alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Jalur Masuk Sambas Diperketat

SAMBAS – Posko Check Point di batas wilayah Kabupaten Sambas–Kota Singkawang yakni di Desa Semelagi, Kecamatan Selakau, mulai memeriksa terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan dan melintas di wilayah Kabupaten Sambas, Kamis (6/5).

“Ya, kami bersama Tim Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sambas melakukan pemeriksaan terhadap warga yang dalam perjalanan di batas Kota Singkawang – Sambas di Desa Semelagi,” kata Kabagops Polres Sambas, Kompol Paino, Kamis (6/5), di Posko Semelagi, Kecamatan Selakau.

Personil yang ditugaskan, baik itu dari kepolisian, TNI, Dishub Pol PP dibantu dengan tenaga lainnya diantaranya tenaga kesehatan mulai melakukan pengawasan terhadap warga yang melakukan perjalanan.

“Personil yang ditugaskan melakukan pemberhentian untuk upaya penyekatan. Diberhentikan, ditanya mau kemana dari mana, cek suhu serta dimintai surat-surat terkait perjalanan,” katanya. Kalau surat perjalan bisa ada kemudian persyaratan lain terpenuhi, akan dipersilahkan dilanjutkan masuk ke Kabupaten Sambas. Jika tak bisa memenuhi aturan yang berlaku, maka akan disuruh putar balik atau kembali ke tempat asalnya terlebih dahulu.

Baca Juga :  Festival CGM Tri Dharma Berakhir, Pemangkat Luar Biasa

Kriteria kendaraan atau orang yang diperbolehkan masuk atau melintas ke Kabupaten Sambas yakni ambulans, mobil jenazah dan pemadam kebakaran, kendaraan ekspedisi sembako atau barang, orang yang mempunyai surat tugas dinas menyertakan tanda tangan dan cap basah dari pimpinannya.

Selanjutnya kendaraan atau penumpang umum yang penumpang sudah dilengkapi surat hasil tes swab/antigen, kendaraan kecamatan dalam Kabupaten Sambas.

Sedangkan bagi pekerja sektor informal atau masyarakat dengan keperluan mendesak perlu meminta surat izin perjalanan dari pihak desa sesuai dengan domisili masing-masing yang berlaku secara perseorangan untuk satu kali perjalanan.

Sesuai dengan Pasal 2 Permenhub RI No PM Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama idul fitri tahun dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19, kriteria larangan kendaraan atau orang yang masuk atau melintas di Kabupaten Sambas adalah kendaraan motor umum dengan jenis bus dan mobil penumpang, kendaraan motor perseorangan dengan jenis mobil penumpang, mobil bus dan sepeda motor, dikecualikan untuk kendaraan pimpinan lembaga, kendaraan dinas operasional dengan tanda no kendaraan yang digunakan dinas, pemadam kebakaran, ambulans dan mobil jenazah, mobil barang dengan tidak membawa penumpang, kendaraan pengangkut obat-obatan dan alkes, kendaraan yang digunakan mendesak untuk kepentingan non mudik berupa kendaraan untuk bekerja, perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal, ibu hamil didampingi satu orang keluarga untuk kepentingan persalinan dan paling banyak dua orang dan pelayanan kesehatan darurat atau kepentingan non mudik tertentu yang dilengkapi surat keterangan dari kades setempat. Kendaraan yang mengangkut WNI masyarakat terlantar, pelajar atau mahasiswa yang berada di luar negeri, operasional lainnya berdasarkan pertimbangan petugas pengatur lalu lintas. (fah)

SAMBAS – Posko Check Point di batas wilayah Kabupaten Sambas–Kota Singkawang yakni di Desa Semelagi, Kecamatan Selakau, mulai memeriksa terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan dan melintas di wilayah Kabupaten Sambas, Kamis (6/5).

“Ya, kami bersama Tim Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sambas melakukan pemeriksaan terhadap warga yang dalam perjalanan di batas Kota Singkawang – Sambas di Desa Semelagi,” kata Kabagops Polres Sambas, Kompol Paino, Kamis (6/5), di Posko Semelagi, Kecamatan Selakau.

Personil yang ditugaskan, baik itu dari kepolisian, TNI, Dishub Pol PP dibantu dengan tenaga lainnya diantaranya tenaga kesehatan mulai melakukan pengawasan terhadap warga yang melakukan perjalanan.

“Personil yang ditugaskan melakukan pemberhentian untuk upaya penyekatan. Diberhentikan, ditanya mau kemana dari mana, cek suhu serta dimintai surat-surat terkait perjalanan,” katanya. Kalau surat perjalan bisa ada kemudian persyaratan lain terpenuhi, akan dipersilahkan dilanjutkan masuk ke Kabupaten Sambas. Jika tak bisa memenuhi aturan yang berlaku, maka akan disuruh putar balik atau kembali ke tempat asalnya terlebih dahulu.

Baca Juga :  Beras Produksi Lokal, Hadiah Vaksin Dosis 1

Kriteria kendaraan atau orang yang diperbolehkan masuk atau melintas ke Kabupaten Sambas yakni ambulans, mobil jenazah dan pemadam kebakaran, kendaraan ekspedisi sembako atau barang, orang yang mempunyai surat tugas dinas menyertakan tanda tangan dan cap basah dari pimpinannya.

Selanjutnya kendaraan atau penumpang umum yang penumpang sudah dilengkapi surat hasil tes swab/antigen, kendaraan kecamatan dalam Kabupaten Sambas.

Sedangkan bagi pekerja sektor informal atau masyarakat dengan keperluan mendesak perlu meminta surat izin perjalanan dari pihak desa sesuai dengan domisili masing-masing yang berlaku secara perseorangan untuk satu kali perjalanan.

Sesuai dengan Pasal 2 Permenhub RI No PM Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama idul fitri tahun dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19, kriteria larangan kendaraan atau orang yang masuk atau melintas di Kabupaten Sambas adalah kendaraan motor umum dengan jenis bus dan mobil penumpang, kendaraan motor perseorangan dengan jenis mobil penumpang, mobil bus dan sepeda motor, dikecualikan untuk kendaraan pimpinan lembaga, kendaraan dinas operasional dengan tanda no kendaraan yang digunakan dinas, pemadam kebakaran, ambulans dan mobil jenazah, mobil barang dengan tidak membawa penumpang, kendaraan pengangkut obat-obatan dan alkes, kendaraan yang digunakan mendesak untuk kepentingan non mudik berupa kendaraan untuk bekerja, perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal, ibu hamil didampingi satu orang keluarga untuk kepentingan persalinan dan paling banyak dua orang dan pelayanan kesehatan darurat atau kepentingan non mudik tertentu yang dilengkapi surat keterangan dari kades setempat. Kendaraan yang mengangkut WNI masyarakat terlantar, pelajar atau mahasiswa yang berada di luar negeri, operasional lainnya berdasarkan pertimbangan petugas pengatur lalu lintas. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/