alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Petani Bersyukur Panen Capai 6,3 Ton Per Ha

MEMPAWAH – Para petani di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Makmur I mengaku bersyukur. Pasalnya, hasil panen yang didapat mengalami peningkatan mencapai lebih dari 6,3 ton per hekatre. Salah satu faktornya, keberhasilan petani dan petugas dalam menanggulangi serangan hama.

“Alhamdulillah, hasil panen padi musim ini cukup berhasil. Hasilnya meningkat dan memuaskan para petani,” aku Ketua Poktan Makmur I, Bukhari, Kamis (27/2) disela-sela panen padi.

Bukhari mengungkapkan, salah satu keberhasilannya meningkatkan hasil panen dengan cara melakukan pengendalian secara terpadu sesuai petunjuk dan arahan dari petugas di lapangan. Yakni dengan cara alami menggunakan pestisida nabati dan penanaman tanaman refugia yang berfungsi sebagai tempat singgah hama.

Baca Juga :  Bahas Infrastruktur Hingga Honor RT

“Dengan adanya tanaman refugia ini, keberadaan hama tidak merusak padi yang ada di areal persawahan. Bahkan, musuh alami tanaman padi juga akan memangsa hama yang hinggap di tanaman refugia,” terangnya.

Dengan pola dan sistem pengendalian yang tepat, imbuh Bukhari, dia dan para petani lainnya mampu meningkatkan hasil panen padi. Jika semula hasil panen hanya memperoleh 4,8 tom per hektare, maka pada musim ini bertambah menjadi 6,3 ton per haktare.

“Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada para petugas PPL dan POPT yang telah melakukan pendampingan dan memberikan ilmu tentang pengendalian hama penyakit. Sehingga, hasil panen padi yang kami peroleh bisa lebih maksimal,” ucapnya.

Baca Juga :  Tiga Perwira Dimutasi, Satu Naik Pangkat

Kedepan, dirinya berharap kerjasama dan dukungan para petugas dilapangan dapat terus dilanjutkan. Sebab, dia mengakui, para petani sangat membutuhkan bimbingan dan pemdampingan agar mendapatkan hasil panen yang lebih optimal pada musim-musim berikutnya.

“Mudah-mudahan hasil panen di musim mendatang bisa lebih baik dan meningkat lagi. Kami akan terus belajar dan bekerja keras dilapangan. Agar, hasil panen lebih berkualitas,” tukasnya.(wah)

MEMPAWAH – Para petani di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Makmur I mengaku bersyukur. Pasalnya, hasil panen yang didapat mengalami peningkatan mencapai lebih dari 6,3 ton per hekatre. Salah satu faktornya, keberhasilan petani dan petugas dalam menanggulangi serangan hama.

“Alhamdulillah, hasil panen padi musim ini cukup berhasil. Hasilnya meningkat dan memuaskan para petani,” aku Ketua Poktan Makmur I, Bukhari, Kamis (27/2) disela-sela panen padi.

Bukhari mengungkapkan, salah satu keberhasilannya meningkatkan hasil panen dengan cara melakukan pengendalian secara terpadu sesuai petunjuk dan arahan dari petugas di lapangan. Yakni dengan cara alami menggunakan pestisida nabati dan penanaman tanaman refugia yang berfungsi sebagai tempat singgah hama.

Baca Juga :  Bupati Teken MoU Informasi Geospasial

“Dengan adanya tanaman refugia ini, keberadaan hama tidak merusak padi yang ada di areal persawahan. Bahkan, musuh alami tanaman padi juga akan memangsa hama yang hinggap di tanaman refugia,” terangnya.

Dengan pola dan sistem pengendalian yang tepat, imbuh Bukhari, dia dan para petani lainnya mampu meningkatkan hasil panen padi. Jika semula hasil panen hanya memperoleh 4,8 tom per hektare, maka pada musim ini bertambah menjadi 6,3 ton per haktare.

“Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada para petugas PPL dan POPT yang telah melakukan pendampingan dan memberikan ilmu tentang pengendalian hama penyakit. Sehingga, hasil panen padi yang kami peroleh bisa lebih maksimal,” ucapnya.

Baca Juga :  Himbau Masyarakat Tak Gelar Perayaan Imlek

Kedepan, dirinya berharap kerjasama dan dukungan para petugas dilapangan dapat terus dilanjutkan. Sebab, dia mengakui, para petani sangat membutuhkan bimbingan dan pemdampingan agar mendapatkan hasil panen yang lebih optimal pada musim-musim berikutnya.

“Mudah-mudahan hasil panen di musim mendatang bisa lebih baik dan meningkat lagi. Kami akan terus belajar dan bekerja keras dilapangan. Agar, hasil panen lebih berkualitas,” tukasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/