alexametrics
33 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

BMKG Paloh Dambakan Radar Baru

SAMBAS – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singkawang sebagai Pengelola Barang Milik Negara (BMN) memiliki kewajiban melakukan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian BMN.  Dalam rangka melaksanakan hal tersebut, pada Selasa (8/6), KPKNL Singkawang melakukan Pengukuran Tingkat Kesesuaian Penggunaan BMN dengan Standar Barang dan Standar Kebutuhan (SBSK) terhadap data BMN yang ada di satuan kerja.

SBSK BMN sangat penting sebagai standardisasi yang mampu memberikan kepastian tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan BMN oleh seluruh pengguna barang.  Pengelolaan dan penatausahaan BMN yang sesuai dengan ketentuan menjadi kunci penting untuk menunjukkan kontribusi BMN kepada APBN.

Kegiatan pendataan BMN kali ini dilaksanakan pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Kelas III Paloh (BMKG Paloh) yang berada di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Survei lapangan terhadap BMN berupa kendaraan dinas milik Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas. IST

Menurut laman resmi BMKG Paloh, Stasiun Meteorologi Paloh dibangun pada tahun 1980 dan mulai aktif beroperasi pada Mei 1982 dengan tugas pokok melaksanakan pengamatan, pengumpulan dan penyebaran data, pengolahan, analisis dan prakiraan di dalam wilayahnya serta pelayanan jasa meteorologi. Berkaitan dengan hal tersebut, BMKG Sambas memberikan kontribusi atas PNBP dari pelayanan jasa meteorologi.

Mengingat lokasinya yang cukup jauh, yakni menempuh waktu sekitar empat  jam dari Kota Singkawang, tim Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Singkawang sudah bertolak untuk memulai perjalanannya menuju kantor BMKG Paloh pada pukul 06.00 WIB.

Baca Juga :  Penularan HIV Terus Terjadi, Penyebaran Lebih Cepat Dibanding Penanggulangan

Sesampainya di kantor BMKG Paloh, tim disambut oleh Kepala Stasiun, Dharmawan Wahyu Adhi, S.P. didampingi oleh Petugas BMN Ria Aspriyanti, S.AP.  Kepala Stasiun menyampaikan bahwa penggunaan tanah pada BMKG sudah sangat optimal, baik kantor maupun rumah negara.  Namun BMKG masih sangat membutuhkan adanya kantor di Kota Singkawang sebagai kantor layanan publik mengingat lokasi yang sangat jauh dari kota, sehingga menghambat stakeholder yang membutuhkan layanan.  Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh pada kontribusi PNBP yang bisa diberikan oleh BMKG Paloh.

Selain itu, kantor baru dibutuhkan untuk pemasangan radar karena saat ini BMKG Paloh masih menggunakan satelit yang informasinya bersifat delay, sementara di Kalimantan Barat hanya terdapat dua  radar, yakni di Pontianak dan Sintang. Apabila terdapat radar baru maka data yang didapatkan bersifat real time sehingga tentunya mendukung layanan BMKG Paloh bagi pihak yang membutuhkan.

Adanya rencana bandara baru di Kota Singkawang juga perlu didukung dengan keberadaan stasiun meteorologi karena sebelum bandara beroperasi harus ada BMKG sebagai syarat utama uji coba landing pesawat.  Dengan demikian, BMKG Paloh mengharapkan jika terdapat BMN idle dapat digunakan untuk kantor BMKG mengingat sangat pentingnya keberadaan BMKG di Kota Singkawang. Oleh karena itu, dengan perhitungan SBSK diharapkan jika diketahui terdapat aset idle di Kota Singkawang maka akan diusulkan untuk digunakan oleh BMKG Paloh.

Baca Juga :  Vaksinasi Nelayan Sambut HUT Bhayangkara di PT. UJPS

Selain pendataan BMN, tim KPKNL Singkawang juga menerjunkan Tim Penilai untuk melakukan survei lapangan terhadap BMN berupa kendaraan dinas milik Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas pada Kamis, 10 Juni 2021.  Adapun kendaraan dinas yang dinilai terdiri dari 1 mobil pick up merk Great Wall, 2 motor Yamaha RX King, 1 motor Honda Supra Fit, 1 motor Honda Mega Pro, dan 1 motor Honda GL Pro.  Penilaian tersebut dilakukan dalam rangka pemindahtanganan dengan tindak lanjut penjualan secara lelang.

