alexametrics
34 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Pemotor Tewas Terlindas Mobil

Laka Lantas di Jalan Raya Wajok Hilir

MEMPAWAH – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Wajok Hilir KM 16,900 Pontianak-Sungai Pinyuh, Minggu (29/12) sekitar pukul 15.10 WIB menelan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor tewas dengan luka mengenaskan akibat dilindas  mobil dari arah belakang.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga SIk membenarkan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut. Kapolres mengungkapkan, korban meninggal dunia atas nama Khin Fie (66) warga Jalan M Yamin, Gang Uray Hamid, Kota Baru, Pontianak.

Kecelakaan maut itu terjadi saat korban berkendara dari arah Sungai Pinyuh menuju Pontianak. Korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda Vario KB 6654 OX. Diduga, korban hendak pulang kerumahnya di Kota Pontianak usai bepergian keluar kota.

Sesampainya di TKP Jalan Raya Wajok Hilir KM 16,900 Pontianak-Sungai Pinyuh, korban hendak mendahului mobil Toyota Agya KB 1237 MC yang ada di depannya. Korban harus menambah kecepatan sepeda motornya agar dapat mendahului kendaraan roda empat tersebut.

Baca Juga :  Proyek Perbaikan Jalan SBK-Senggiring Resahkan Pengendara

Berhasil mendahului, korban berniat mengembalikan posisi sepeda motornya. Nahas, korban tidak memperhitungkan kondisi badan jalan yang tidak rata. Sebab, aspal jalur sebelah kiri jalan raya lebih tinggi dibandingkan jalur sebelah kanan. Kendaraan korban yang berada di jalur kanan usai mendahului mobil didepanya berusaha kembali ke jalur kiri.

Karena kurang teliti dan berhati-hati, sepeda motor korban mengalami selip. Kontan saja, korban kehilangan keseimbangan dan jatuh di tengah badan jalan. Tubuh korban dan sepeda motor miliknya pun terjerembab di jalan raya.

Sementara itu, mobil yang baru saja didahului korban menyusul dari arah belakang. Meski telah berupaya menghindari tubuh korban, pengemudi mobil tak kuasa mengelak. Ban depan mobil mengenai kepala korban. Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala.

Para pengendara dan warga setempat yang mengetahui kecelakaan lalu lintas itu berusaha memberikan pertolongan. Mereka mengevakuasi kendaraan dan tubuh korban dari tengah jalan raya agar tidak menghambat arus lalu lintas di lokasi.

Baca Juga :  NasDem Interogasi Kader Melawi dan Mempawah

Kemudian, petugas membawa jenazah korban ke Puskesmas Jongkat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Jongkat, nyawa korban tak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah di bagian kepalanya.

Sementara itu, kendaraan milik korban, mobil beserta supir yang terlibat dalam insiden kecelakaan itu diamankan pihak kepolisian setempat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka luka lecet di dada kiri, robek di pelipis kiri, memar mata kiri, robek di bagian dagu, patah tulang tertutup di bagian tulang rahang bawah, patah tulang tertutup pipi kanan, sobek daun telinga kiri, lecet di tangan kanan dan kiri serta punggung kaki kanan. Dan luka paling parah di bagian kepala korban,” papar Kapolres.

“Kami mengimbau masyarakat pengendara agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Patuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas,” pesannya mengakhiri. (wah)

 

Laka Lantas di Jalan Raya Wajok Hilir

MEMPAWAH – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Wajok Hilir KM 16,900 Pontianak-Sungai Pinyuh, Minggu (29/12) sekitar pukul 15.10 WIB menelan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor tewas dengan luka mengenaskan akibat dilindas  mobil dari arah belakang.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga SIk membenarkan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut. Kapolres mengungkapkan, korban meninggal dunia atas nama Khin Fie (66) warga Jalan M Yamin, Gang Uray Hamid, Kota Baru, Pontianak.

Kecelakaan maut itu terjadi saat korban berkendara dari arah Sungai Pinyuh menuju Pontianak. Korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda Vario KB 6654 OX. Diduga, korban hendak pulang kerumahnya di Kota Pontianak usai bepergian keluar kota.

Sesampainya di TKP Jalan Raya Wajok Hilir KM 16,900 Pontianak-Sungai Pinyuh, korban hendak mendahului mobil Toyota Agya KB 1237 MC yang ada di depannya. Korban harus menambah kecepatan sepeda motornya agar dapat mendahului kendaraan roda empat tersebut.

Baca Juga :  Didampingi  TNI-Polri

Berhasil mendahului, korban berniat mengembalikan posisi sepeda motornya. Nahas, korban tidak memperhitungkan kondisi badan jalan yang tidak rata. Sebab, aspal jalur sebelah kiri jalan raya lebih tinggi dibandingkan jalur sebelah kanan. Kendaraan korban yang berada di jalur kanan usai mendahului mobil didepanya berusaha kembali ke jalur kiri.

Karena kurang teliti dan berhati-hati, sepeda motor korban mengalami selip. Kontan saja, korban kehilangan keseimbangan dan jatuh di tengah badan jalan. Tubuh korban dan sepeda motor miliknya pun terjerembab di jalan raya.

Sementara itu, mobil yang baru saja didahului korban menyusul dari arah belakang. Meski telah berupaya menghindari tubuh korban, pengemudi mobil tak kuasa mengelak. Ban depan mobil mengenai kepala korban. Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala.

Para pengendara dan warga setempat yang mengetahui kecelakaan lalu lintas itu berusaha memberikan pertolongan. Mereka mengevakuasi kendaraan dan tubuh korban dari tengah jalan raya agar tidak menghambat arus lalu lintas di lokasi.

Baca Juga :  Aliansi Pemuda Mempawah Unjuk Rasa Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Kemudian, petugas membawa jenazah korban ke Puskesmas Jongkat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Jongkat, nyawa korban tak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah di bagian kepalanya.

Sementara itu, kendaraan milik korban, mobil beserta supir yang terlibat dalam insiden kecelakaan itu diamankan pihak kepolisian setempat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka luka lecet di dada kiri, robek di pelipis kiri, memar mata kiri, robek di bagian dagu, patah tulang tertutup di bagian tulang rahang bawah, patah tulang tertutup pipi kanan, sobek daun telinga kiri, lecet di tangan kanan dan kiri serta punggung kaki kanan. Dan luka paling parah di bagian kepala korban,” papar Kapolres.

“Kami mengimbau masyarakat pengendara agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Patuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas,” pesannya mengakhiri. (wah)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/