alexametrics
25 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Temajuk Belum Berlistrik, Bupati Kirim Surat ke Presiden

SAMBAS – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengirim surat kepada Presiden RI Ir H Joko Widodo terkait dengan peningkatan kapasitas dan usulan penambahan jaringan listrik dan telepon seluler di wilayah Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas.

“Ya, kami atas nama Bupati Sambas, sudah mengirim surat resmi kepada Presiden RI tertanggal 24 Agustus 2020, untuk penambahan kapasitas dan usulan penambahan jaringan lisrik dan telepon seluler di wilayah Temajuk Kecamatan Paloh,” kata Bupati Sambas, Kamis (27/8).

Dalam surat yang ditembuskan ke Menteri ESDM, Menkominfo, Menteri BUMN, Dirut PT PLN, Gubernur Kalbar, Ketua DPRD Kalbar dan Ketua DPRD Kabupaten Sambas tersebut, disampaikan jika Kabupaten Sambas merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia baik batas darat maupun lautan. “Ada dua kecamatan yang menjadi pintu masuk lintas batas kedua negara, yakni Sajingan Besar dan Paloh,” katanya.

Baca Juga :  CPO Kotori Sungai Sambas Besar

Di Kecamatan Sajingan Besar, sudah terbangun PLBN Aruk di Desa Kaliau’ pada 2017 yang langsung diresmikan Presiden RI, Joko Widodo. “Untuk di Sajingan Besar, pembangunannya cukup luar biasa dari pemerintah pusat, baik infrastruktur jalan, bangunan hingga kelistrikan, hanya perlu beberapa titik konsentrasi yang perlu mendapatkan dukungan lebih,” katanya.

Sementara, untuk di Kecamatan Paloh, khususnya di Desa Temajuk, masih sangat perlu dukungan penuh pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan, bangunan hingga kelistrikan. Terlebih, Temajuk sudah menjadi daya tarik wisatawan lokal hingga mancanegara. “Permasalahannya, di desa Temajuk setelah 75 tahun Indonesia merdeka, masih kurangnya perhatian negara, terutama sektor PLN dalam mendukung kebijakan Presiden RI membuka akses seluas-luasnya dan pemerataan bagi daerah perbatasan,” katanya.

Baca Juga :  Dorong Update Data Pendidikan Penduduk

Hingga saat ini, Temajuk masih mengandalkan penerangan yang didominasi tenaga surya. bahkan ada beberapa titik yang belum tersentuh listrik PLN. “Tak hanya di Temajuk, untuk listrik masih ada dusun-dusun yang sampai saat ini belum teraliri listrik, termasuk kurang maksimalnya jaringan telekomunikasi seluler,” katanya.

Dipaparkan Atbah, Desa Temajuk terdapat tiga tower provider Telkomsel. Bakti Kominfo operator Telkomsel di Sempadan jaringan 4 G, dan Bakti Kominfo operator Indosat di Pantai Mauludin. “Hanya saja kapasitas bandwitchnya masih sangat kecil, dan hasil koordinasi dengan provider penyedia layanan, kendalanya ada pada sumber daya energi listrik,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Sambas dan masyarakat khususnya di Desa Temajuk, dengan ikon wisata Surga Di ujung Borneo ini, mendapat perhatian lebih dari Negara.(fah)

SAMBAS – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengirim surat kepada Presiden RI Ir H Joko Widodo terkait dengan peningkatan kapasitas dan usulan penambahan jaringan listrik dan telepon seluler di wilayah Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas.

“Ya, kami atas nama Bupati Sambas, sudah mengirim surat resmi kepada Presiden RI tertanggal 24 Agustus 2020, untuk penambahan kapasitas dan usulan penambahan jaringan lisrik dan telepon seluler di wilayah Temajuk Kecamatan Paloh,” kata Bupati Sambas, Kamis (27/8).

Dalam surat yang ditembuskan ke Menteri ESDM, Menkominfo, Menteri BUMN, Dirut PT PLN, Gubernur Kalbar, Ketua DPRD Kalbar dan Ketua DPRD Kabupaten Sambas tersebut, disampaikan jika Kabupaten Sambas merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia baik batas darat maupun lautan. “Ada dua kecamatan yang menjadi pintu masuk lintas batas kedua negara, yakni Sajingan Besar dan Paloh,” katanya.

Baca Juga :  Miliki Dua Perda Baru

Di Kecamatan Sajingan Besar, sudah terbangun PLBN Aruk di Desa Kaliau’ pada 2017 yang langsung diresmikan Presiden RI, Joko Widodo. “Untuk di Sajingan Besar, pembangunannya cukup luar biasa dari pemerintah pusat, baik infrastruktur jalan, bangunan hingga kelistrikan, hanya perlu beberapa titik konsentrasi yang perlu mendapatkan dukungan lebih,” katanya.

Sementara, untuk di Kecamatan Paloh, khususnya di Desa Temajuk, masih sangat perlu dukungan penuh pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan, bangunan hingga kelistrikan. Terlebih, Temajuk sudah menjadi daya tarik wisatawan lokal hingga mancanegara. “Permasalahannya, di desa Temajuk setelah 75 tahun Indonesia merdeka, masih kurangnya perhatian negara, terutama sektor PLN dalam mendukung kebijakan Presiden RI membuka akses seluas-luasnya dan pemerataan bagi daerah perbatasan,” katanya.

Baca Juga :  Perbanyak Kegiatan Keagamaan

Hingga saat ini, Temajuk masih mengandalkan penerangan yang didominasi tenaga surya. bahkan ada beberapa titik yang belum tersentuh listrik PLN. “Tak hanya di Temajuk, untuk listrik masih ada dusun-dusun yang sampai saat ini belum teraliri listrik, termasuk kurang maksimalnya jaringan telekomunikasi seluler,” katanya.

Dipaparkan Atbah, Desa Temajuk terdapat tiga tower provider Telkomsel. Bakti Kominfo operator Telkomsel di Sempadan jaringan 4 G, dan Bakti Kominfo operator Indosat di Pantai Mauludin. “Hanya saja kapasitas bandwitchnya masih sangat kecil, dan hasil koordinasi dengan provider penyedia layanan, kendalanya ada pada sumber daya energi listrik,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Sambas dan masyarakat khususnya di Desa Temajuk, dengan ikon wisata Surga Di ujung Borneo ini, mendapat perhatian lebih dari Negara.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/