alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Mobil Dinas Tewaskan Pejalan Kaki

MEMPAWAH – Jalan raya di Kabupaten Mempawah kembali memakan korban jiwa. Seorang pejalan kaki tewas dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Peniraman KM 41.000 Pontianak-Sui Pinyuh, Kamis (25/2) sekitar pukul 05.20 WIB. Korban tewas ditabrak mobil dinas milik pejabat Pemerintah Kabupaten Sambas. Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, S.Ik MH melalui Paur Humas, Bripka Susworo membenarkan kecelakaan maut di pagi hari itu. Dia mengungkapkan, kecelakaan melibatkan sebuah mobil dinas Pemkab Sambas dengan pejalan kaki. Korban tewas pejalan kaki warga Desa Peniraman, RT 05/Rw 03, Kecamatan Sungai Pinyuh.

“Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke Puskesmas Sungai Pinyuh dengan luka lecet pada wajah sebelah kiri, patah tangan kanan, lecet paha kiri dan lecet pinggang kiri,” beber Susworo.  “Baik supir maupun penumpang mobil tidak mengalami cidera atau luka,” tuturnya. Menurut Paur Humas, kecelakaan maut ini bermula ketika mobil melaju dari arah Sungai Pinyuh menuju Pontianak. Sesampainya di TKP Jalan Raya Peniraman KM 41.000 Pontianak-Sui Pinyuh, seketika melintas korban pejalan kaki yang hendak menyeberangi jalan.

Baca Juga :  Pemkab Mempawah Rapat Bersama Pengurus Pondok Pesantren

“Ketika mobil sedang melaju kencang melewati Jalan Raya Peniraman, tiba-tiba saja korban menyeberang jalan dari sisi kiri ke kanan. Kita belum tahu pasti, saat itu korban dari mana dan hendak kemana,” ujarnya. Tak pelak, lanjut Susworo, supir mobil Toyota Fortuner terkejut dengan keberadaan pejalan kaki tersebut. Supir tak dapat menghentikan laju kendaraannya. Lantaran jarak antara mobil dan pejalan kaki terlalu dekat, sehingga tabrakan tak dapat dihindari lagi.

“Mobil menabrak tubuh korban hingga mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Bagian depan mobil tampak penyok akibat benturan keras dengan tubuh korban. Sesuai STNK, pemilik mobil ini adalah Pemerintah Kabupaten Sambas,” paparnya. Susworo mengatakan, kecelakaan maut itu menarik perhatian masyarakat di sekitar TKP Jalan Raya Peniraman. Warga keluar dari rumah dan berupaya memberikan pertolongan terhadap korban pejalan kaki yang juga warga setempat. “Namun dalam perjalanan ke Puskesmas Sungai Pinyuh, korban menghembuskan nafas terakhir. Jenazah korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” pungkasnya.(wah)

MEMPAWAH – Jalan raya di Kabupaten Mempawah kembali memakan korban jiwa. Seorang pejalan kaki tewas dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Peniraman KM 41.000 Pontianak-Sui Pinyuh, Kamis (25/2) sekitar pukul 05.20 WIB. Korban tewas ditabrak mobil dinas milik pejabat Pemerintah Kabupaten Sambas. Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, S.Ik MH melalui Paur Humas, Bripka Susworo membenarkan kecelakaan maut di pagi hari itu. Dia mengungkapkan, kecelakaan melibatkan sebuah mobil dinas Pemkab Sambas dengan pejalan kaki. Korban tewas pejalan kaki warga Desa Peniraman, RT 05/Rw 03, Kecamatan Sungai Pinyuh.

“Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke Puskesmas Sungai Pinyuh dengan luka lecet pada wajah sebelah kiri, patah tangan kanan, lecet paha kiri dan lecet pinggang kiri,” beber Susworo.  “Baik supir maupun penumpang mobil tidak mengalami cidera atau luka,” tuturnya. Menurut Paur Humas, kecelakaan maut ini bermula ketika mobil melaju dari arah Sungai Pinyuh menuju Pontianak. Sesampainya di TKP Jalan Raya Peniraman KM 41.000 Pontianak-Sui Pinyuh, seketika melintas korban pejalan kaki yang hendak menyeberangi jalan.

Baca Juga :  Enam Perpustakaan Sekolah Terima Hasil Akreditasi

“Ketika mobil sedang melaju kencang melewati Jalan Raya Peniraman, tiba-tiba saja korban menyeberang jalan dari sisi kiri ke kanan. Kita belum tahu pasti, saat itu korban dari mana dan hendak kemana,” ujarnya. Tak pelak, lanjut Susworo, supir mobil Toyota Fortuner terkejut dengan keberadaan pejalan kaki tersebut. Supir tak dapat menghentikan laju kendaraannya. Lantaran jarak antara mobil dan pejalan kaki terlalu dekat, sehingga tabrakan tak dapat dihindari lagi.

“Mobil menabrak tubuh korban hingga mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Bagian depan mobil tampak penyok akibat benturan keras dengan tubuh korban. Sesuai STNK, pemilik mobil ini adalah Pemerintah Kabupaten Sambas,” paparnya. Susworo mengatakan, kecelakaan maut itu menarik perhatian masyarakat di sekitar TKP Jalan Raya Peniraman. Warga keluar dari rumah dan berupaya memberikan pertolongan terhadap korban pejalan kaki yang juga warga setempat. “Namun dalam perjalanan ke Puskesmas Sungai Pinyuh, korban menghembuskan nafas terakhir. Jenazah korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” pungkasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/