alexametrics
33 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Wadah Aspirasi Anak

MEMPAWAH – Sebanyak 45 Anak dari empat kecamatan berpartisipasi dalam kegiatan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Mempawah tahun 2021. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak tanggal 25-26 Maret itu dibuka Sekretaris Daerah (Sekda), Drs H Ismail, MM, Kamis (25/3) pagi di Mempawah Convention Center (MCC).

“UU mengamanatkan anak Indonesia memiliki hak mengeluarkan pendapat sesuai tingkat kecerdasan dan usianya, demi pengembangan diri dan masa depan. Karena itu sangat penting memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpartisipasi mengungkapkan pendapat dan didengarkan secara serius,” kata Ismail.

Menurut Ismail, partisipasi anak merupakan salah satu tantangan. Dibutuhkan orang-orang yang peduli dengan anak, mempunyai waktu dan kemampuan untuk mendengarkan anak serta menafsirkan pesan anak.

“Memahami bahasa anak sangat dibutuhkan baik itu bahasa tubuh, wajah dan ucapan juga tingkah laku anak. Karena itu, orang dewasa yang memiliki kepedulian harus dapat mendengarkan, mendukung dan membimbing, tanggap kapan bisa berbicara dan kapan tidak berbicara dengan anak,” tuturnya.

Baca Juga :  Harapkan Dukungan Kementerian Industri dan Perusahaan

Ismail menyebut, pentingnya memberikan tempat bagi anak untuk mengungkapkan pendapat dan didengarkan secara serius akan membantu proses mengembangkan keterampilan, membangun sikap, percaya diri, punya rasa tanggungjawab terhadap anak.

“Kesemuanya itu dapat mendukung anak untuk tumbuh dan berkembang dengan potensi mereka secara penuh. Hal ini penting karena anak akan tumbuh dewasa dan menjadi pemimpin dikemudian hari,” pendapatnya.

Ismail menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan FAD tahun 2021 sebagai salah satu wahana bagi anak untuk menyampaikan aspirasi dan mengasah keterampilan, serta mengajak anak untuk menjadi aktif dan kreatif serta berpartisipatif terhadap permasalahan di lingkungannya.

“Manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin. Serap seluruh materi yang disampaikan para narasumber dengan fokus dan tekun. Sampaikan kepada rekan dan teman-teman bahwa anak juga memiliki hak dan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat,” pesannya.

Ismail minta kepada anak yang nanti akan terpilih menjadi Ketua FAD Kabupaten Mempawah 2021 dan empat duta yakni Duta Pendidikan, Duta Kesehatan, Duta Partisipasi dan Duta Perlindungan agar dapat mengembangkan informasi yang diterima pada masing-masing kecamatan.

Baca Juga :  Terima Aspirasi Perbaikan Jalan

“Saya minta anak-anak peserta FAD Kabupaten Mempawah sebagai duta untuk mensosialisasikan dan menyebarkan informasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat maupun dikalangan pelajar guna memutus mata rantai penyebaran virus corona,” pintanya.

Kepala Dinas Sosial, PPPA, PM dan Pemdes Kabupaten Mempawah, Burhan dalam laporannya menyampaikan, peserta FAD Kabupaten Mempawah tahun 2021 diikuti sebanyak 45 orang yang berasal dari dari empat kecamatan yakni Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sungai Kunyit dan Sungai Pinyuh.

“Pembatasan peserta FAD ini berkaitan dengan kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Mempawah,” jelasnya.

FAD 2021, sambung dia, akan berlangsung selama dua hari sejak tanggal 25-26 Maret 2021 di MCC. Dengan mengangkat tema kegiatan ‘Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) Pemenuhan Hak Anak’. “Kami menghadirkan narasumber Ketua KPAID Kabupaten Mempawah, Kusmayadi,” pungkasnya.(wah)

MEMPAWAH – Sebanyak 45 Anak dari empat kecamatan berpartisipasi dalam kegiatan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Mempawah tahun 2021. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak tanggal 25-26 Maret itu dibuka Sekretaris Daerah (Sekda), Drs H Ismail, MM, Kamis (25/3) pagi di Mempawah Convention Center (MCC).

“UU mengamanatkan anak Indonesia memiliki hak mengeluarkan pendapat sesuai tingkat kecerdasan dan usianya, demi pengembangan diri dan masa depan. Karena itu sangat penting memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpartisipasi mengungkapkan pendapat dan didengarkan secara serius,” kata Ismail.

Menurut Ismail, partisipasi anak merupakan salah satu tantangan. Dibutuhkan orang-orang yang peduli dengan anak, mempunyai waktu dan kemampuan untuk mendengarkan anak serta menafsirkan pesan anak.

“Memahami bahasa anak sangat dibutuhkan baik itu bahasa tubuh, wajah dan ucapan juga tingkah laku anak. Karena itu, orang dewasa yang memiliki kepedulian harus dapat mendengarkan, mendukung dan membimbing, tanggap kapan bisa berbicara dan kapan tidak berbicara dengan anak,” tuturnya.

Baca Juga :  Wujudkan Mempawah Smart City, Bupati Luncurkan Aplikasi Mempawah Cerdas

Ismail menyebut, pentingnya memberikan tempat bagi anak untuk mengungkapkan pendapat dan didengarkan secara serius akan membantu proses mengembangkan keterampilan, membangun sikap, percaya diri, punya rasa tanggungjawab terhadap anak.

“Kesemuanya itu dapat mendukung anak untuk tumbuh dan berkembang dengan potensi mereka secara penuh. Hal ini penting karena anak akan tumbuh dewasa dan menjadi pemimpin dikemudian hari,” pendapatnya.

Ismail menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan FAD tahun 2021 sebagai salah satu wahana bagi anak untuk menyampaikan aspirasi dan mengasah keterampilan, serta mengajak anak untuk menjadi aktif dan kreatif serta berpartisipatif terhadap permasalahan di lingkungannya.

“Manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin. Serap seluruh materi yang disampaikan para narasumber dengan fokus dan tekun. Sampaikan kepada rekan dan teman-teman bahwa anak juga memiliki hak dan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat,” pesannya.

Ismail minta kepada anak yang nanti akan terpilih menjadi Ketua FAD Kabupaten Mempawah 2021 dan empat duta yakni Duta Pendidikan, Duta Kesehatan, Duta Partisipasi dan Duta Perlindungan agar dapat mengembangkan informasi yang diterima pada masing-masing kecamatan.

Baca Juga :  Tanggapi Aspirasi Mahasiswa, Usul PTPN Fokus Produksi Migor

“Saya minta anak-anak peserta FAD Kabupaten Mempawah sebagai duta untuk mensosialisasikan dan menyebarkan informasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat maupun dikalangan pelajar guna memutus mata rantai penyebaran virus corona,” pintanya.

Kepala Dinas Sosial, PPPA, PM dan Pemdes Kabupaten Mempawah, Burhan dalam laporannya menyampaikan, peserta FAD Kabupaten Mempawah tahun 2021 diikuti sebanyak 45 orang yang berasal dari dari empat kecamatan yakni Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sungai Kunyit dan Sungai Pinyuh.

“Pembatasan peserta FAD ini berkaitan dengan kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Mempawah,” jelasnya.

FAD 2021, sambung dia, akan berlangsung selama dua hari sejak tanggal 25-26 Maret 2021 di MCC. Dengan mengangkat tema kegiatan ‘Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) Pemenuhan Hak Anak’. “Kami menghadirkan narasumber Ketua KPAID Kabupaten Mempawah, Kusmayadi,” pungkasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/