alexametrics
22.8 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Penyusunan dan Hibah Peta Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Mempawah

MEMPAWAH – Berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesa Nomor 45 Tahun 2016 Tentang Pedoman dan Penegasan Batas Desa maka perlunya peta desa guna memenuhi program dan kebijakan sebagai instrumen pendukung dalam menerapkan peraturan tersebut (Permendagri, 2016).

Geoportal Kebijakan Satu Peta yang telah diluncurkan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo bertujuan menyediakan satu peta yang akurat dan akuntabel. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 dan Kebijakan Ekonomi VIII yang mengatur tentang Program Percepatan Kebijakan Satu Peta sejak tahun 2016 (Peraturan Presiden, 2016).

Kebijakan Satu Peta dapat dijadikan acuan data spasial yang akurat untuk penyediaan infra struktur, penerbitan izin dan hak berbagai kebijakan nasional.

Mengacu pada hal tersebuat di atas salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) yang dapat dilaksanakan oleh dosen khususnya pendidikan Geografi adalah penyusunan atau pembuatan peta desa.

Baca Juga :  Ruko Depan Terminal Mempawah Ludes, Warga Dengar Suara Ledakan

Pembuatan peta desa ini merupakan salah satu upaya dalam rangka mengimplementasikan bagian integral Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan secara suka rela menyumbangkan beberapa peta kepada instansi pemerintahan desa.

Desa Peniraman adalah salah satu wilayah kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil survei realita di desa Peniraman menujukkan adanya keterbatasan dalam hal informasi potensi desa. Kondisi mitra saat ini digambarkan sebagai berikut:

Desa mempunyai keterbatasan informasi terkait dengan potensi desa baik sosial, ekonomi maupun fisik.

Desa belum mempunyai peta desa yang dapat dijadikan acuan data spasial yang akurat untuk penyediaan infrastruktur, penerbitan ijin dan hak berbagai kebijakan nasional, sesuai dengan kebijakan Satu Peta.

Desa belum mempunyai Peta Citra yang menginformasikan tentang potensi dan karakteristik wilayah desa.

Baca Juga :  Tuntaskan Kemiskinan Desa dengan BUMDes

Solusi yang ditawarkan untuk merespon kebijakan satu peta (one map one policy) melalui penyusunan Peta Desa Peniraman.

Adapun produk akhir dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak berupa:

– Peta Citra Desa Peniraman
– Peta Potensi Desa Peniraman
– Publikasi Jurnal Ilmiah

Kepala Desa Peniraman (Bapak Sudi) menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh tim PKM kampus IKIP PGRI Pontianak (Dony Andrasmoro, M.Pd, Rika Anggela, M.Pd, Paiman, M.Pd dan Eviliyanto) yang diketuai oleh Dr. Ajun Purwanto, S.Si, M.Pd sekaligus Ketua Prodi Pendidikan Geografi. Bapak Sudi (Kepala Desa) justru memberikan ruang kepada tim untuk melanjutkan program serupa dalam bentuk penyajian informasi desa (monografi desa) sebagai basis data spasial/wilayah. (*/r)

MEMPAWAH – Berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesa Nomor 45 Tahun 2016 Tentang Pedoman dan Penegasan Batas Desa maka perlunya peta desa guna memenuhi program dan kebijakan sebagai instrumen pendukung dalam menerapkan peraturan tersebut (Permendagri, 2016).

Geoportal Kebijakan Satu Peta yang telah diluncurkan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo bertujuan menyediakan satu peta yang akurat dan akuntabel. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 dan Kebijakan Ekonomi VIII yang mengatur tentang Program Percepatan Kebijakan Satu Peta sejak tahun 2016 (Peraturan Presiden, 2016).

Kebijakan Satu Peta dapat dijadikan acuan data spasial yang akurat untuk penyediaan infra struktur, penerbitan izin dan hak berbagai kebijakan nasional.

Mengacu pada hal tersebuat di atas salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) yang dapat dilaksanakan oleh dosen khususnya pendidikan Geografi adalah penyusunan atau pembuatan peta desa.

Baca Juga :  Tuntaskan Kemiskinan Desa dengan BUMDes

Pembuatan peta desa ini merupakan salah satu upaya dalam rangka mengimplementasikan bagian integral Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan secara suka rela menyumbangkan beberapa peta kepada instansi pemerintahan desa.

Desa Peniraman adalah salah satu wilayah kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil survei realita di desa Peniraman menujukkan adanya keterbatasan dalam hal informasi potensi desa. Kondisi mitra saat ini digambarkan sebagai berikut:

Desa mempunyai keterbatasan informasi terkait dengan potensi desa baik sosial, ekonomi maupun fisik.

Desa belum mempunyai peta desa yang dapat dijadikan acuan data spasial yang akurat untuk penyediaan infrastruktur, penerbitan ijin dan hak berbagai kebijakan nasional, sesuai dengan kebijakan Satu Peta.

Desa belum mempunyai Peta Citra yang menginformasikan tentang potensi dan karakteristik wilayah desa.

Baca Juga :  Sanksi Desa Liburkan Pegawai

Solusi yang ditawarkan untuk merespon kebijakan satu peta (one map one policy) melalui penyusunan Peta Desa Peniraman.

Adapun produk akhir dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak berupa:

– Peta Citra Desa Peniraman
– Peta Potensi Desa Peniraman
– Publikasi Jurnal Ilmiah

Kepala Desa Peniraman (Bapak Sudi) menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh tim PKM kampus IKIP PGRI Pontianak (Dony Andrasmoro, M.Pd, Rika Anggela, M.Pd, Paiman, M.Pd dan Eviliyanto) yang diketuai oleh Dr. Ajun Purwanto, S.Si, M.Pd sekaligus Ketua Prodi Pendidikan Geografi. Bapak Sudi (Kepala Desa) justru memberikan ruang kepada tim untuk melanjutkan program serupa dalam bentuk penyajian informasi desa (monografi desa) sebagai basis data spasial/wilayah. (*/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/