alexametrics
33.9 C
Pontianak
Tuesday, May 24, 2022

Musyawarah Selesaikan Konflik Perkebunan Sawit

SAMBAS – Hadirnya investasi di daerah, akan memberikan nilai positif yang itu dirasakan masyarakat. Namun disisi lain, sejumlah permasalahan kerap muncul antara pihak perusahaan dengan warga sekitar.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Subah Kabupaten Sambas belum lama ini. Adanya sengketa lahan yang terjadi antara pihak perusahaan sawit yakni PT MISP dan warga desa Sungai Sapak. Namun demikian, langkah-langkah mencari solusi dan mediasi sudah dilaksanakan.

“Akhir-akhir ini mencuat permasalahan di Desa Sungai Sapak Kecamatan Subah Kabupaten Sambas terkait sengketa lahan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT MISP. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah status lahan yang selama ini dikelola oleh pihak perusahaan,” kata Agustinus, Tokoh Masyarakat Kecamatan Subah.

Baca Juga :  Dua RT Digulung Banjir, 30 Rumah Tergenang

Namun, sebut Agustinus, segala permasalahan akan bisa diatasi selama masing-masing pihak memiliki itikad baik, begitu pula dengan permasalahan yang dihadapi saat ini. “Kelompok masyarakat adat Dayak Kecamatan Subah berkomitmen akan menempuh jalur musyawarah dan tidak akan memanfaatkan kekuatan massa dalam mencari solusi, sehingga permasalahan yang ada terselesaikan dengan baik,” kata Agustinus.

Pria yang juga menjabat Kasi Kesra di Kantor Desa Sungai Sapak menjelaskan bahwa selama pihak-pihak terkait memiliki niat baik untuk menyelesaikan permasalahan, maka pihak masyarakat selalu terbuka dan akan menempuh jalur musyawarah.

Adanya permasalahan ini, ditanggapi dengan baik oleh pihak perusahaan. Hal ini dibuktikan dengan kesungguhan pihak manajemen perusahaan PT MISP menggelar mediasi pada 28 April 2021 di Aula Hotel Pantura Jaya guna menampung aspirasi dan keluhan dari masyarakat menyikapi permasalahan yang terjadi.

Baca Juga :  Sambas Sumbang Angka Akseptor Nasional

Walaupun dalam pertemuan tersebut belum ditemui solusi paling tidak sudah ada itikad baik dari pihak perusahaan dan hal ini menjadi langkah positif dalam penyelesaian masalah dan bisa meredam kelompok masyarakat di Desa Sungai Sapak Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. (ser/*)

SAMBAS – Hadirnya investasi di daerah, akan memberikan nilai positif yang itu dirasakan masyarakat. Namun disisi lain, sejumlah permasalahan kerap muncul antara pihak perusahaan dengan warga sekitar.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Subah Kabupaten Sambas belum lama ini. Adanya sengketa lahan yang terjadi antara pihak perusahaan sawit yakni PT MISP dan warga desa Sungai Sapak. Namun demikian, langkah-langkah mencari solusi dan mediasi sudah dilaksanakan.

“Akhir-akhir ini mencuat permasalahan di Desa Sungai Sapak Kecamatan Subah Kabupaten Sambas terkait sengketa lahan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT MISP. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah status lahan yang selama ini dikelola oleh pihak perusahaan,” kata Agustinus, Tokoh Masyarakat Kecamatan Subah.

Baca Juga :  Peremajaan Solusi Ekspansi Kebun Sawit Rakyat

Namun, sebut Agustinus, segala permasalahan akan bisa diatasi selama masing-masing pihak memiliki itikad baik, begitu pula dengan permasalahan yang dihadapi saat ini. “Kelompok masyarakat adat Dayak Kecamatan Subah berkomitmen akan menempuh jalur musyawarah dan tidak akan memanfaatkan kekuatan massa dalam mencari solusi, sehingga permasalahan yang ada terselesaikan dengan baik,” kata Agustinus.

Pria yang juga menjabat Kasi Kesra di Kantor Desa Sungai Sapak menjelaskan bahwa selama pihak-pihak terkait memiliki niat baik untuk menyelesaikan permasalahan, maka pihak masyarakat selalu terbuka dan akan menempuh jalur musyawarah.

Adanya permasalahan ini, ditanggapi dengan baik oleh pihak perusahaan. Hal ini dibuktikan dengan kesungguhan pihak manajemen perusahaan PT MISP menggelar mediasi pada 28 April 2021 di Aula Hotel Pantura Jaya guna menampung aspirasi dan keluhan dari masyarakat menyikapi permasalahan yang terjadi.

Baca Juga :  Pemkab Gelar Seminar Penyusunan RP3KP

Walaupun dalam pertemuan tersebut belum ditemui solusi paling tidak sudah ada itikad baik dari pihak perusahaan dan hal ini menjadi langkah positif dalam penyelesaian masalah dan bisa meredam kelompok masyarakat di Desa Sungai Sapak Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. (ser/*)

Most Read

Kecelakaan Beruntun di Km 6 Ngabang

CPNS Ikuti SKD

Artikel Terbaru

/