alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Payung Hukumkan Olahraga dan Pertanian

SAMBAS – Raperda Inisiatif DPRD tentang Pembinaan Olahraga Prestasi dan Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, sangat diperlukan dalam upaya mengembangkan olahraga dan pertanian di Kabupaten Sambas. Hal tersebut disampaikan Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, Rabu (7/4), saat penyampaian pendapat terhadap dua Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Sambas tersebut di Gedung DPRD.

Bupati yakin bahwa Raperda Pembinaan Olahraga Prestasi, ke depannya bisa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi olahraga yang ada di Kabupaten Sambas. “Terhadap Raperda tentang Pembinaan Olahraga Prestasi, Pemkab Sambas memberikan masukan agar olahraga unggulan strategis yang ada, bisa melengkapi dasar hukum sesuai Peraturan Menpora Nomor 21 Tahun 2017,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas, sebutnya, mengapresiasi raperda yang diusulkan DPRD Sambas. “Kami mengapresiasi dan mendukung usul inisiatif DPRD Kabupaten Sambas yang menggagas Raperda tentang pembinaan olahraga prestasi. Usul ini merupakan kontribusi nyata dalam menukung upaya pengembangan olahraga di Kabupaten Sambas khususnya olahraga prestasi,” katanya.

Pemkab, diakui dia, menyadari bagaimana pentingnya peraturan daerah dalam upaya mendukung majunya olahraga. Lantaran, majunya potensi olahraga di daerah, diakui dia, juga menjadi tanggung jawab pemerintah bersama pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  Perhatikan Irigasi, Pupuk, Alat Pertanian dan Bibit

Berkaitan dengan Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Pemkab, diungkapkan Bupati, menyampaikan apresiasi juga kepada DPRD Sambas yang sudah menggagas tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan. “Hal ini merupakan kepedulian dan tanggungjawab bersama memberikan perlindungan pemanfaatan lahan untuk pertanian pangan di Kabupaten Sambas,” katanya.

Bupati menyampaikan, dalam upaya menjamin kecukupan pemenuhan bahan pangan, diperlukan perencanaan penetapan lahan pertanian pangan yang didasarkan pada pertumbuhan penduduk, kebutuhan konsumsi pangan penduduk, pertumbuhan produktivitas, kebutuhan pangan nasional, kebutuhan, serta ketersediaan lahan pertanian pangan. Kemudian, dia menambahkan, juga pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tak kalah penting, serta diperlukan keterlibatan masyarakat khususnya petani dalam perencanaan tersebut.

“Terhadap Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Pemkab Sambas menyarankan perlunya memperhatikan Peraturan Pemerintah khususnya menyangkut penyelenggaraan bidang pertanian, penataan ruang dan perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup,” katanya.

DPRD Kabupaten Sambas menjadi inisiator Raperda tentang Pembinaan Olahraga Prestasi dan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinand Syolihin menyebutkan bahwa Raperda tentang Pembinaan Olahraga Prestasi yang diusulkan, menyesuaikan dengan kewenangan yang ada. Pasalnya urusan kepemudaan dan olahraga yang menjadi kewenangan pemerintah daerah kabupaten, di antaranya, disebutkan dia, pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan pada jenjang pendidikan, serta penyelenggaraan kejuaraan olahraga tingkat daerah kabupaten atau kota. “Ada yang menjadi kewenangan di tingkat kabupaten atau kota dalam hal pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi, termasuk organisasi olahraga yang ada di kabupaten atau kota serta olahraga rekreasi,” katanya.

Baca Juga :  Menolak Menyerah

Sementara berkaitan dengan usulan Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, disampaikan politisi PDI Perjuangan Sambas ini, adalah salah satu upaya mendukung dalam meningkatkan ketahanan pangan. Kemudian, dia menambahkan, bagaimana langkah yang harus dilakukan sebagai usaha pembangunan dan pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Sambas, yang di antaranya memiliki tujuan melindungi kawasan dan lahan pertanian pangan secara berkelanjutan. Termasuk, diungkapkan dia, sebagai bentuk menjamin tersedianya lahan pertanian pangan secara berkelanjutan, mewujudkan kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan.

