alexametrics
22.8 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Upaya Bersama Cegah Karhutla

SAMBAS – Kebakaran hutan dan lahan harus dicegah secara bersama-sama. Pasalnya, bencana tersebut memberikan dampak tak baik bagi banyak sektor, mulai dari kesehatan hingga kerugian ekonomi.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sambas Yakob Pujana mengatakan, perlu upaya serius bersama mencegah sejak dini kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sambas. Lantaran, ketika cuaca panas sudah berlangsung, karhutla akan mengancam. “Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk peduli dan mencegah kebakaran hutan dan lahan bersama-sama sejak dini,” kata Yakob Pujana, Senin (1/3).

Terlebih, saat ini di wilayah Kabupaten Sambas dan sejumlah daerah di Kalimantan Barat lainnya, menjadi rawan terjadi karhutla di tengah cuaca panas sedang terjadi.

“Cuaca panas yang ekstrem akhir-akhir ini di Kabupaten Sambas, mulai memunculkan hot spot atau titik kebakaran hutan dan lahan di beberapa lokasi,” katanya. Kondisi ini akan semakin parah, jika cuaca panas terus berlangsung. “Apabila cuaca panas terus berlangsung maka akan semakin banyak bermunculan titik api,” katanya.

Baca Juga :  Canangkan Program Zona Integritas

Pemerintah Kabupaten Sambas bersama aparatur yang ada di desa serta unsur Forkopimda Sambas, juga dituntut proaktif melakukan sosialisasi, edukasi hingga memberikan pemahaman terkait upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Pemerintah Kabupaten Sambas juga harus proaktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, termasuk kepada perusahaan perkebunan sawit dan lainnya, untuk pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini. Jauh lebih baik mencegah sejak dini dibandingkan harus memadamkan karhutla,” katanya.

Ditegaskannya, tugas mencegah dan memadamkan api, tak hanya menjadi tugas satu pihak melainkan seluruh elemen yang ada di Kabupaten Sambas. “Kami di Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sambas dan secara kelembagaan di legislatif, mengajak seluruh komponen masyarakat peduli dan cegah karhutla sejak dini,” katanya.

Baca Juga :  0,6 Ha Lahan Terbakar di Menyuke

Hal tersebut juga ditegaskan dalam kegiatan dalam rangka memperingati Hari Damkar Nasional ke-102 dan HUT ke-29 Damkar Swasta Sambas yang jatuh pada 1 Maret. Yakob yang juga pengurus Damkar Swasta Sambas menyebutkan sebagai damkar, pihaknya selalu siap membantu upaya pemadaman jika terjadi karhutla. Namun alangkah lebih baik, pencegahan dilakukan bersama-sama agar di Kabupaten Sambas aman dari asap akibat karhutla.

“Apabila sudah terjadi karhutla, Damkar Swasta Sambas siap membantu dan bekerjasama unsur-unsur pemerintah seperti TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Tagana untuk memadamkan karhutla,” katanya. (fah)

SAMBAS – Kebakaran hutan dan lahan harus dicegah secara bersama-sama. Pasalnya, bencana tersebut memberikan dampak tak baik bagi banyak sektor, mulai dari kesehatan hingga kerugian ekonomi.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sambas Yakob Pujana mengatakan, perlu upaya serius bersama mencegah sejak dini kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sambas. Lantaran, ketika cuaca panas sudah berlangsung, karhutla akan mengancam. “Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk peduli dan mencegah kebakaran hutan dan lahan bersama-sama sejak dini,” kata Yakob Pujana, Senin (1/3).

Terlebih, saat ini di wilayah Kabupaten Sambas dan sejumlah daerah di Kalimantan Barat lainnya, menjadi rawan terjadi karhutla di tengah cuaca panas sedang terjadi.

“Cuaca panas yang ekstrem akhir-akhir ini di Kabupaten Sambas, mulai memunculkan hot spot atau titik kebakaran hutan dan lahan di beberapa lokasi,” katanya. Kondisi ini akan semakin parah, jika cuaca panas terus berlangsung. “Apabila cuaca panas terus berlangsung maka akan semakin banyak bermunculan titik api,” katanya.

Baca Juga :  Antisipasi Kebakaran di Lahan Perusahaan

Pemerintah Kabupaten Sambas bersama aparatur yang ada di desa serta unsur Forkopimda Sambas, juga dituntut proaktif melakukan sosialisasi, edukasi hingga memberikan pemahaman terkait upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Pemerintah Kabupaten Sambas juga harus proaktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, termasuk kepada perusahaan perkebunan sawit dan lainnya, untuk pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini. Jauh lebih baik mencegah sejak dini dibandingkan harus memadamkan karhutla,” katanya.

Ditegaskannya, tugas mencegah dan memadamkan api, tak hanya menjadi tugas satu pihak melainkan seluruh elemen yang ada di Kabupaten Sambas. “Kami di Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sambas dan secara kelembagaan di legislatif, mengajak seluruh komponen masyarakat peduli dan cegah karhutla sejak dini,” katanya.

Baca Juga :  Dapat Reward Cash Motor Rp20 Juta

Hal tersebut juga ditegaskan dalam kegiatan dalam rangka memperingati Hari Damkar Nasional ke-102 dan HUT ke-29 Damkar Swasta Sambas yang jatuh pada 1 Maret. Yakob yang juga pengurus Damkar Swasta Sambas menyebutkan sebagai damkar, pihaknya selalu siap membantu upaya pemadaman jika terjadi karhutla. Namun alangkah lebih baik, pencegahan dilakukan bersama-sama agar di Kabupaten Sambas aman dari asap akibat karhutla.

“Apabila sudah terjadi karhutla, Damkar Swasta Sambas siap membantu dan bekerjasama unsur-unsur pemerintah seperti TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Tagana untuk memadamkan karhutla,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/