alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Serap Aspirasi Warga; Satu Hari, Kunjungi Empat Desa

PONTIANAK–Satu hari, sebanyak empat desa di Kabupaten Sambas menjadi agenda kunjungan dalam rangka kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Tony  Kurniadi di tempat konstituennya.Ke empat Desa tersebut menyebar di beberapa kecamatan. Mulai dari Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh, Desa Sayang Sedayu, Kecamatan Teluk Keramat, Desa Sei Serabek Kecamatan Teluk Keramat dan Desa Kuala Pangkalan Keramat Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas.

“Bersyukur kepada Allah SWT. Alhamdulillah seluruh aspirasi kami tampung. Kami berjanji akan perjuangkan sesuai tupoksi di DPRD Provinsi Kalbar,” katanya, Senin (06/07).

Reses dengan bertemu masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perangkat desa sangat diantusias dihadiri para peserta. Namun protokol kesehatan Pemerintah dan Ulama di masa pandemi Covid-19, tetap menjadi yang utama.

Baca Juga :  Roki-Krisna Lolos Garuda Select III

“Perangkat desa dan seluruh konstituen ketika agenda reses berlangsung menyampaikan ucapan terimakasihnya karena anggota DPRD Provinsi Kalbar mau menerima keluh kesah, terutama aspirasi dari masyarakatnya agar dapat diperjuangkan dan terealisasi,” ucapnya.

Kepala Desa Tanah Hitam, Juliansyah misalnya mengusulkan bantuan Pembangunan Masjid At-Taqwa di Desa tersebut. Sementara banyak tokoh masyarakat juga ikut menyampaikan aspirasi-aspirasi diperlukan di Desa Tanah Hitam, diantaranya dari Sudian mantan Kepala Desa meminta solusi untuk meningkatkan SDM masyarakat Desa Tanah Hitam di bidang pendidikan termasuk meminta perbaikan jalan provinsi.

“Dari Masriati Pengurus BKMT Desa Tanah Hitam meminta bantuan Alqur’an yang ada terjemahan, alat rebana untuk acara selamatan dan lain termasuk perontok padi untuk kelompok tani,” ujarnya.

Warga lain sebutg saja Adi, meminta bantuan pabrik mini k pengelolaan ubi kayu. Sukamto sendiri warga lainnya, meminta bantuan penerangan jalan  umum atau lampu jalan sebanyak 10 tiang dan perbaikan jalan di desa tersebut.

Baca Juga :  Bandara Liku Paloh Harus Dioperasikan, Empat Jenderal AU ke Sambas

Aspirasi lain datang dari tokoh masyarakat dan warga bernama Japino, Ketua Karang Taruna Desa Sayang Sedayu meminta bantuan dana di bidang pertanian dan perkebunan.

Baginya selama ini hasil panen diperoleh dari perkebunan oleh pemuda-pemuda karang taruna tersebut cukup besar dengan jumlah sebanyak 1,8 ton khusus tanaman cabe saja. Bantuan tersebut sangat berarti dalam mengembangkan pertanian dan perkebunan mereka dan juga menata taman-taman di desa. Sebab selama ini sumber keuangannya dari hasil swadaya anggota karang taruna. Japino mengakui kesulitan dalam memasarkan hasil pertanian dan perkebunan  mereka.(den)

PONTIANAK–Satu hari, sebanyak empat desa di Kabupaten Sambas menjadi agenda kunjungan dalam rangka kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Tony  Kurniadi di tempat konstituennya.Ke empat Desa tersebut menyebar di beberapa kecamatan. Mulai dari Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh, Desa Sayang Sedayu, Kecamatan Teluk Keramat, Desa Sei Serabek Kecamatan Teluk Keramat dan Desa Kuala Pangkalan Keramat Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas.

“Bersyukur kepada Allah SWT. Alhamdulillah seluruh aspirasi kami tampung. Kami berjanji akan perjuangkan sesuai tupoksi di DPRD Provinsi Kalbar,” katanya, Senin (06/07).

Reses dengan bertemu masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perangkat desa sangat diantusias dihadiri para peserta. Namun protokol kesehatan Pemerintah dan Ulama di masa pandemi Covid-19, tetap menjadi yang utama.

Baca Juga :  Gerakan Sedekah Sampah, Inisiasi Serumpun Bagi Kota Bebas Dari Sampah Plastik

“Perangkat desa dan seluruh konstituen ketika agenda reses berlangsung menyampaikan ucapan terimakasihnya karena anggota DPRD Provinsi Kalbar mau menerima keluh kesah, terutama aspirasi dari masyarakatnya agar dapat diperjuangkan dan terealisasi,” ucapnya.

Kepala Desa Tanah Hitam, Juliansyah misalnya mengusulkan bantuan Pembangunan Masjid At-Taqwa di Desa tersebut. Sementara banyak tokoh masyarakat juga ikut menyampaikan aspirasi-aspirasi diperlukan di Desa Tanah Hitam, diantaranya dari Sudian mantan Kepala Desa meminta solusi untuk meningkatkan SDM masyarakat Desa Tanah Hitam di bidang pendidikan termasuk meminta perbaikan jalan provinsi.

“Dari Masriati Pengurus BKMT Desa Tanah Hitam meminta bantuan Alqur’an yang ada terjemahan, alat rebana untuk acara selamatan dan lain termasuk perontok padi untuk kelompok tani,” ujarnya.

Warga lain sebutg saja Adi, meminta bantuan pabrik mini k pengelolaan ubi kayu. Sukamto sendiri warga lainnya, meminta bantuan penerangan jalan  umum atau lampu jalan sebanyak 10 tiang dan perbaikan jalan di desa tersebut.

Baca Juga :  Dorong Terciptanya Lingkungan Bersih dan Sehat

Aspirasi lain datang dari tokoh masyarakat dan warga bernama Japino, Ketua Karang Taruna Desa Sayang Sedayu meminta bantuan dana di bidang pertanian dan perkebunan.

Baginya selama ini hasil panen diperoleh dari perkebunan oleh pemuda-pemuda karang taruna tersebut cukup besar dengan jumlah sebanyak 1,8 ton khusus tanaman cabe saja. Bantuan tersebut sangat berarti dalam mengembangkan pertanian dan perkebunan mereka dan juga menata taman-taman di desa. Sebab selama ini sumber keuangannya dari hasil swadaya anggota karang taruna. Japino mengakui kesulitan dalam memasarkan hasil pertanian dan perkebunan  mereka.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/