alexametrics
25.6 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Buah Naga Jawai Brix 18 Persen

SAMBAS – Bupati Sambas, H Satono mengharapkan Kecamatan Jawai diantaranya Desa Sarang Burung Danau, bisa menjadi sentra penghasil buah naga. Pasalnya, daerah ini hasil kajian intensif, potensial mengembangkan buah ini. “Berdasarkan kajian intensif Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Kecamatan Jawai sangat cocok menjadi lokasi budidaya buah naga, karena rasanya manis dengan kadar kemanisan (Brix) 18 persen,” kata Bupati Sambas.

Menurutnya, potensi buah naga itu diantaranya ada di Desa Sarang Burung Danau. Diharapkan kedepannya, buah naga dari Kecamatan Jawai termasuk Desa Sarang Burung Danai menjadi ikon buah naga Kabupaten Sambas. “Kalau orang bertanya buah naga, sudah pasti Jawai. Kedepannya harus seperti ini. Bahkan, kedepannya kebun yang digarap untuk menanam buah naga dijadikan destinasi wisata,” katanya.

Baca Juga :  Musim Panen, Harga Buah Naga Anjlok

Belum lama ini, Bupati Sambas didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sambas serta sejumlah OPD dan forkopimcam Jawai, melakukan panen buah naga. Dikesempatan itu, Satono mengharapkan potensi buah naga yang ada, bisa mendukung Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). “Selama ini buah naga dari Desa Sarang Burung Danau adalah yang terbaik di Kabupaten Sambas dan penyuplai kebutuhan buah naga di Kalbar,” katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Sambas inipun mengharapkan para petani yang ada. Terus berinovasi dalam mengembangkan perkebunannya, agar produksi bisa berkelanjutan. Disamping itu, Bupati Sambas juga mendengar aspirasi dari masyarakat dan petani di Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai. (fah).

Baca Juga :  Usulkan Kuota CPNS Tahun Ini

SAMBAS – Bupati Sambas, H Satono mengharapkan Kecamatan Jawai diantaranya Desa Sarang Burung Danau, bisa menjadi sentra penghasil buah naga. Pasalnya, daerah ini hasil kajian intensif, potensial mengembangkan buah ini. “Berdasarkan kajian intensif Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Kecamatan Jawai sangat cocok menjadi lokasi budidaya buah naga, karena rasanya manis dengan kadar kemanisan (Brix) 18 persen,” kata Bupati Sambas.

Menurutnya, potensi buah naga itu diantaranya ada di Desa Sarang Burung Danau. Diharapkan kedepannya, buah naga dari Kecamatan Jawai termasuk Desa Sarang Burung Danai menjadi ikon buah naga Kabupaten Sambas. “Kalau orang bertanya buah naga, sudah pasti Jawai. Kedepannya harus seperti ini. Bahkan, kedepannya kebun yang digarap untuk menanam buah naga dijadikan destinasi wisata,” katanya.

Baca Juga :  Melihat Pembuatan Smart SIM di Polres Sambas

Belum lama ini, Bupati Sambas didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sambas serta sejumlah OPD dan forkopimcam Jawai, melakukan panen buah naga. Dikesempatan itu, Satono mengharapkan potensi buah naga yang ada, bisa mendukung Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). “Selama ini buah naga dari Desa Sarang Burung Danau adalah yang terbaik di Kabupaten Sambas dan penyuplai kebutuhan buah naga di Kalbar,” katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Sambas inipun mengharapkan para petani yang ada. Terus berinovasi dalam mengembangkan perkebunannya, agar produksi bisa berkelanjutan. Disamping itu, Bupati Sambas juga mendengar aspirasi dari masyarakat dan petani di Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai. (fah).

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban

Most Read

Artikel Terbaru

/