alexametrics
26.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Cetak Rekor, Sehari 1.200 Dosis Vaksin Ludes

SAMBAS – 1200 warga pesisir di Kabupaten Sambas, yakni dari Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan sudah disuntik vaksin covid 19, Selasa (7/9). Kegiatan vaksinasi tersebut menjadi rangkaian ungkapan syukur atas diresmikannya Vihara Tridharma Bumi Raya Thai Pak Pho Pho Desa Matang Terap Kecamatan Jawai Selatan.

Vaksinasi yang juga langsung dihadiri Bupati Sambas, H Satono serta sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Sambas diantaranya Hendro Sudomo dan Budiono dan Pembimas Buddha Provinsi Kalbar Naryoto, Pimpinan Wilayah Magabutri Kalbar, Bong Wui Kong, benar-benar dimanfaatkan masyarakat di dua kecamatan itu.

Seperti disampaikan Winda, Warga Desa Dungun Laut Kecamatan Jawai. Dirinya sangat bersyukur adanya kegiatan vaksinasi yang digelar di Vihara. Pasalnya, beberapa kali dirinya mendaftar di puskesmas setempat, hingga saat ini belum juga mendapatkan vaksin. “Sudah beberapa kali mendaftar di puskesmas, tapi belum juga mendapat giliran disuntik vaksin. Jadi beruntung sekali dilaksanakan vaksinasi di Vihara Tridharma Bumi Raya Thai Pak Pho Pho, sehingga saya bisa mendapatkan suntik vaksin,” kata Winda, setelah menerima suntik vaksin.

Winda percaya dengan ikut vaksin, menjadi upaya mencegah gejala penularan covid 19. Termasuk dirinya mengantisipasi jika surat sudah divaksin menjadi salah satu persyaratan untuk pergi kemana-mana. “Disuntik vaksin bisa mencegah terkena covid 19, kemudian jika kemana-mana kalau diperlukan surat vaksin saya sudah ada,” katanya.

Warga Desa Parit Setia Kecamatan Jawai, Solihin mengaku sebelumnya mendapatkan informasi dari kepala desa terkait adanya vaksin di Vihara. “Dapat informasi dari kades kalau ada vaksinasi massal gratis, jadi saya ikut. Dan saya ucapkan terimakasih kepada panitia yang memberikan beras dan ikan bagi warga yang sudah divaksin,” kata warga yang kesehariannya sebagai petani ini.

Baca Juga :  Asa Pada Pemimpin Baru Sambas

Ketua Panitia peresmian Vihara Tridharma Thai Pak Pho Pho dan Vaksinasi massal, Atonk mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini merupakan rangkain ungkapan syukur atas diresmikannya Vihara Tridharma Bumi Raya Thai Pak Pho Pho di Desa Matang Terap. “Vaksinasi ini adalah bagian rasa syukur atas diresmikannya vihara, dan rasa syukur itu diaplikasikan dengan berbuat sesuatu yang berguna bagi masyarakat, nusa dan bangsa,” katanya. Atonk pun menyampaikan terimakasih, karena vaksinasi yang dilakukan mendapatkan antusias dari warga, hingga bisa tembus 1200 dosis. “Ini adalah sejarah baru, dalam satu hari 1200 dosis vaksin disuntikan,” katanya.

Sejumlah elemen mulai dari Magabutri Kabupaten Sambas, bersama Perkumpulan Masyarakat Jawai Kalbar di Jakarta, Perkumpulan Anak Jawai di Jakarta, Vihara Tridharma kemudian didukung Pemkab Sambas, Dinkes melalui Puskesmas Matang Suri dan Sentebang, Polres Sambas dan TNI melaksanakan vaksinasi massal yang seluruh warga setelah disuntik vaksin mendapatkan beras 5 Kg dan ikan 1 Kg.

