alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Pawai Taaruf Sambut Ramadan Tak Digelar

SAMBAS – Pawai taaruf menjelang Ramadan yang biasanya digelar Pemerintah Kabupaten Sambas. Namun tahun ini, sesuai kesepakatan bersama tak dilaksanakan, sebagai upaya bersama mencegah penyebaran Covid-19.

Meniadakan Pawai taaruf tersebut merupakan salah satu poin penting hasil Rapat Koordinasi Pemkab Sambas bersama Forkopimda, Tokoh Agama, Pimpinan Ormas, Kemenag Sambas, dan pihak kecamatan. Rapat yang dilaksanakan Bagian Kesra Setda Kabupaten Sambas, Kamis (8/4) di aula pertemuan Kantor Bappeda Sambas itu, dihadiri bupati.

Kasubbag Bina Mental Spiritual Bagian Kesra Setda Sambas, Feri mengatakan, setiap tahun secara rutin menjelang Ramadan, Pemkab mengadakan kegiatan rutin. Kegiatan ini berupa Rakor menyambut Ramadan. Rapat itu untuk masukan, saran yang nantinya menjadi kesepakatan bersama dalam membuat kebijakan.

Dari hasil Rakor, kemarin, sejumlah kesepakatan diputuskan bersama. Pertama, untuk Safari Ramadan Pemkab Sambas bersama Forkopimda dan instansi vertikal lainnya serta forkopimcam, tetap dilaksanakan, dengan mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  OPD Harus Punya Program

“Safari Ramadan Pemkab Sambas tetap dilaksanakan ke seluruh kecamatan yang ada. Dan itu digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Feri, ditemui usai Rakor menjelang Ramadan, Kamis (8/4).

Hanya saja, pelaksanaan pawai taaruf menyambut Ramadan, Pemkab Sambas, setelah berkoordinasi dengan Polres, Kodim dan Yonif 645 Sambas, Kejari Sambas, Kemenag Sambas, tahun ini tak bisa dilaksanakan. “Pemkab Sambas tak mengadakan pawai akbar sambut Ramadan, dikarenakan pandemi Covid-19 belum berakhir,” katanya.

Sebagai tindak lanjut hasil kesepakatan ini, nantinya akan disosialisasikan dalam bentuk Surat Edaran Bupati Sambas, yang juga berisikan jadwal Safari Ramadan Pemkab Sambas.

SE nantinya juga  berisi terkait upaya bersama menjaga kerukunan umat beragama, upaya bersama menjaga Kamtibmas, termasuk upaya bersama mencegah penyakit masyarakat, sehingga pelaksanaan ibadah selama Ramadan bagi masyarakat Kabupaten Sambas terutama yang beragama Islam bisa kusyuk.

Baca Juga :  Imlek dan Cap Go Meh, Pemangkat Nomor Dua

Disampaikan Atbah, sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan yang sangat mulia, dimana Allah SWT menyiapkan pahala berlibat ganda setiap ibadah yang dilaksanakan di bulan suci tersebut. “Mari manfaatkan sebaik-baiknya bulan yang penuh berkah, pengampunan dan berlipat pahalanya. Jadikan bulan ini bulan Alquran, kalau bisa fokuskan untuk membaca Alquran,” katanya.

Sesuai riwayat sahabat Nabi, jadikan Ramadan bulan yang memberikan efek baik lama membangun kebeningan, kesucian dan kebersihan hati. “Seperti salah satu Sahabat Nabi, efek Ramadan sampai enam bulan, seolah-olah hidup di Ramadan setelah enam bulan Ramadan, semangat menjaga hati, lidah untuk tak macam-macam. Kalau sudah lewat enam bulan maka bersiap-siaplah untuk menyambut Ramadan kembali,” katanya. (fah)

SAMBAS – Pawai taaruf menjelang Ramadan yang biasanya digelar Pemerintah Kabupaten Sambas. Namun tahun ini, sesuai kesepakatan bersama tak dilaksanakan, sebagai upaya bersama mencegah penyebaran Covid-19.

Meniadakan Pawai taaruf tersebut merupakan salah satu poin penting hasil Rapat Koordinasi Pemkab Sambas bersama Forkopimda, Tokoh Agama, Pimpinan Ormas, Kemenag Sambas, dan pihak kecamatan. Rapat yang dilaksanakan Bagian Kesra Setda Kabupaten Sambas, Kamis (8/4) di aula pertemuan Kantor Bappeda Sambas itu, dihadiri bupati.

Kasubbag Bina Mental Spiritual Bagian Kesra Setda Sambas, Feri mengatakan, setiap tahun secara rutin menjelang Ramadan, Pemkab mengadakan kegiatan rutin. Kegiatan ini berupa Rakor menyambut Ramadan. Rapat itu untuk masukan, saran yang nantinya menjadi kesepakatan bersama dalam membuat kebijakan.

Dari hasil Rakor, kemarin, sejumlah kesepakatan diputuskan bersama. Pertama, untuk Safari Ramadan Pemkab Sambas bersama Forkopimda dan instansi vertikal lainnya serta forkopimcam, tetap dilaksanakan, dengan mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  Seleksi CPNS Diumumkan

“Safari Ramadan Pemkab Sambas tetap dilaksanakan ke seluruh kecamatan yang ada. Dan itu digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Feri, ditemui usai Rakor menjelang Ramadan, Kamis (8/4).

Hanya saja, pelaksanaan pawai taaruf menyambut Ramadan, Pemkab Sambas, setelah berkoordinasi dengan Polres, Kodim dan Yonif 645 Sambas, Kejari Sambas, Kemenag Sambas, tahun ini tak bisa dilaksanakan. “Pemkab Sambas tak mengadakan pawai akbar sambut Ramadan, dikarenakan pandemi Covid-19 belum berakhir,” katanya.

Sebagai tindak lanjut hasil kesepakatan ini, nantinya akan disosialisasikan dalam bentuk Surat Edaran Bupati Sambas, yang juga berisikan jadwal Safari Ramadan Pemkab Sambas.

SE nantinya juga  berisi terkait upaya bersama menjaga kerukunan umat beragama, upaya bersama menjaga Kamtibmas, termasuk upaya bersama mencegah penyakit masyarakat, sehingga pelaksanaan ibadah selama Ramadan bagi masyarakat Kabupaten Sambas terutama yang beragama Islam bisa kusyuk.

Baca Juga :  Cek Kesehatan di Pintu Masuk Sambas

Disampaikan Atbah, sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan yang sangat mulia, dimana Allah SWT menyiapkan pahala berlibat ganda setiap ibadah yang dilaksanakan di bulan suci tersebut. “Mari manfaatkan sebaik-baiknya bulan yang penuh berkah, pengampunan dan berlipat pahalanya. Jadikan bulan ini bulan Alquran, kalau bisa fokuskan untuk membaca Alquran,” katanya.

Sesuai riwayat sahabat Nabi, jadikan Ramadan bulan yang memberikan efek baik lama membangun kebeningan, kesucian dan kebersihan hati. “Seperti salah satu Sahabat Nabi, efek Ramadan sampai enam bulan, seolah-olah hidup di Ramadan setelah enam bulan Ramadan, semangat menjaga hati, lidah untuk tak macam-macam. Kalau sudah lewat enam bulan maka bersiap-siaplah untuk menyambut Ramadan kembali,” katanya. (fah)

Most Read

Pemkab Dapat Bantuan Dua Tenda

Martin Minta Kades tak Semena-mena

Sanksi Tegas Parkir Sembarangan

Artikel Terbaru

/