alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Lumba-Lumba Ditemukan Mati di Pantai Arung Medang

SAMBAS – Seekor ikan lumba-lumba seberat kurang lebih 80 Kilogram ditemukan terdampar oleh warga di Pantai Arung Medang Kecamatan Tangaran. Diperkirakan, hewan tersebut sebelumnya sudah mati dan ditemukan bekas luka-luka.

Kapolres Sambas melalui Kapolsek Teluk Keramat, IPDA Eko Zaenudin membenarkan penemuan ikan lumba-lumba. “Pada Selasa (2/6) sekitar pukul 09.00 Wib, warga Dusun Sebadi Desa Trimandayan Kecamatan Teluk Keramat sedang piknik di pantai Arung Medang, dan melihat seekor ikan lumba-lumba ditepi pantai,” kata Kapolsek Teluk Keramat, Kamis (4/6). Warga itupun kemudian memberitahu teman-temannya dan warga yang ada di sekitar pantai.

Ikan yang terdampar tersebut, memiliki panjang kurang lebih dua meter, kemudian beratnya berkisar 80 Kilogram. “Saat itu, ikan sudah dalam kondisi mati, diketahui badan atau sisik ikan lumba-lumba ditemukan ada bekas luka beas tali,” katany.

Baca Juga :  Golkar Sambas Mulai Buka Penjaringan Bacalon

Kemudian pada Rabu (3/6) sekitar pukul 11.30 Wib. Ikan lumba-lumba tersebut dikuburkan didepan halaman kantor Desa Arung Medang. “Saat penguburan ikan itu hadir juga perangkat Desa Arung Medang, empat orang petugas dari BKSDA Paloh serta masyrakat sekitar,” katanya.(fah)

SAMBAS – Seekor ikan lumba-lumba seberat kurang lebih 80 Kilogram ditemukan terdampar oleh warga di Pantai Arung Medang Kecamatan Tangaran. Diperkirakan, hewan tersebut sebelumnya sudah mati dan ditemukan bekas luka-luka.

Kapolres Sambas melalui Kapolsek Teluk Keramat, IPDA Eko Zaenudin membenarkan penemuan ikan lumba-lumba. “Pada Selasa (2/6) sekitar pukul 09.00 Wib, warga Dusun Sebadi Desa Trimandayan Kecamatan Teluk Keramat sedang piknik di pantai Arung Medang, dan melihat seekor ikan lumba-lumba ditepi pantai,” kata Kapolsek Teluk Keramat, Kamis (4/6). Warga itupun kemudian memberitahu teman-temannya dan warga yang ada di sekitar pantai.

Ikan yang terdampar tersebut, memiliki panjang kurang lebih dua meter, kemudian beratnya berkisar 80 Kilogram. “Saat itu, ikan sudah dalam kondisi mati, diketahui badan atau sisik ikan lumba-lumba ditemukan ada bekas luka beas tali,” katany.

Baca Juga :  Gereja Disemprot Disinfektan

Kemudian pada Rabu (3/6) sekitar pukul 11.30 Wib. Ikan lumba-lumba tersebut dikuburkan didepan halaman kantor Desa Arung Medang. “Saat penguburan ikan itu hadir juga perangkat Desa Arung Medang, empat orang petugas dari BKSDA Paloh serta masyrakat sekitar,” katanya.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/