alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Logistik Bantuan, Didistribusikan Ke Korban Banjir di Paloh

Bupati Minta BPBD Terus Monitor

SAMBAS – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH, Minggu (8/12) akan langsung mengantarkan logistik kepada korban banjir di sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Paloh.

“Saat terjadi banjir, saya sudah langsung instruksikan ke BPBD Sambas, untuk memantau dan memonitor kondisi secara langsung di Paloh. Dan itu (memonitor) harus terus dilakukan. BPBD Sambas sudah melaksanakan itu, dan pada Sabtu (7/12) Wabup Sambas juga sudah turun ke lokasi,” kata H Atbah Romin Suhaili Lc MH.

Kemudian pada Minggu (8/12) dirinya akan turun langsung ke Paloh, sekaligus membawa logistik bantuan yang diperlukan bagi masyarakat yang menjadi korban banjir.

“Minggu pagi, saya akan ke Paloh melihat kondisi dan sekaligus membawa logistik bantuan yang dibutuhkan korban banjir,” katanya.

Atbah juga meminta, perkembangan kondisi banjir di Paloh, harus dipantau secara terus menerus. Sehingga langkah antisipasi dan lainnya, bisa segera dilaksanakan.

“Saya sudah sampaikan juga ke BPBD, untuk terus memonitor, kemudian melihat wilayah, kecamatan, desa lainnya yang mungkin terdampak banjir. Kami berharap dengan monitoring yang dilakukan secara intens bisa mengurangi dampak, karena BPBD punya cara atau teknik untuk mengatasi itu, jadi yang penting,” katanya.

Baca Juga :  SDN 15 Seburing Segera Direnovasi Total

Bupati Sambas juga sudah memerintahkan Sekda Sambas, untuk mengkoordinir Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain melalui BPBD dalam upaya secara bersama membantu masyarakat korban banjir.

“Sekda juga sudah memerintahkan untuk mengajak semua pihak terkait, karena ini upaya bersama guna mengatasi adanya bencana melalui BPBD. Misalnya dalam kesehatan koordinasikan dengan Dinas Kesehatan, kemudian berkaitan dengan adanya bangunan sekolah yang terkena koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal ini dilaksanakan supaya masyarakat yang terkena banjir diperhatikan, jangan sampai terkena penyakit akibat banjir,” katanya.

Ketika ditanya apakah perlu penetapan Kejadian Luar Biasa atau KLB atas banjir Paloh. Bupati Sambas menegaskan belum.

Sementara itu, Sepanjang jalan menuju Kecamatan Paloh terendam banjir. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah SH MH saat memantau langsung banjir di Desa Nibung.

Wakil Bupati juga melihat langsung kondisi pasien yang masih di rawat di Puskesmas Paloh. Ia berterima kasih atas partisipasi warga masyarakat yang proaktif dalam membantu pasien dan warga yang tertimpa musibah, salah satu contohnya dengan menyiapkan sampan untuk digunakan sebagai alat transportasi. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap banjir yang sedang terjadi dan berhati-hati terhadap binatang yang berbisa dan juga aliran listrik,” katanya.

Baca Juga :  Pulang dari Malaysia, Warga Sambas Diisolasi di RS Abdul Aziz

Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu faktor banjir hingga setinggi lutut orang dewasa ini telah merendam beberapa rumah warga, Puskesmas Paloh bahkan sekolah-sekolah yang berada di sekitar Desa Nibung. “Selain rumah warga, beberapa fasilitas yang ada seperti Puskesmas dan beberapa sekolah terendam banjir,” katanya.

Hairiah berharap pada seluruh warga untuk membersihkan saluran-saluran air, parit-parit dan selokan, juga memberikan arahan kepada aparat desa untuk segera mendata korban yang terkena dampak banjir dan menyediakan lokasi untuk tempat evakuasi. Dirinya berharap semoga banjir segera surut sehingga masyarakat dapat beraktifitas seperti sedia kala. Dalam kesempatan tersebut memberikan santunan yang di terima langsung Pj. Desa Nibung untuk digunakan sepenuhnya membantu warga masyarakat yang terkena dampak dari banjir.(fah)

Bupati Minta BPBD Terus Monitor

SAMBAS – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH, Minggu (8/12) akan langsung mengantarkan logistik kepada korban banjir di sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Paloh.