Dikesempatan itu, Atonk juga menceritakan sedikit sejarah pembangunan Vihara Tridharma Bumi Raya Thai Pak Pho Pho. Dulunya vihara ini, bangunan bermaterial kayu dan bentuknya sederhana dengan ukuran 4×6 meter. Seiring berjalannya waktu, tempat ibadat tersebut tak mampu menampung umat terutama saat hari besar. Berawal dari kondisi itulah, inisiatif Sun Min yang merupakan Ketua pembangunan Vihara, bersama dengan masyarakat Tionghoa dan umat Buddha di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan memulai pembangunannya. “Sekarang bangunanya bisa dilihat, cukup megah, dengan ukuran 12 x 9 Meter, tahapan renovasi dan pembangunan dimulai Mei 2019 dan selesai Agustus 2021. Namun yang sudah selesai adalah bangunan utama, masih memerlukan pagar yang itu memerlukan biaya sekitar Rp250 juta,” katanya.

Baca Juga :  Pangkat Naik, Kinerja Harus Lebih Baik

Ketua Pembimas Buddha Provinsi Kalbar, Naryoto mengapresiasi atas peresmian vihara yang dirangkai dengan vaksinasi dan pembagian sembako serta ikan. Diharapkan ini menjadi upaya bersama dalam berbuat kebaikan antar sesama.

Bupati Sambas, H Satono menyampaikan apresiasinya, dimana kegiatan yang dikoordinir ini mendapatkan antusias masyarakat. “Kami apresiasi kepada Mr Atonk dan kawan-kawan, yang sudah jauh datang dari Pemangkat mendukung pelaksanaan vaksinasi,” katanya. Satono berharap, apa yang dilakukan di Kecamatan Jawai Selatan ini, yakni peresmian Vihara dirangkai dengan vaksinasi massal, bisa dilaksanakan di kecamatan dan desa lain di Kabupaten Sambas.

Bupati Sambas juga berharap masyarakat untuk tetap waspada, karena covid 19 belum berakhir. Tetap patuhi protokol kesehatan yakni kenakan masker, rajin berolahraga  dan jangan lupa mengkonsumsi buah jeruk Sambas untuk meningkatkan imun tubuh.(fah)

SAMBAS – 1200 warga pesisir di Kabupaten Sambas, yakni dari Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan sudah disuntik vaksin covid 19, Selasa (7/9). Kegiatan vaksinasi tersebut menjadi rangkaian ungkapan syukur atas diresmikannya Vihara Tridharma Bumi Raya Thai Pak Pho Pho Desa Matang Terap Kecamatan Jawai Selatan.

Vaksinasi yang juga langsung dihadiri Bupati Sambas, H Satono serta sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Sambas diantaranya Hendro Sudomo dan Budiono dan Pembimas Buddha Provinsi Kalbar Naryoto, Pimpinan Wilayah Magabutri Kalbar, Bong Wui Kong, benar-benar dimanfaatkan masyarakat di dua kecamatan itu.

Seperti disampaikan Winda, Warga Desa Dungun Laut Kecamatan Jawai. Dirinya sangat bersyukur adanya kegiatan vaksinasi yang digelar di Vihara. Pasalnya, beberapa kali dirinya mendaftar di puskesmas setempat, hingga saat ini belum juga mendapatkan vaksin. “Sudah beberapa kali mendaftar di puskesmas, tapi belum juga mendapat giliran disuntik vaksin. Jadi beruntung sekali dilaksanakan vaksinasi di Vihara Tridharma Bumi Raya Thai Pak Pho Pho, sehingga saya bisa mendapatkan suntik vaksin,” kata Winda, setelah menerima suntik vaksin.

Winda percaya dengan ikut vaksin, menjadi upaya mencegah gejala penularan covid 19. Termasuk dirinya mengantisipasi jika surat sudah divaksin menjadi salah satu persyaratan untuk pergi kemana-mana. “Disuntik vaksin bisa mencegah terkena covid 19, kemudian jika kemana-mana kalau diperlukan surat vaksin saya sudah ada,” katanya.

