alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Rumah Produksi Mocaf

DESA Sebayan sekarang sudah memiliki rumah produksi tepung mocaf. Setelah bangunan yang berada di Dusun Sedayan tersebut secara resmi dan diserahterimakan dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kalimantan Barat kepada pihak desa.

Sebelumnya, Desa Sebayan berhasil meluncurkan Bumdes dan program toganya. Kini, ditambah lagi sudah bisa memproduksi tepung mocaf yang merupakan hasil sinergi Pemerintah Desa, Dinas Perkim-LH, dan Program KOTAKU dalam upaya memberdayakan potensi ekonomi.

Camat Sambas, Alpian, berharap tepung mocaf ini menjadi produk unggulan Desa Sebayan. Diharapkan dia selanjutnya, produksi bisa kontinyu dan konsisten dalam menjaga kualitas. “Produk tepung mocaf Desa Sebayan harus dikembangkan. BUMDes Sebayan harus mendukung agar berkembang, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Asrama Sambas Gelar Penanaman Cemara dan Pelepasan Tukik

Kepala Desa Sebayan, Al Insan mengatakan tepung mocaf menjadi produk mandiri warga yang memiliki prospek menjanjikan. “Usaha tepung mocaf  ini menunjukkan prospek positif, dengan adanya bantuan program dari PNPM Kotaku yaitu berupa pembangunan rumah produksi dan akses jalan Dusun Sedayan menuju rumah produksi, ke depannya akan berkembang,” katanya.

Dalam peresmian Rumah Produksi, diserahkan secara simbolis sertifikat program dari PNPM Kotaku kepada tiga kecamatan yang menjadi sasaran program drainase dari PNPM Kotaku, yaitu Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat diwakili Dedi Mulyadi, Desa Penjajap Kecamatan Pemangkat diwakili Map Rudin, dan Desa Sebayan Kecamatan Sambas diwakili Mukshin. (fah)

DESA Sebayan sekarang sudah memiliki rumah produksi tepung mocaf. Setelah bangunan yang berada di Dusun Sedayan tersebut secara resmi dan diserahterimakan dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kalimantan Barat kepada pihak desa.

Sebelumnya, Desa Sebayan berhasil meluncurkan Bumdes dan program toganya. Kini, ditambah lagi sudah bisa memproduksi tepung mocaf yang merupakan hasil sinergi Pemerintah Desa, Dinas Perkim-LH, dan Program KOTAKU dalam upaya memberdayakan potensi ekonomi.

Camat Sambas, Alpian, berharap tepung mocaf ini menjadi produk unggulan Desa Sebayan. Diharapkan dia selanjutnya, produksi bisa kontinyu dan konsisten dalam menjaga kualitas. “Produk tepung mocaf Desa Sebayan harus dikembangkan. BUMDes Sebayan harus mendukung agar berkembang, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Atbah Ingin Pelaku UMKM dan Industri Lokal Tersenyum Lebar

Kepala Desa Sebayan, Al Insan mengatakan tepung mocaf menjadi produk mandiri warga yang memiliki prospek menjanjikan. “Usaha tepung mocaf  ini menunjukkan prospek positif, dengan adanya bantuan program dari PNPM Kotaku yaitu berupa pembangunan rumah produksi dan akses jalan Dusun Sedayan menuju rumah produksi, ke depannya akan berkembang,” katanya.

Dalam peresmian Rumah Produksi, diserahkan secara simbolis sertifikat program dari PNPM Kotaku kepada tiga kecamatan yang menjadi sasaran program drainase dari PNPM Kotaku, yaitu Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat diwakili Dedi Mulyadi, Desa Penjajap Kecamatan Pemangkat diwakili Map Rudin, dan Desa Sebayan Kecamatan Sambas diwakili Mukshin. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/