alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Desain Awan Berarak untuk ASN

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Erlina, memberikan apresiasi atas inisiatif PKK Kabupaten Mempawah yang tahun ini mengadakan lomba desain pakaian kerja awan berarak, yang diikuti oleh seluruh TP PKK kecamatan. Hal ini menunjukkan besarnya potensi yang ada pada para kader termasuk dalam hal ini desain pakaian.

“Kita berharap semoga kegiatan ini nantinya akan menghasilkan desain pakaian kerja awan berarak sehingga bukan tidak mungkin akan menjadi model bagi para ASN wanita di Kabupaten Mempawah,” kata Bupati.

Erlina mengatakan, Awan berarak merupakan motif kain khas Kabupaten Mempawah. Oleh sebab itu, motif tersebut dipergunakan dalam berbagai busana di Kabupaten Mempawah. Salah satunya untuk ASN.

“Dengan menggunakan desain awan berarak, diharapkan di hati ASN dapat tumbuh rasa mencintai terhadap Kabupaten Mempawah, dengan demikian dapat terwujud kinerja yang maksimal dalam membangun Mempawah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Disdikporapar Sosialisasikan PAUD Holistik Integratif

Erlina menceritakan, Sebelum terkenal seperti saat ini , kain bermotif awan berarak dulunya dikenakan oleh kaum kerabat Keraton Amantubillah Mempawah. Kain bermotif  awan berarak biasanya selalu di kenakan dalam acara-acara besar kerajaan.

Kain bercorak awan berarak tersebut dibuat dengan cara di tenun, dengan menggunakan benang sutera. Kain itu berbentuk sarung, dengan motif awan yang berarak-arak. Karena sifat awan yang bearada di atas langit dan berarak-arakan, maka oleh pihak Kerajaan Amantubilah Mempwah kain ini khusus di peruntukkan oleh para kerabat pembesar kerajaan.

Seiring dengan perkembangan jaman, kain bermotif awan berarak ini kini telah dipergunakan oleh masyarakat. Guna lebih mempopularkan kain bermotif awan berarak, seluruh pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah  kini telah memilih busana berbahan kain awan berarak sebagai salah satu busana kerja.

Baca Juga :  Pilkades E-Voting Jungkat Kondusif

“Waktu saya masih Ketua Dekranasda, motif kain bercorak awan berarak  telah digunakan sebagai salah satu seragam sekolah, baik di tingkat SD, SMP serta SMA. Melalui daya kreasi yang tinggi, motif awan berarak pun kini telah banyak mengalami perkembangan,” jelasnya.

Bahkan saat ini, lanjut Bupati, sudah terdapat Kampung Wisata Tenun Mempawah yang merupakan sebuah kawasan pembuatan kain tenun khususnya tenun Awan Berarak asli dari Kabupaten Mempawah. Bersama warga dilatih untuk meningkatkan ekonomi daerah serta melestarikan budaya kain tenun lokal yang berkualitas.

“Dengan adanya pengembangan desain awan berarak oleh PKK ini, maka diharapkan semakin memperkaya bentuk dan motifnya, dan kita pun sebagai warga Mempawah, semakin bangga menggunakannya dalam berbagai kegiatan, dan dapat memperkenalkan ke masyarakat luas,” pungkas dia.(wah)

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Erlina, memberikan apresiasi atas inisiatif PKK Kabupaten Mempawah yang tahun ini mengadakan lomba desain pakaian kerja awan berarak, yang diikuti oleh seluruh TP PKK kecamatan. Hal ini menunjukkan besarnya potensi yang ada pada para kader termasuk dalam hal ini desain pakaian.

“Kita berharap semoga kegiatan ini nantinya akan menghasilkan desain pakaian kerja awan berarak sehingga bukan tidak mungkin akan menjadi model bagi para ASN wanita di Kabupaten Mempawah,” kata Bupati.

Erlina mengatakan, Awan berarak merupakan motif kain khas Kabupaten Mempawah. Oleh sebab itu, motif tersebut dipergunakan dalam berbagai busana di Kabupaten Mempawah. Salah satunya untuk ASN.

“Dengan menggunakan desain awan berarak, diharapkan di hati ASN dapat tumbuh rasa mencintai terhadap Kabupaten Mempawah, dengan demikian dapat terwujud kinerja yang maksimal dalam membangun Mempawah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pamit ke Sekolah, Siswi SMAN di Jongkat Tak Pulang

Erlina menceritakan, Sebelum terkenal seperti saat ini , kain bermotif awan berarak dulunya dikenakan oleh kaum kerabat Keraton Amantubillah Mempawah. Kain bermotif  awan berarak biasanya selalu di kenakan dalam acara-acara besar kerajaan.

Kain bercorak awan berarak tersebut dibuat dengan cara di tenun, dengan menggunakan benang sutera. Kain itu berbentuk sarung, dengan motif awan yang berarak-arak. Karena sifat awan yang bearada di atas langit dan berarak-arakan, maka oleh pihak Kerajaan Amantubilah Mempwah kain ini khusus di peruntukkan oleh para kerabat pembesar kerajaan.

Seiring dengan perkembangan jaman, kain bermotif awan berarak ini kini telah dipergunakan oleh masyarakat. Guna lebih mempopularkan kain bermotif awan berarak, seluruh pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah  kini telah memilih busana berbahan kain awan berarak sebagai salah satu busana kerja.

Baca Juga :  870 Nakes Terima Vaksinasi Covid-19

“Waktu saya masih Ketua Dekranasda, motif kain bercorak awan berarak  telah digunakan sebagai salah satu seragam sekolah, baik di tingkat SD, SMP serta SMA. Melalui daya kreasi yang tinggi, motif awan berarak pun kini telah banyak mengalami perkembangan,” jelasnya.

Bahkan saat ini, lanjut Bupati, sudah terdapat Kampung Wisata Tenun Mempawah yang merupakan sebuah kawasan pembuatan kain tenun khususnya tenun Awan Berarak asli dari Kabupaten Mempawah. Bersama warga dilatih untuk meningkatkan ekonomi daerah serta melestarikan budaya kain tenun lokal yang berkualitas.

“Dengan adanya pengembangan desain awan berarak oleh PKK ini, maka diharapkan semakin memperkaya bentuk dan motifnya, dan kita pun sebagai warga Mempawah, semakin bangga menggunakannya dalam berbagai kegiatan, dan dapat memperkenalkan ke masyarakat luas,” pungkas dia.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/