Tim Penilai KPKNL Singkawang yang beranggotakan Dhyan Virawan Suhendra dan Decky Fitriadi diterima dengan ramah oleh Kepala Urusan Umum Kanim Kelas II TPI Sambas, Bp. Achmad Subhi yang memandu tim untuk mengecek kondisi kendaraan dinas yang akan dilelang tersebut.  Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi kendaraan sesuai dengan data permohonan.(*)

SAMBAS – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singkawang sebagai Pengelola Barang Milik Negara (BMN) memiliki kewajiban melakukan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian BMN.  Dalam rangka melaksanakan hal tersebut, pada Selasa (8/6), KPKNL Singkawang melakukan Pengukuran Tingkat Kesesuaian Penggunaan BMN dengan Standar Barang dan Standar Kebutuhan (SBSK) terhadap data BMN yang ada di satuan kerja.

SBSK BMN sangat penting sebagai standardisasi yang mampu memberikan kepastian tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan BMN oleh seluruh pengguna barang.  Pengelolaan dan penatausahaan BMN yang sesuai dengan ketentuan menjadi kunci penting untuk menunjukkan kontribusi BMN kepada APBN.

Kegiatan pendataan BMN kali ini dilaksanakan pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Kelas III Paloh (BMKG Paloh) yang berada di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Survei lapangan terhadap BMN berupa kendaraan dinas milik Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas. IST

Menurut laman resmi BMKG Paloh, Stasiun Meteorologi Paloh dibangun pada tahun 1980 dan mulai aktif beroperasi pada Mei 1982 dengan tugas pokok melaksanakan pengamatan, pengumpulan dan penyebaran data, pengolahan, analisis dan prakiraan di dalam wilayahnya serta pelayanan jasa meteorologi. Berkaitan dengan hal tersebut, BMKG Sambas memberikan kontribusi atas PNBP dari pelayanan jasa meteorologi.

Mengingat lokasinya yang cukup jauh, yakni menempuh waktu sekitar empat  jam dari Kota Singkawang, tim Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Singkawang sudah bertolak untuk memulai perjalanannya menuju kantor BMKG Paloh pada pukul 06.00 WIB.

Baca Juga :  Lelang Eksekusi Harta Pailit, PT. Arena Maju Bersama Laku Rp12 M 

Sesampainya di kantor BMKG Paloh, tim disambut oleh Kepala Stasiun, Dharmawan Wahyu Adhi, S.P. didampingi oleh Petugas BMN Ria Aspriyanti, S.AP.  Kepala Stasiun menyampaikan bahwa penggunaan tanah pada BMKG sudah sangat optimal, baik kantor maupun rumah negara.  Namun BMKG masih sangat membutuhkan adanya kantor di Kota Singkawang sebagai kantor layanan publik mengingat lokasi yang sangat jauh dari kota, sehingga menghambat stakeholder yang membutuhkan layanan.  Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh pada kontribusi PNBP yang bisa diberikan oleh BMKG Paloh.

Selain itu, kantor baru dibutuhkan untuk pemasangan radar karena saat ini BMKG Paloh masih menggunakan satelit yang informasinya bersifat delay, sementara di Kalimantan Barat hanya terdapat dua  radar, yakni di Pontianak dan Sintang. Apabila terdapat radar baru maka data yang didapatkan bersifat real time sehingga tentunya mendukung layanan BMKG Paloh bagi pihak yang membutuhkan.

Adanya rencana bandara baru di Kota Singkawang juga perlu didukung dengan keberadaan stasiun meteorologi karena sebelum bandara beroperasi harus ada BMKG sebagai syarat utama uji coba landing pesawat.  Dengan demikian, BMKG Paloh mengharapkan jika terdapat BMN idle dapat digunakan untuk kantor BMKG mengingat sangat pentingnya keberadaan BMKG di Kota Singkawang. Oleh karena itu, dengan perhitungan SBSK diharapkan jika diketahui terdapat aset idle di Kota Singkawang maka akan diusulkan untuk digunakan oleh BMKG Paloh.

Baca Juga :  Penularan HIV Terus Terjadi, Penyebaran Lebih Cepat Dibanding Penanggulangan

Selain pendataan BMN, tim KPKNL Singkawang juga menerjunkan Tim Penilai untuk melakukan survei lapangan terhadap BMN berupa kendaraan dinas milik Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas pada Kamis, 10 Juni 2021.  Adapun kendaraan dinas yang dinilai terdiri dari 1 mobil pick up merk Great Wall, 2 motor Yamaha RX King, 1 motor Honda Supra Fit, 1 motor Honda Mega Pro, dan 1 motor Honda GL Pro.  Penilaian tersebut dilakukan dalam rangka pemindahtanganan dengan tindak lanjut penjualan secara lelang.

Tim Penilai KPKNL Singkawang yang beranggotakan Dhyan Virawan Suhendra dan Decky Fitriadi diterima dengan ramah oleh Kepala Urusan Umum Kanim Kelas II TPI Sambas, Bp. Achmad Subhi yang memandu tim untuk mengecek kondisi kendaraan dinas yang akan dilelang tersebut.  Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi kendaraan sesuai dengan data permohonan.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/