alexametrics
33 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Sambas Sumbang Angka Akseptor Nasional

SAMBAS – Dukungan yang diberikan Bupati Sambas, menjadikan daerah ini memiliki jumlah partisipasi akseptor tinggi. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Kabupaten Sambas, Purtiko Eldiyanto.

Disampaikannya, dalam pelaksanaan Harganas ke 27, dari jumlah 2.890 akseptor tersebut, hanya satu jenis alat dan obat kontrasepsi (alokon) yang tak digunakan yakni Metode Operasi Wanita (MOW). Selebihnya, alokon diikuti.

“Jenis intrauterine device (IUD) diikuti 25 Akseptor, Implant 203 Akseptor, Suntik 960 Akseptor, PIL 1554 Akseptor dan Kondom 148 Akseptor. Dan dari angka tersebut, Alhamdulillah untuk Kalimantan Barat, tingkat partisipasi Kabupaten Sambas tertinggi,” kata Purtikno.

Baca Juga :  Pemkab Sambas Raih WTP Lagi

Menurutnya, dukungan penuh Bupati Sambas, memberikan dampak yang positif. Selain itu, tenaga lapangan dan bantuan dari dinas lainnya, turut menyukseskan capaian ini.  “Petugas lapangan, turut menyukseskan ini dengan memberikan edukasi yang baik kepada warga. Termasuk dukungan unit kerja lain seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, yang bersama-sama memberikan pemahaman yang benar kepada warga, sehingga masyarakat menyambut positif,” katanya.

Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kab Sambas, Uray Hendi Wijaya menyebutkan dalam peringatan harganas belum lama ini.  Dari target sejuta akseptor program BKKBN RI (secara nasional), Kabupaten Sambas menyumbang hampir 3 ribu akseptor. Sehingga daerah yang berada di perbatasan antar negara ini, memiliki peranan penting dalam mewujudkan target tersebut.

Baca Juga :  Dua Warga Sambas Positif, Perintahkan Lakukan Tracking

“Ini berkat dukungan penuh dari Bupati Sambas, Alhamdulillah, respon warga terhadap program KB Nasional diterima positif,” katanya.

Disebutkannya, partisipasi warga pada peringatan harganas beberapa waktu lalu mencapai 2.890 Akseptor. Angka itu merupakan penjumlahan semua peserta atau akseptor dari 6 jenis Alokon.

“Tujuan dari momentum Harganas lalu dengan target sejuta akseptor itu, lebih untuk membangun edukasi kepada warga, agar benar-benar memiliki komitmen membangun keluarga berencana. Dimana sebuah keluarga sudah mempunyai perencanaan, termasuk dalam mengatur jarak kelahiran,” katanya.(fah)

SAMBAS – Dukungan yang diberikan Bupati Sambas, menjadikan daerah ini memiliki jumlah partisipasi akseptor tinggi. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Kabupaten Sambas, Purtiko Eldiyanto.

Disampaikannya, dalam pelaksanaan Harganas ke 27, dari jumlah 2.890 akseptor tersebut, hanya satu jenis alat dan obat kontrasepsi (alokon) yang tak digunakan yakni Metode Operasi Wanita (MOW). Selebihnya, alokon diikuti.

“Jenis intrauterine device (IUD) diikuti 25 Akseptor, Implant 203 Akseptor, Suntik 960 Akseptor, PIL 1554 Akseptor dan Kondom 148 Akseptor. Dan dari angka tersebut, Alhamdulillah untuk Kalimantan Barat, tingkat partisipasi Kabupaten Sambas tertinggi,” kata Purtikno.

Baca Juga :  73 SD Belum Miliki Perpustakaan

Menurutnya, dukungan penuh Bupati Sambas, memberikan dampak yang positif. Selain itu, tenaga lapangan dan bantuan dari dinas lainnya, turut menyukseskan capaian ini.  “Petugas lapangan, turut menyukseskan ini dengan memberikan edukasi yang baik kepada warga. Termasuk dukungan unit kerja lain seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, yang bersama-sama memberikan pemahaman yang benar kepada warga, sehingga masyarakat menyambut positif,” katanya.

Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kab Sambas, Uray Hendi Wijaya menyebutkan dalam peringatan harganas belum lama ini.  Dari target sejuta akseptor program BKKBN RI (secara nasional), Kabupaten Sambas menyumbang hampir 3 ribu akseptor. Sehingga daerah yang berada di perbatasan antar negara ini, memiliki peranan penting dalam mewujudkan target tersebut.

Baca Juga :  Temajok, Kawasan Strategis Wisata Nasional

“Ini berkat dukungan penuh dari Bupati Sambas, Alhamdulillah, respon warga terhadap program KB Nasional diterima positif,” katanya.

Disebutkannya, partisipasi warga pada peringatan harganas beberapa waktu lalu mencapai 2.890 Akseptor. Angka itu merupakan penjumlahan semua peserta atau akseptor dari 6 jenis Alokon.

“Tujuan dari momentum Harganas lalu dengan target sejuta akseptor itu, lebih untuk membangun edukasi kepada warga, agar benar-benar memiliki komitmen membangun keluarga berencana. Dimana sebuah keluarga sudah mempunyai perencanaan, termasuk dalam mengatur jarak kelahiran,” katanya.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/