alexametrics
27.8 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Rp6 M untuk Bangun Rumah Produksi Sahang

SAMBAS – Rumah produksi ladang atau sahang di Dusun Batu Layar, Desa Sendoyan, Kabupaten Sambas akan segera dibangun. Pusat produksi masyarakat ini akan memakan luas bangunan 20 x 80 meter di atas lahan 1.600 M². “Material sudah mulai dipasok di lokasi pembagunan setelah beberapa waktu dari pihak Pemkab Sambas dan kontraktor pelaksana melakukan peninjauan,” ujar Kepala Desa Sendoyan, Juliansyah, kemarin.

Dia menyebut, pembagunan Rumah Produksi Lada sebagaimana amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara. Hadirnya bangunan dengan total pagu hampir capai Rp6 miliar tersebut sebagai upaya hilirisasi produk komoditas lada untuk skala ekspor.

Hadirnya Rumah Produksi Lada berawal dari 1 kilogram untuk uji coba tes pasar dengan dibumbu narasi dan gagasan terkait produk, akhirnya membuahkan hasil. Masyarakat pun merasakan keuntungan dari hilirisasi. Lada yang diolah menjadi bubuk mampu memberikan nilai tambah lebih dari 250 persen. Contoh jika harga lada bulat putih Rp50 ribu/Kg maka jika diolah menjadi lada bubuk putih bisa di atas Rp250 ribu/Kg.

Baca Juga :  22 Kasus Stunting di Mensere, Masyarakat Diberikan Sosialisasi Pengasuhan 1000 HPK

“Gagasan hilirisasi produk lada ini lah menjadikan Dusun Batu Layar menjadi perhatian pemerintah untuk dibangunnya Rumah Produksi Lada. Bermodal lada bubuk putih dan hitam yang diberi Lada Batu Layar tersebut bisa mengantarkan proyek dengan pagu hampir Rp6 miliar tersebut,” ujar dia.

Sementara itu Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas menggelar pelatihan produksi lada kepada masyarakat Desa Sendoyang awal pekan ini. “Pelatihan ini juga wujud dari Inpres Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara. Selain itu juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Sambas – Wakil Bupati Sambas yakni One Village one Product atau satu desa satu produk,” kata Kepala Diskumindag, Hermanto.

Baca Juga :  Semangat GenRe Ceria Sambas, Menuju Generasi dengan Perencanaan

Diharapkan melalui pelatihan yang dilakukan dengan menghadirkan narasumber dari Dosen Politeknik Negeri Sambas, Fertiasari dan Kiki Kristiandi. Dapat t memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi pelaku Industri Kecil Menengah atau IKM mengenai pengembangan berbagai produk yang bisa diolah dari lada.

“Kegiatan yang diikuti 30 peserta tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan pengolahan tannak lada, pasta lada, lada penyedap dalam aspek teknik produksi dan standarisasi produk. Semoga dengan kegiatan ini bisa berdampak pada nilai tambah yang didapat petani dari hasil pertanian yang dikembangkannya,” katanya. (fah)

SAMBAS – Rumah produksi ladang atau sahang di Dusun Batu Layar, Desa Sendoyan, Kabupaten Sambas akan segera dibangun. Pusat produksi masyarakat ini akan memakan luas bangunan 20 x 80 meter di atas lahan 1.600 M². “Material sudah mulai dipasok di lokasi pembagunan setelah beberapa waktu dari pihak Pemkab Sambas dan kontraktor pelaksana melakukan peninjauan,” ujar Kepala Desa Sendoyan, Juliansyah, kemarin.

Dia menyebut, pembagunan Rumah Produksi Lada sebagaimana amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara. Hadirnya bangunan dengan total pagu hampir capai Rp6 miliar tersebut sebagai upaya hilirisasi produk komoditas lada untuk skala ekspor.

Hadirnya Rumah Produksi Lada berawal dari 1 kilogram untuk uji coba tes pasar dengan dibumbu narasi dan gagasan terkait produk, akhirnya membuahkan hasil. Masyarakat pun merasakan keuntungan dari hilirisasi. Lada yang diolah menjadi bubuk mampu memberikan nilai tambah lebih dari 250 persen. Contoh jika harga lada bulat putih Rp50 ribu/Kg maka jika diolah menjadi lada bubuk putih bisa di atas Rp250 ribu/Kg.

Baca Juga :  Data Penting dalam Pembangunan

“Gagasan hilirisasi produk lada ini lah menjadikan Dusun Batu Layar menjadi perhatian pemerintah untuk dibangunnya Rumah Produksi Lada. Bermodal lada bubuk putih dan hitam yang diberi Lada Batu Layar tersebut bisa mengantarkan proyek dengan pagu hampir Rp6 miliar tersebut,” ujar dia.

Sementara itu Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas menggelar pelatihan produksi lada kepada masyarakat Desa Sendoyang awal pekan ini. “Pelatihan ini juga wujud dari Inpres Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara. Selain itu juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Sambas – Wakil Bupati Sambas yakni One Village one Product atau satu desa satu produk,” kata Kepala Diskumindag, Hermanto.

Baca Juga :  Pengedar Sabu di Selakau Dibekuk

Diharapkan melalui pelatihan yang dilakukan dengan menghadirkan narasumber dari Dosen Politeknik Negeri Sambas, Fertiasari dan Kiki Kristiandi. Dapat t memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi pelaku Industri Kecil Menengah atau IKM mengenai pengembangan berbagai produk yang bisa diolah dari lada.

“Kegiatan yang diikuti 30 peserta tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan pengolahan tannak lada, pasta lada, lada penyedap dalam aspek teknik produksi dan standarisasi produk. Semoga dengan kegiatan ini bisa berdampak pada nilai tambah yang didapat petani dari hasil pertanian yang dikembangkannya,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/