alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Dewan Cek Tumpahan CPO di Sungai

SAMBAS – Anggota DPRD Kabupaten Sambas melalui Komisi II akan segera mengagendakan peninjauan ke sungai yang terkena tumpahan CPO (crude palm oil) sawit di sekitar penyeberangan Kubung-Penyulung Desa Puringan Kecamatan Teluk Keramat. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Ahmad Hapsak Setiawan SP mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, adanya tumpahan CPO. “Kami berharap dinas terkait segera turun ke lokasi, untuk mengetahui kondisi air, apakah berbahaya bagi masyarakat atau seperti apa,” kata Hapsak, Rabu (4/12).

Pasalnya, air di sungai tersebut digunakan masyarakat sekitar untuk keperluan sehari-hari. “Kami khawatir, tumpahan CPO ini bisa menyebabkan air berbahaya jika digunakan masyarakat,” katanya. Kemudian, pihaknya berharap segera dicari siapa yang memiliki angkutan sehingga CPO nya bisa tumpah. “Harus ada pihak yang bertanggungjawab atas kejadian ini,” katanya.

Baca Juga :  Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Sajingan Kecil

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas, Eko Susanto SKM Mkes mengatakan tim dari Perkim dan LH sudah turun ke lokasi Sungai yang diduga terkena tumpahan CPO sawit, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang disampaikan pihak Kepala Desa dan Camat setempat yakni di Sungai Sambas atau sekitar pengeberangan Kubung – Penyulung Desa Puringan Kecamatan Teluk Keramat. “Tim langsung meluncur ke lokasi, untuk melihat langsung dan menganalisa atas laporan tersebut,” katanya.(fah)

SAMBAS – Anggota DPRD Kabupaten Sambas melalui Komisi II akan segera mengagendakan peninjauan ke sungai yang terkena tumpahan CPO (crude palm oil) sawit di sekitar penyeberangan Kubung-Penyulung Desa Puringan Kecamatan Teluk Keramat. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Ahmad Hapsak Setiawan SP mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, adanya tumpahan CPO. “Kami berharap dinas terkait segera turun ke lokasi, untuk mengetahui kondisi air, apakah berbahaya bagi masyarakat atau seperti apa,” kata Hapsak, Rabu (4/12).

Pasalnya, air di sungai tersebut digunakan masyarakat sekitar untuk keperluan sehari-hari. “Kami khawatir, tumpahan CPO ini bisa menyebabkan air berbahaya jika digunakan masyarakat,” katanya. Kemudian, pihaknya berharap segera dicari siapa yang memiliki angkutan sehingga CPO nya bisa tumpah. “Harus ada pihak yang bertanggungjawab atas kejadian ini,” katanya.

Baca Juga :  Biodiesel Jadikan Kalbar Pusat Energi Nasional

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas, Eko Susanto SKM Mkes mengatakan tim dari Perkim dan LH sudah turun ke lokasi Sungai yang diduga terkena tumpahan CPO sawit, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang disampaikan pihak Kepala Desa dan Camat setempat yakni di Sungai Sambas atau sekitar pengeberangan Kubung – Penyulung Desa Puringan Kecamatan Teluk Keramat. “Tim langsung meluncur ke lokasi, untuk melihat langsung dan menganalisa atas laporan tersebut,” katanya.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/