“Diharapkan Raperda nanti jika menjadi produk hukum daerah, akan melindungi kepemilikan lahan pertanian pangan milik petani, meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan petani dan masyarakat, meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan petani, meningkatkan penyediaan lapangan kerja bagi kehidupan yang layak, mempertahankan keseimbangan ekologis dan juga mewujudkan revitalisasi pertanian,” katanya. (fah)

SAMBAS – Raperda Inisiatif DPRD tentang Pembinaan Olahraga Prestasi dan Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, sangat diperlukan dalam upaya mengembangkan olahraga dan pertanian di Kabupaten Sambas. Hal tersebut disampaikan Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, Rabu (7/4), saat penyampaian pendapat terhadap dua Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Sambas tersebut di Gedung DPRD.

Bupati yakin bahwa Raperda Pembinaan Olahraga Prestasi, ke depannya bisa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi olahraga yang ada di Kabupaten Sambas. “Terhadap Raperda tentang Pembinaan Olahraga Prestasi, Pemkab Sambas memberikan masukan agar olahraga unggulan strategis yang ada, bisa melengkapi dasar hukum sesuai Peraturan Menpora Nomor 21 Tahun 2017,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas, sebutnya, mengapresiasi raperda yang diusulkan DPRD Sambas. “Kami mengapresiasi dan mendukung usul inisiatif DPRD Kabupaten Sambas yang menggagas Raperda tentang pembinaan olahraga prestasi. Usul ini merupakan kontribusi nyata dalam menukung upaya pengembangan olahraga di Kabupaten Sambas khususnya olahraga prestasi,” katanya.

Pemkab, diakui dia, menyadari bagaimana pentingnya peraturan daerah dalam upaya mendukung majunya olahraga. Lantaran, majunya potensi olahraga di daerah, diakui dia, juga menjadi tanggung jawab pemerintah bersama pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  Norsan Ingin FORMI Kalbar Berkibar di Kancah Nasional

Berkaitan dengan Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Pemkab, diungkapkan Bupati, menyampaikan apresiasi juga kepada DPRD Sambas yang sudah menggagas tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan. “Hal ini merupakan kepedulian dan tanggungjawab bersama memberikan perlindungan pemanfaatan lahan untuk pertanian pangan di Kabupaten Sambas,” katanya.

Bupati menyampaikan, dalam upaya menjamin kecukupan pemenuhan bahan pangan, diperlukan perencanaan penetapan lahan pertanian pangan yang didasarkan pada pertumbuhan penduduk, kebutuhan konsumsi pangan penduduk, pertumbuhan produktivitas, kebutuhan pangan nasional, kebutuhan, serta ketersediaan lahan pertanian pangan. Kemudian, dia menambahkan, juga pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tak kalah penting, serta diperlukan keterlibatan masyarakat khususnya petani dalam perencanaan tersebut.

“Terhadap Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Pemkab Sambas menyarankan perlunya memperhatikan Peraturan Pemerintah khususnya menyangkut penyelenggaraan bidang pertanian, penataan ruang dan perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup,” katanya.

DPRD Kabupaten Sambas menjadi inisiator Raperda tentang Pembinaan Olahraga Prestasi dan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinand Syolihin menyebutkan bahwa Raperda tentang Pembinaan Olahraga Prestasi yang diusulkan, menyesuaikan dengan kewenangan yang ada. Pasalnya urusan kepemudaan dan olahraga yang menjadi kewenangan pemerintah daerah kabupaten, di antaranya, disebutkan dia, pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan pada jenjang pendidikan, serta penyelenggaraan kejuaraan olahraga tingkat daerah kabupaten atau kota. “Ada yang menjadi kewenangan di tingkat kabupaten atau kota dalam hal pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi, termasuk organisasi olahraga yang ada di kabupaten atau kota serta olahraga rekreasi,” katanya.

Baca Juga :  16 Orang dan Satu Anak 5 Tahun Diamankan

Sementara berkaitan dengan usulan Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, disampaikan politisi PDI Perjuangan Sambas ini, adalah salah satu upaya mendukung dalam meningkatkan ketahanan pangan. Kemudian, dia menambahkan, bagaimana langkah yang harus dilakukan sebagai usaha pembangunan dan pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Sambas, yang di antaranya memiliki tujuan melindungi kawasan dan lahan pertanian pangan secara berkelanjutan. Termasuk, diungkapkan dia, sebagai bentuk menjamin tersedianya lahan pertanian pangan secara berkelanjutan, mewujudkan kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan.

“Diharapkan Raperda nanti jika menjadi produk hukum daerah, akan melindungi kepemilikan lahan pertanian pangan milik petani, meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan petani dan masyarakat, meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan petani, meningkatkan penyediaan lapangan kerja bagi kehidupan yang layak, mempertahankan keseimbangan ekologis dan juga mewujudkan revitalisasi pertanian,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/