alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Orang Pelanggar Jalani Uji Usap di Anjongan

MEMPAWAH – Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah menggelar penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di Kecamatan Anjongan, Rabu (24/3) malam. Tim menyambangi tempat-tempat keramaian. Bagi pelanggar prokes dilakukan swab ditempat dan diberikan peringatan tegas.

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah terdiri dari Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, Diskominfo, Polres, Kodim, dan dibackup Tim Satgas Kecamatan Anjongan menyusuri tempat keramaian seperti cafe, warung kopi, swalayan, dan titik-titik rawan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Anjongan.

Hasilnya, petugas menemukan sedikitnya 17 orang yang kedapatan tidak disiplin menerapkan prokes Covid-19. Para pelanggar ini langsung dilakukan swab oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah. Mereka pun didata untuk memudahkan petugas menginformasikan hasil swab nantinya.

Baca Juga :  Anggota Polsek Toho Ditabrak Truk Kayu

“Jika hasil swabnya sudah keluar dan ada yang positif, maka yang bersangkutan akan langsung di karantina,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Mempawah, Ismail, Kamis (25/3) di Mempawah.

Ismail menjelaskan, penegakan disiplin prokes yang dilaksanakan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah tersebut merupakan langkah serius pemerintah daerah untuk memutus mata rantai penularan virus corona di masyarakat.

“Ini upaya kita untuk memutus mata  rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Karena, kita bertekad untuk mengembalikan Kabupaten Mempawah ke zona hijau. Saat ini, kita berada di zona orange,” tuturnya.

Ismail memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah sangat konsen dan serius terhadap penanganan dan penanggulangan Covid-19. Terlebih, saat ini tingkat penularan virus corona di Kabupaten Mempawah cukup meningkat dan mengkhawatirkan.

Baca Juga :  Tertibkan Aset Daerah

“Ibu Bupati telah mengintruksikan Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah untuk melakukan langkah-langkah cepat dan tepat untuk memutus mata rantai penuluaran virus corona. Terutama pada kecamatan yang masuk zona merah atau rawan seperti Anjongan dan lainnya,” ujar dia.

Untuk itu, Ismail mengharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah strategis Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah dalam upaya menekan angka penularan virus corona.

“Karenanya, kita mengharapkan partisipasi masyarakat agar patuh dan taat terhadap disiplin prokes dilingkungannya. Ikuti dan patuhi anjuran pemerintah dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan dan cuci tangan pakai sabun,” pesannya.(wah)

MEMPAWAH – Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah menggelar penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di Kecamatan Anjongan, Rabu (24/3) malam. Tim menyambangi tempat-tempat keramaian. Bagi pelanggar prokes dilakukan swab ditempat dan diberikan peringatan tegas.

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah terdiri dari Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, Diskominfo, Polres, Kodim, dan dibackup Tim Satgas Kecamatan Anjongan menyusuri tempat keramaian seperti cafe, warung kopi, swalayan, dan titik-titik rawan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Anjongan.

Hasilnya, petugas menemukan sedikitnya 17 orang yang kedapatan tidak disiplin menerapkan prokes Covid-19. Para pelanggar ini langsung dilakukan swab oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah. Mereka pun didata untuk memudahkan petugas menginformasikan hasil swab nantinya.

Baca Juga :  Cegah Covid-19; Humas Polres Sosialisasi Melalui Radio

“Jika hasil swabnya sudah keluar dan ada yang positif, maka yang bersangkutan akan langsung di karantina,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Mempawah, Ismail, Kamis (25/3) di Mempawah.

Ismail menjelaskan, penegakan disiplin prokes yang dilaksanakan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah tersebut merupakan langkah serius pemerintah daerah untuk memutus mata rantai penularan virus corona di masyarakat.

“Ini upaya kita untuk memutus mata  rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Karena, kita bertekad untuk mengembalikan Kabupaten Mempawah ke zona hijau. Saat ini, kita berada di zona orange,” tuturnya.

Ismail memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah sangat konsen dan serius terhadap penanganan dan penanggulangan Covid-19. Terlebih, saat ini tingkat penularan virus corona di Kabupaten Mempawah cukup meningkat dan mengkhawatirkan.

Baca Juga :  LAKI: KPK Harus Jelaskan ke Masyarakat Giat di Kalbar, Terkait Penggeledahan Kantor PT Simba

“Ibu Bupati telah mengintruksikan Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah untuk melakukan langkah-langkah cepat dan tepat untuk memutus mata rantai penuluaran virus corona. Terutama pada kecamatan yang masuk zona merah atau rawan seperti Anjongan dan lainnya,” ujar dia.

Untuk itu, Ismail mengharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah strategis Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah dalam upaya menekan angka penularan virus corona.

“Karenanya, kita mengharapkan partisipasi masyarakat agar patuh dan taat terhadap disiplin prokes dilingkungannya. Ikuti dan patuhi anjuran pemerintah dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan dan cuci tangan pakai sabun,” pesannya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/