alexametrics
24 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Tim Tanggap Corona Dibentuk

SAMBAS – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH menegaskan kepada Kepala Dinas Kesehatan serta Tim Tanggap Penularan Coronavirus yang telah terbentuk, untuk selalu waspada dan meningkatkan pengawasan agar Covid19 tak masuk Sambas. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi dan pembentukan Tim Tanggap dan Respons Penularan Coronavirus (Covid19) Kabupaten Sambas, Rabu (11/3) di aula utama Kantor Bupati Sambas.

“Saya sebagai Bupati akan memantau langsung, karena pak Gubernur juga fokus dengan masalah ini (corona). Jangan sampai ada satu orang pun di Sambas terkena virus corona, jadi Dinkes bersama Tim yang sudah dibentuk, harus meningkatkan kewaspadaan. Terutama di pintu-pintu masuk Sambas, mulai dari PLBN, harus dijaga, jangan sampai lengah,” kata Bupati Sambas.

Menurutnya, corona sudah menjadi persoalan dunia. WHO sudah menetapkan virus ini membahayakan dunia, yang bahkan di Indonesia kabar terbaru sudah ada 27 orang positif dan satu orang dinyatakan meninggal dunia gegara corona. “Mari berdoa, Sambas jangan sampai ada. Jangan ada yang demam, flu, pilek, batuk. Antisipasi secepatnya, harus optimal melaksanakan pengawasan, semua yang berpotensi membawa penyakit itu, harus dicegah,” kata Atbah.

Baca Juga :  Antusias Lansia Sadar Vaksin COVID-19

Berikan juga edukasi kepada masyarakat secara terus menerus, agar bisa secara mandiri melakukan pencegahan. “Berikan edukasi ke masyarakat Sambas secara baik, benar dan terus menerus agar mereka bisa secara mandiri mencegah penularan corona,” katanya. Atbah juga cukup prihatin, karena corona membuat Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara perjalanan umroh. Dan kalau kondisi ini tak juga membaik, dirinya khawatir bisa juga berdampak pada perjalanan haji di tahun ini. “Saya cukup sedih, gegara corona umroh dihentikan sementara, kalau kondisi ini belum membaik dikhawatirkan juga mengancam pelaksanaan ibadah haji. Karena informasi dari anak saya yang kuliah di sana (Arab) serta dari kawan-kawan saya, Masjid di Madinah biasanya penuh, saat ini juga dibatasi sehingga nampak kosong.

Baca Juga :  Polres dan Parmusi Kalbar Bagikan Paket Bantuan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani menyebutkan pembentukan tim pencegahan penularan corona di Kabupaten Sambas, merupakan yang pertama di Kalimantan Barat. Diharapkan, ini menjadi kesiapsiagaan semua pihak di Sambas untuk mencegah penyakit tersebut. Dalam kesempatan itu, Fatah juga memaparkan berkaitan dengan perkembangan virus corona, termasuk beberapa upaya untuk mencegah penyebarannya. “Terapkan hidup bersih dan sehat, jangan kunjungi daerah terpapar, ini menjadi beberapa langkah untuk menghindari,” katanya.

Kabagren Polres Sambas, Kompol Samidi menyebutkan Polres Sambas mendukung terbentuknya Tim Tanggap dan Respons Penularan Coronavirus (Covid19) Kabupaten Sambas. Dalam pembentukan Tim, Ketua 1 dijabat Sekda Kabupaten Sambas. Kemudian semua pihak, mulai Polres, Kejari, TNI, PLBN, Imigrasi, Karantina termasuk OPD di lingkungan Pemkab Sambas, dilibatkan.(fah)

SAMBAS – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH menegaskan kepada Kepala Dinas Kesehatan serta Tim Tanggap Penularan Coronavirus yang telah terbentuk, untuk selalu waspada dan meningkatkan pengawasan agar Covid19 tak masuk Sambas. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi dan pembentukan Tim Tanggap dan Respons Penularan Coronavirus (Covid19) Kabupaten Sambas, Rabu (11/3) di aula utama Kantor Bupati Sambas.

“Saya sebagai Bupati akan memantau langsung, karena pak Gubernur juga fokus dengan masalah ini (corona). Jangan sampai ada satu orang pun di Sambas terkena virus corona, jadi Dinkes bersama Tim yang sudah dibentuk, harus meningkatkan kewaspadaan. Terutama di pintu-pintu masuk Sambas, mulai dari PLBN, harus dijaga, jangan sampai lengah,” kata Bupati Sambas.

Menurutnya, corona sudah menjadi persoalan dunia. WHO sudah menetapkan virus ini membahayakan dunia, yang bahkan di Indonesia kabar terbaru sudah ada 27 orang positif dan satu orang dinyatakan meninggal dunia gegara corona. “Mari berdoa, Sambas jangan sampai ada. Jangan ada yang demam, flu, pilek, batuk. Antisipasi secepatnya, harus optimal melaksanakan pengawasan, semua yang berpotensi membawa penyakit itu, harus dicegah,” kata Atbah.

Baca Juga :  Distribusi Gas Belum Tepat Sasaran

Berikan juga edukasi kepada masyarakat secara terus menerus, agar bisa secara mandiri melakukan pencegahan. “Berikan edukasi ke masyarakat Sambas secara baik, benar dan terus menerus agar mereka bisa secara mandiri mencegah penularan corona,” katanya. Atbah juga cukup prihatin, karena corona membuat Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara perjalanan umroh. Dan kalau kondisi ini tak juga membaik, dirinya khawatir bisa juga berdampak pada perjalanan haji di tahun ini. “Saya cukup sedih, gegara corona umroh dihentikan sementara, kalau kondisi ini belum membaik dikhawatirkan juga mengancam pelaksanaan ibadah haji. Karena informasi dari anak saya yang kuliah di sana (Arab) serta dari kawan-kawan saya, Masjid di Madinah biasanya penuh, saat ini juga dibatasi sehingga nampak kosong.

Baca Juga :  Anak Penggal Ayah Kandung, Pikul Sendiri Mayat Korban ke Kuburan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani menyebutkan pembentukan tim pencegahan penularan corona di Kabupaten Sambas, merupakan yang pertama di Kalimantan Barat. Diharapkan, ini menjadi kesiapsiagaan semua pihak di Sambas untuk mencegah penyakit tersebut. Dalam kesempatan itu, Fatah juga memaparkan berkaitan dengan perkembangan virus corona, termasuk beberapa upaya untuk mencegah penyebarannya. “Terapkan hidup bersih dan sehat, jangan kunjungi daerah terpapar, ini menjadi beberapa langkah untuk menghindari,” katanya.

Kabagren Polres Sambas, Kompol Samidi menyebutkan Polres Sambas mendukung terbentuknya Tim Tanggap dan Respons Penularan Coronavirus (Covid19) Kabupaten Sambas. Dalam pembentukan Tim, Ketua 1 dijabat Sekda Kabupaten Sambas. Kemudian semua pihak, mulai Polres, Kejari, TNI, PLBN, Imigrasi, Karantina termasuk OPD di lingkungan Pemkab Sambas, dilibatkan.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/