alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Bupati Mempawah Pastikan Oksigen Rumah Sakit Mencukupi

MEMPAWAH – Menyikapi krisis oksigen di RSUD Rubini, Wakil Ketua DPRD Mempawah, Sayuti menyarankan agar petugas berwenang melakukan inspeksi terhadap agen dan distributor di wilayah itu. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya penyimpangan oleh pihak tidak bertanggungjawab.

“Jika diperlukan, kita minta aparat berwenang mengecek setiap agen dan distributor oksigen di wilayah Kabupaten Mempawah. Kita harus pastikan tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi krisis oksigen ini,” tegas Sayuti kepada wartawan, Jumat (23/7) pagi di Mempawah.

Menurut Legislator Partai Demokrat itu, ditengah situasi genting krisis oksigen bukan tidak mungkin ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan besar. Sebab, aksi penimbunan oksigen sudah berhasil diungkap di sejumlah daerah di Kalbar.

Baca Juga :  Bupati Minta OPD Bertanggungjawab

“Apabila ditemukan ada oknum yang menimbun oksigen di Kabupaten Mempawah, maka kita mendesak agar diberikan tindakan tegas. Sanksi hukum harus ditegakan agar memberikan efek jera. Sebab, kebutuhan oksigen menyangkut kelangsungan hidup manusia,” pendapatnya.

Meski demikian, Sayuti berharap tidak ada pihak-pihak yang melakukan tindakan penimbunan oksigen di Kabupaten Mempawah. Dia minta agar para pemilik oksigen dapat menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan demi rasa kemanusiaan.

“Kita berharap pihak-pihak yang memiliki oksigen agar terbuka hatinya untuk mengedepankan rasa kemanusiaan dan menolong masyarakat yang membutuhkan pasokan oksigen. Terutama para pasien di RSUD Rubini Mempawah,” harapnya.

Lebih dari itu, Sayuti menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Mempawah segera mungkin berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pemprov Kalbar berkaitan dengan krisis oksigen di RSUD Rubini. Agar, krisis tersebut segera terselesaikan dengan baik.

Baca Juga :  Ladang dan Kebun Kelapa Jadi Lautan

“Harus ada koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dengan provinsi. Supaya, pemerintah provinsi dapat membantu memberikan pasokan oksigen sesuai kebutuhan rumah sakit demi kelancaran pelayanan kesehatan,” pungkasnya.(wah)

MEMPAWAH – Menyikapi krisis oksigen di RSUD Rubini, Wakil Ketua DPRD Mempawah, Sayuti menyarankan agar petugas berwenang melakukan inspeksi terhadap agen dan distributor di wilayah itu. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya penyimpangan oleh pihak tidak bertanggungjawab.

“Jika diperlukan, kita minta aparat berwenang mengecek setiap agen dan distributor oksigen di wilayah Kabupaten Mempawah. Kita harus pastikan tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi krisis oksigen ini,” tegas Sayuti kepada wartawan, Jumat (23/7) pagi di Mempawah.

Menurut Legislator Partai Demokrat itu, ditengah situasi genting krisis oksigen bukan tidak mungkin ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan besar. Sebab, aksi penimbunan oksigen sudah berhasil diungkap di sejumlah daerah di Kalbar.

Baca Juga :  Redupnya Kejayaan ‘Venesia dari Timur’, Parit Pontianak Kini Hilang Fungsi

“Apabila ditemukan ada oknum yang menimbun oksigen di Kabupaten Mempawah, maka kita mendesak agar diberikan tindakan tegas. Sanksi hukum harus ditegakan agar memberikan efek jera. Sebab, kebutuhan oksigen menyangkut kelangsungan hidup manusia,” pendapatnya.

Meski demikian, Sayuti berharap tidak ada pihak-pihak yang melakukan tindakan penimbunan oksigen di Kabupaten Mempawah. Dia minta agar para pemilik oksigen dapat menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan demi rasa kemanusiaan.

“Kita berharap pihak-pihak yang memiliki oksigen agar terbuka hatinya untuk mengedepankan rasa kemanusiaan dan menolong masyarakat yang membutuhkan pasokan oksigen. Terutama para pasien di RSUD Rubini Mempawah,” harapnya.

Lebih dari itu, Sayuti menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Mempawah segera mungkin berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pemprov Kalbar berkaitan dengan krisis oksigen di RSUD Rubini. Agar, krisis tersebut segera terselesaikan dengan baik.

Baca Juga :  Jabatan Kepala Dinas Masih Banyak Kosong

“Harus ada koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dengan provinsi. Supaya, pemerintah provinsi dapat membantu memberikan pasokan oksigen sesuai kebutuhan rumah sakit demi kelancaran pelayanan kesehatan,” pungkasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/