alexametrics
26.7 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Pemain Berdoa Bersama Anak Panti dan Kerabat Keraton

Sebelum Diberangkatkan ke Malang dan Magelang

SAMBAS – Pemain Laskar Elang Laut Gabsis Sambas U 15 dan U 17, manajer, ofisial, Ketua dan Pengrus Askab PSSI Sambas menggelar doa bersama dengan pengurus dan penghuni Rumah Sosial Perlindungan Anak (RSPA) Nurul Hamid, Rabu (5/2).

Kemudian menggelar doa bersama juga di Istana Sambas bersama kerabat Keraton, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Ir H Fery Madagaskar Msi. Dilanjutkan acara pelepasan dengan adat Sambas.

Hal ini dilaksanakan sebelum pemain-pemain muda kesebelasan Gabsis Sambas bertolak ke Magelang Jawa Tengah untuk U 15 dan ke Malang Jawa Timur untuk U17, mengikuti Piala Soeratin Putaran Nasional mewakili Kalimantan Barat. “Kami melaksanakan silaturahim dengan pengurus dan anak-anak di Panti Asuhan anak Nurul Hamid, kemudian ada juga menyampaikan sejumlah sumbangan yang dikumpulkan dari uang saku pemain dan ofisial serta pengurus Askab PSSI Sambas,” kata Ketua Askab PSSI Sambas, H Eko Suprihatino SP, Rabu (5/2).

Ketua Pengurus RSPA Nurul Hamid, Tajudin Jayadi menyebutkan agenda silaturahmi ini menjadi rutinitas dilaksanakan Gabsis Sambas jika akan menghadapi turnamen. Kegiatan dilakukan sudah kesekian kali semenjak kepengurusan H Eko Suprihatino SP. “Kami atas nama pengurus dan anak-anak panti asuhan, akan mendoakan pemain-pemain Gabsis Sambas yang akan berangkat ke Magelang dan Malang, mendapatkan keselamatan, keberkahan dan bisa membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Sambas,” katanya.

Baca Juga :  Fasilitasi Beras Lokal Masuk Minimarket

Laskar Elang Laut Gabsis Sambas, juga diharapkan tak melupakan doa ketika akan bermain. Karena didalam doa ada kekuatan besar. “Selain sudah mempersiapkan dengan latihan, doa jangan sampai dilupakan, karena doa memiliki kekuatan luar biasa,” katanya. Kemudian jangan lupa meminta restu kepada kedua orang tua.

Setelah dari Panti, dilanjutkan salat ashar berjamaah di Masjid Jami’ yang dilanjutkan dengan seremoni pelepasan oleh pihak kerabat keratin Sambas yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas.

Di kesempatan tersebut, selain berdoa bersama juga dilaksanakan adat Sambas untuk melepas para pemain. “Karena kesebelasan Gabsis ini, mewakili masyarakat Kabupaten Sambas. yang bermain di lapangan nanti ada 11 orang, tapi di belakang ada doa seluruh masyarakat Kabupaten Sambas dan masyarakat Kalbar,” kata Sekda Sambas.

Baca Juga :  Teluk Keramat Juara Fogoromas Cup

Sekda juga berharap, setelah keluar dari Istana Sambas dan menuju ke tempat pelaksanaan turnamen. Semangat juara, mental juara harus dimiliki para pemain. “Keluarkan semua, jangan setengah-setengah semangatnya. Karena ini sudah mewakili Sambas di kancah Nasional, siapa tahu nanti dilaga yang dilaksanakan, ditonton orang PSSI Pusat, dan dari Sambas ada yang dilirik untuk diambil menjadi pemain nasional,” katanya. Di kesempatan tersebut, Sekda juga mengapresiasi atas kepengurusan PSSI Sambas di bawah kepemimpinan H Eko Suprihatino SP, yang belum lama ini mempersembahkan dua juara yakni U 15 dan U 17 yang saat ini akan mewakili Kalbar di tingkat Nasional. “Memang untuk pengurus bola, harus gila bola, dan memang Pak Eko ini gila bola,” katanya.

