alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Persiapkan Payung Hukum

DALAM upaya mendukung penanaman modal di Kabupaten Sambas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sambas, mempersiapkan pembahasan terkait payung hukumnya, yakni berupa Peraturan Daerah (Perda). Payung hukum tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal di Kabupaten Sambas, menjadi salah satu dari lima draf Rancangan Perda yang akan segera dibahas antara eksekutif dan legislatif.

“DPRD dan Pemkab Sambas sudah menjadwalkan pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah. Sidang paripurna nota pengantar draf lima Raperda tersebut disepakati akan dimulai Kamis (1/7),” kata Pelaksanatugas Sekretaris DPRD (Plt. Sekwan) Kabupaten Sambas, Sunaryo, Rabu (30/6).

Disampaikan Sunaryo, lima draf tersebut yakni tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 9 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum, Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Kabupaten Sambas, Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sambas pada PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat, Raperda tentang Pencabutan atas Perda Kabupaten Sambas Nomor 8 Tahun 2015 tentang Sumbangan Pihak Ketiga kepada Pemerintah Daerah, dan Raperda tentang Pembangunan Kepemudaan.

Baca Juga :  Sejumlah Orang Jadi Sasaran Tes, Termasuk dari Magetan

Sebelumnya, dipastikan dia, jadwal sudah ditetapkan di Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Sambas. “Ini merupakan Rapat Paripurna pada masa persidangan ke-3 tahun sidang 2021. Insyaallah sudah terjadwal dengan baik oleh Badan Musyawarah DPRD,” katanya.

Sesuai jadwal yang telah tersusun di Bamus DPRD Kabupaten Sambas, Plt. Sekwan juga mengungkapkan bahwa pembahasan lima Raperda direncanakan selesai pada akhir Juli 2021. “Karena ada lima raperda, waktu yang diperlukan biasanya juga lebih ekstra. Tapi Insyaallah dapat selesai sesuai jadwal. Pembahasan Raperda juga telah diagendakan rangkaian konsultasi untuk pemantapan hasil, sehingga nanti, jadwal yang kita susun di mana 27 Juli 2021 target kelar, dapat tercapai,” kata Sunaryo. (fah)

DALAM upaya mendukung penanaman modal di Kabupaten Sambas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sambas, mempersiapkan pembahasan terkait payung hukumnya, yakni berupa Peraturan Daerah (Perda). Payung hukum tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal di Kabupaten Sambas, menjadi salah satu dari lima draf Rancangan Perda yang akan segera dibahas antara eksekutif dan legislatif.

“DPRD dan Pemkab Sambas sudah menjadwalkan pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah. Sidang paripurna nota pengantar draf lima Raperda tersebut disepakati akan dimulai Kamis (1/7),” kata Pelaksanatugas Sekretaris DPRD (Plt. Sekwan) Kabupaten Sambas, Sunaryo, Rabu (30/6).

Disampaikan Sunaryo, lima draf tersebut yakni tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 9 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum, Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Kabupaten Sambas, Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sambas pada PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat, Raperda tentang Pencabutan atas Perda Kabupaten Sambas Nomor 8 Tahun 2015 tentang Sumbangan Pihak Ketiga kepada Pemerintah Daerah, dan Raperda tentang Pembangunan Kepemudaan.

Baca Juga :  Sejumlah Orang Jadi Sasaran Tes, Termasuk dari Magetan

Sebelumnya, dipastikan dia, jadwal sudah ditetapkan di Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Sambas. “Ini merupakan Rapat Paripurna pada masa persidangan ke-3 tahun sidang 2021. Insyaallah sudah terjadwal dengan baik oleh Badan Musyawarah DPRD,” katanya.

Sesuai jadwal yang telah tersusun di Bamus DPRD Kabupaten Sambas, Plt. Sekwan juga mengungkapkan bahwa pembahasan lima Raperda direncanakan selesai pada akhir Juli 2021. “Karena ada lima raperda, waktu yang diperlukan biasanya juga lebih ekstra. Tapi Insyaallah dapat selesai sesuai jadwal. Pembahasan Raperda juga telah diagendakan rangkaian konsultasi untuk pemantapan hasil, sehingga nanti, jadwal yang kita susun di mana 27 Juli 2021 target kelar, dapat tercapai,” kata Sunaryo. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/