih Melsy, warga Mempawah, kemarin.

Baca Juga :  Robo-Robo Tumbuhkan Ekonomi Lokal

 

Dirinya berharap petugas berwenang bertindak cepat. Mengingat, anjing liar ini masih berkeliaran di lingkungan masyarakat. Sehingga, besar kemungkinan anjing tersebut akan menyerang warga lainnya yang sedang beraktivitas.

 

“Mudah-mudahan tidak ada lagi warga yang menjadi korban gigitan anjing liar ini. Kita khawatir anjing ini membawa virus rabies hingga dapat mengancam nyawa korban gigitan,” ucapnya.

 

Senada itu, warga lainnya Cecil membenarkan belakangan ini dirinya melihat 5-6 ekor anjing liar dilingkungan Jalan A Djaelani, Kota Mempawah. Menurut dia, gerombongan anjing tersebut kerap masuk ke pekarangan rumah-rumah warga.

 

“Sangat cemas dan khawatir dengan maraknya kasus serangan anjing liar ini. Maka, saya selalu menutup pagar rumah. Antisipasi jangan sampai gerombolan anjing masuk ke lingkungan rumah dan membahayakan keselamatan kita,” tukasnya. (wah)

MEMPAWAH – Beberapa pekan terakhir ini masyarakat Kota Mempawah diresahkan dengan kasus serangan anjing liar. Sejumlah warga menjadi korban gigitan anjing tak bertuan itu. Warga khawatir binatang tersebut membawa virus rabies hingga mengancam keselamatan masyarakat.

 

Kasus serangan anjing liar ini sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Salah satu Tempat Kejadian Perkara (TKP) serangan anjing liar di Jalan Rubini Mempawah. Kabarnya, seorang warga Kecamatan Sungai Kunyit yang sedang menunggu keluarganya menjalani perawatan di RSUD Dr Rubini Mempawah menjadi korban gigitan.

 

Bahkan, korban mengalami luka serius dan sempat mendapatkan perawatan intensif petugas medis di RSUD Dr Rubini Mempawah dan RS Antonius Pontianak. Walau akhirnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Diduga, korban meninggal akibat infeksi gigitan anjing liar tersebut.

 

Tak berselang lama, serangan anjing liar juga terjadi di sekitaran Terminal Bus Mempawah. Saat itu, anjing liar menyerang remaja yang sedang nongkrong di salah satu cafe di daerah itu. Korban mengalami luka para pada bagian kakinya. Sampai kini, belum diketahui kondisi korban serangan binatang itu.

Baca Juga :  Bupati Terima Bantuan Satgas BUMN

 

Baru-baru ini, kasus serangan anjing liar kembali terulang. Korbannya seorang bocah laki-laki. Informasinya, korban mengalami serangan anjing liar saat berada di kawasan Jalan A Djaelani, Kelurahan Terusan. Akibat serangan itu, korban mengalami luka gigitan di paha kanan dan terpaksa dilarikan ke RSUD Dr Rubini Mempawah.

 

Maraknya serangan anjing liar ini menimbulkan kekehawatiran bagi masyarakat di Kota Mempawah dan sekitarnya. Mereka mendesak agar Pemerintah Kabupaten Mempawah segera bertindak dengan membasmi gerombolan anjing liar tersebut. Agar, tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban.

 

“Tolong pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi permasalahan anjing liar ini. Karena, sudah banyak masyarakat yang menjadi korban. Kemarin, teman anak saya yang jadi korbannya,” lirih Melsy, warga Mempawah, kemarin.

Baca Juga :  Aktivitas Pasar Juadah, Warga Minta Pemkab Tegas

 

Dirinya berharap petugas berwenang bertindak cepat. Mengingat, anjing liar ini masih berkeliaran di lingkungan masyarakat. Sehingga, besar kemungkinan anjing tersebut akan menyerang warga lainnya yang sedang beraktivitas.

 

“Mudah-mudahan tidak ada lagi warga yang menjadi korban gigitan anjing liar ini. Kita khawatir anjing ini membawa virus rabies hingga dapat mengancam nyawa korban gigitan,” ucapnya.

 

Senada itu, warga lainnya Cecil membenarkan belakangan ini dirinya melihat 5-6 ekor anjing liar dilingkungan Jalan A Djaelani, Kota Mempawah. Menurut dia, gerombongan anjing tersebut kerap masuk ke pekarangan rumah-rumah warga.

 

“Sangat cemas dan khawatir dengan maraknya kasus serangan anjing liar ini. Maka, saya selalu menutup pagar rumah. Antisipasi jangan sampai gerombolan anjing masuk ke lingkungan rumah dan membahayakan keselamatan kita,” tukasnya. (wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/