Warga Desa Parit Setia Kecamatan Jawai, Solihin mengaku sebelumnya mendapatkan informasi dari kepala desa terkait adanya vaksin di Vihara. “Dapat informasi dari kades kalau ada vaksinasi massal gratis, jadi saya ikut. Dan saya ucapkan terimakasih kepada panitia yang memberikan beras dan ikan bagi warga yang sudah divaksin,” kata warga yang kesehariannya sebagai petani ini.

Baca Juga :  Kabupaten Sambas Sudah Orange, Tak Lagi Zona Merah

Ketua Panitia peresmian Vihara Tridharma Thai Pak Pho Pho dan Vaksinasi massal, Atonk mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini merupakan rangkain ungkapan syukur atas diresmikannya Vihara Tridharma Bumi Raya Thai Pak Pho Pho di Desa Matang Terap. “Vaksinasi ini adalah bagian rasa syukur atas diresmikannya vihara, dan rasa syukur itu diaplikasikan dengan berbuat sesuatu yang berguna bagi masyarakat, nusa dan bangsa,” katanya. Atonk pun menyampaikan terimakasih, karena vaksinasi yang dilakukan mendapatkan antusias dari warga, hingga bisa tembus 1200 dosis. “Ini adalah sejarah baru, dalam satu hari 1200 dosis vaksin disuntikan,” katanya.

Sejumlah elemen mulai dari Magabutri Kabupaten Sambas, bersama Perkumpulan Masyarakat Jawai Kalbar di Jakarta, Perkumpulan Anak Jawai di Jakarta, Vihara Tridharma kemudian didukung Pemkab Sambas, Dinkes melalui Puskesmas Matang Suri dan Sentebang, Polres Sambas dan TNI melaksanakan vaksinasi massal yang seluruh warga setelah disuntik vaksin mendapatkan beras 5 Kg dan ikan 1 Kg.

Dikesempatan itu, Atonk juga menceritakan sedikit sejarah pembangunan Vihara Tridharma Bumi Raya Thai Pak Pho Pho. Dulunya vihara ini, bangunan bermaterial kayu dan bentuknya sederhana dengan ukuran 4×6 meter. Seiring berjalannya waktu, tempat ibadat tersebut tak mampu menampung umat terutama saat hari besar. Berawal dari kondisi itulah, inisiatif Sun Min yang merupakan Ketua pembangunan Vihara, bersama dengan masyarakat Tionghoa dan umat Buddha di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan memulai pembangunannya. “Sekarang bangunanya bisa dilihat, cukup megah, dengan ukuran 12 x 9 Meter, tahapan renovasi dan pembangunan dimulai Mei 2019 dan selesai Agustus 2021. Namun yang sudah selesai adalah bangunan utama, masih memerlukan pagar yang itu memerlukan biaya sekitar Rp250 juta,” katanya.

Baca Juga :  Mulai dari Orang Tua

Ketua Pembimas Buddha Provinsi Kalbar, Naryoto mengapresiasi atas peresmian vihara yang dirangkai dengan vaksinasi dan pembagian sembako serta ikan. Diharapkan ini menjadi upaya bersama dalam berbuat kebaikan antar sesama.

Bupati Sambas, H Satono menyampaikan apresiasinya, dimana kegiatan yang dikoordinir ini mendapatkan antusias masyarakat. “Kami apresiasi kepada Mr Atonk dan kawan-kawan, yang sudah jauh datang dari Pemangkat mendukung pelaksanaan vaksinasi,” katanya. Satono berharap, apa yang dilakukan di Kecamatan Jawai Selatan ini, yakni peresmian Vihara dirangkai dengan vaksinasi massal, bisa dilaksanakan di kecamatan dan desa lain di Kabupaten Sambas.

Bupati Sambas juga berharap masyarakat untuk tetap waspada, karena covid 19 belum berakhir. Tetap patuhi protokol kesehatan yakni kenakan masker, rajin berolahraga  dan jangan lupa mengkonsumsi buah jeruk Sambas untuk meningkatkan imun tubuh.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/