“Saat terjadi banjir, saya sudah langsung instruksikan ke BPBD Sambas, untuk memantau dan memonitor kondisi secara langsung di Paloh. Dan itu (memonitor) harus terus dilakukan. BPBD Sambas sudah melaksanakan itu, dan pada Sabtu (7/12) Wabup Sambas juga sudah turun ke lokasi,” kata H Atbah Romin Suhaili Lc MH.

Kemudian pada Minggu (8/12) dirinya akan turun langsung ke Paloh, sekaligus membawa logistik bantuan yang diperlukan bagi masyarakat yang menjadi korban banjir.

“Minggu pagi, saya akan ke Paloh melihat kondisi dan sekaligus membawa logistik bantuan yang dibutuhkan korban banjir,” katanya.

Atbah juga meminta, perkembangan kondisi banjir di Paloh, harus dipantau secara terus menerus. Sehingga langkah antisipasi dan lainnya, bisa segera dilaksanakan.

“Saya sudah sampaikan juga ke BPBD, untuk terus memonitor, kemudian melihat wilayah, kecamatan, desa lainnya yang mungkin terdampak banjir. Kami berharap dengan monitoring yang dilakukan secara intens bisa mengurangi dampak, karena BPBD punya cara atau teknik untuk mengatasi itu, jadi yang penting,” katanya.

Baca Juga :  PLN Kalbar Resmikan Kemandirian Energi di Perbatasan

Bupati Sambas juga sudah memerintahkan Sekda Sambas, untuk mengkoordinir Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain melalui BPBD dalam upaya secara bersama membantu masyarakat korban banjir.

“Sekda juga sudah memerintahkan untuk mengajak semua pihak terkait, karena ini upaya bersama guna mengatasi adanya bencana melalui BPBD. Misalnya dalam kesehatan koordinasikan dengan Dinas Kesehatan, kemudian berkaitan dengan adanya bangunan sekolah yang terkena koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal ini dilaksanakan supaya masyarakat yang terkena banjir diperhatikan, jangan sampai terkena penyakit akibat banjir,” katanya.

Ketika ditanya apakah perlu penetapan Kejadian Luar Biasa atau KLB atas banjir Paloh. Bupati Sambas menegaskan belum.

Sementara itu, Sepanjang jalan menuju Kecamatan Paloh terendam banjir. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah SH MH saat memantau langsung banjir di Desa Nibung.

Wakil Bupati juga melihat langsung kondisi pasien yang masih di rawat di Puskesmas Paloh. Ia berterima kasih atas partisipasi warga masyarakat yang proaktif dalam membantu pasien dan warga yang tertimpa musibah, salah satu contohnya dengan menyiapkan sampan untuk digunakan sebagai alat transportasi. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap banjir yang sedang terjadi dan berhati-hati terhadap binatang yang berbisa dan juga aliran listrik,” katanya.

Baca Juga :  Lagi, WHW-CMI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu faktor banjir hingga setinggi lutut orang dewasa ini telah merendam beberapa rumah warga, Puskesmas Paloh bahkan sekolah-sekolah yang berada di sekitar Desa Nibung. “Selain rumah warga, beberapa fasilitas yang ada seperti Puskesmas dan beberapa sekolah terendam banjir,” katanya.

Hairiah berharap pada seluruh warga untuk membersihkan saluran-saluran air, parit-parit dan selokan, juga memberikan arahan kepada aparat desa untuk segera mendata korban yang terkena dampak banjir dan menyediakan lokasi untuk tempat evakuasi. Dirinya berharap semoga banjir segera surut sehingga masyarakat dapat beraktifitas seperti sedia kala. Dalam kesempatan tersebut memberikan santunan yang di terima langsung Pj. Desa Nibung untuk digunakan sepenuhnya membantu warga masyarakat yang terkena dampak dari banjir.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/