Acara di keraton Sambas, diakhiri dengan penyerahan seragam kebesaran supporter Sambas, yang akan mendukung baik melalui doa maupun cara lainnya. (fah)

 

 

Sebelum Diberangkatkan ke Malang dan Magelang

SAMBAS – Pemain Laskar Elang Laut Gabsis Sambas U 15 dan U 17, manajer, ofisial, Ketua dan Pengrus Askab PSSI Sambas menggelar doa bersama dengan pengurus dan penghuni Rumah Sosial Perlindungan Anak (RSPA) Nurul Hamid, Rabu (5/2).

Kemudian menggelar doa bersama juga di Istana Sambas bersama kerabat Keraton, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Ir H Fery Madagaskar Msi. Dilanjutkan acara pelepasan dengan adat Sambas.

Hal ini dilaksanakan sebelum pemain-pemain muda kesebelasan Gabsis Sambas bertolak ke Magelang Jawa Tengah untuk U 15 dan ke Malang Jawa Timur untuk U17, mengikuti Piala Soeratin Putaran Nasional mewakili Kalimantan Barat. “Kami melaksanakan silaturahim dengan pengurus dan anak-anak di Panti Asuhan anak Nurul Hamid, kemudian ada juga menyampaikan sejumlah sumbangan yang dikumpulkan dari uang saku pemain dan ofisial serta pengurus Askab PSSI Sambas,” kata Ketua Askab PSSI Sambas, H Eko Suprihatino SP, Rabu (5/2).

Ketua Pengurus RSPA Nurul Hamid, Tajudin Jayadi menyebutkan agenda silaturahmi ini menjadi rutinitas dilaksanakan Gabsis Sambas jika akan menghadapi turnamen. Kegiatan dilakukan sudah kesekian kali semenjak kepengurusan H Eko Suprihatino SP. “Kami atas nama pengurus dan anak-anak panti asuhan, akan mendoakan pemain-pemain Gabsis Sambas yang akan berangkat ke Magelang dan Malang, mendapatkan keselamatan, keberkahan dan bisa membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Sambas,” katanya.

Baca Juga :  Jalan Negara Longsor, Akses ke Perbatasan Tersendat

Laskar Elang Laut Gabsis Sambas, juga diharapkan tak melupakan doa ketika akan bermain. Karena didalam doa ada kekuatan besar. “Selain sudah mempersiapkan dengan latihan, doa jangan sampai dilupakan, karena doa memiliki kekuatan luar biasa,” katanya. Kemudian jangan lupa meminta restu kepada kedua orang tua.

Setelah dari Panti, dilanjutkan salat ashar berjamaah di Masjid Jami’ yang dilanjutkan dengan seremoni pelepasan oleh pihak kerabat keratin Sambas yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas.

Di kesempatan tersebut, selain berdoa bersama juga dilaksanakan adat Sambas untuk melepas para pemain. “Karena kesebelasan Gabsis ini, mewakili masyarakat Kabupaten Sambas. yang bermain di lapangan nanti ada 11 orang, tapi di belakang ada doa seluruh masyarakat Kabupaten Sambas dan masyarakat Kalbar,” kata Sekda Sambas.

Baca Juga :  Hati-Hati Berkendara

Sekda juga berharap, setelah keluar dari Istana Sambas dan menuju ke tempat pelaksanaan turnamen. Semangat juara, mental juara harus dimiliki para pemain. “Keluarkan semua, jangan setengah-setengah semangatnya. Karena ini sudah mewakili Sambas di kancah Nasional, siapa tahu nanti dilaga yang dilaksanakan, ditonton orang PSSI Pusat, dan dari Sambas ada yang dilirik untuk diambil menjadi pemain nasional,” katanya. Di kesempatan tersebut, Sekda juga mengapresiasi atas kepengurusan PSSI Sambas di bawah kepemimpinan H Eko Suprihatino SP, yang belum lama ini mempersembahkan dua juara yakni U 15 dan U 17 yang saat ini akan mewakili Kalbar di tingkat Nasional. “Memang untuk pengurus bola, harus gila bola, dan memang Pak Eko ini gila bola,” katanya.

Acara di keraton Sambas, diakhiri dengan penyerahan seragam kebesaran supporter Sambas, yang akan mendukung baik melalui doa maupun cara lainnya. (fah)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/