alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Dukung Program Vaksinasi Nasional

DALAM memaksimalkan program vaksinasi nasional, sejumlah pihak mendukung pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, juga ajakan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, rajin cuci tangan dan menghindari kerumunan.

Seperti yang dilakukan Ketua PD Majelis Agama Buddha Tridharma Kabupaten Sambas, Atong. Pihaknya mendukung pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di Kabupaten Sambas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, untuk mendukung program vaksinasi Nasional di Kabupaten Sambas,” kata Atong, yang juga Ketua Pengurus Yayasan Tri Dharma Pemangkat.

Atong yang merupakan pengusaha muda bidang perikanan tersebut, menyebutkan vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah, saat ini masih digratiskan. Sehingga manfaatkan sebaik kesempatan ini.

“Vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kekebalan masyarakat, sehingga harus didukung bersama,” katanya.

Baca Juga :  PPKM Mikro Landak Berlanjut

Data terbaru dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, sebanyak 15.011.348 orang sudah divaksinasi COVID-19 dengan dosis lengkap atau dua kali suntikan atau bertambah 42.018 orang pada 11 Juli 2021.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di Jakarta, Ahad, mencatat sebanyak 36.267.019 orang telah menjalani vaksinasi COVID-19 dengan dosis pertama atau bertambah sebanyak 73.943 orang.

Pemerintah Indonesia menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 40.349.049 orang.

Para penerima vaksin COVID-19 diantaranya mencakup tenaga kesehatan, pegawai pemerintah, pejabat negara, petugas layanan publik, para lanjut usia (lansia), wartawan, pedagang pasar, karyawan, tokoh agama, dan guru/dosen.

Setelah mendapat vaksin COVID-19, masyarakat diminta untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.

Baca Juga :  Dewan Cek Tumpahan CPO di Sungai

Protokol kesehatan itu meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. (fah/ant)

DALAM memaksimalkan program vaksinasi nasional, sejumlah pihak mendukung pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, juga ajakan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, rajin cuci tangan dan menghindari kerumunan.

Seperti yang dilakukan Ketua PD Majelis Agama Buddha Tridharma Kabupaten Sambas, Atong. Pihaknya mendukung pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di Kabupaten Sambas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, untuk mendukung program vaksinasi Nasional di Kabupaten Sambas,” kata Atong, yang juga Ketua Pengurus Yayasan Tri Dharma Pemangkat.

Atong yang merupakan pengusaha muda bidang perikanan tersebut, menyebutkan vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah, saat ini masih digratiskan. Sehingga manfaatkan sebaik kesempatan ini.

“Vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kekebalan masyarakat, sehingga harus didukung bersama,” katanya.

Baca Juga :  Pengelolaan Sumberdaya Alam Berbasis Masyarakat

Data terbaru dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, sebanyak 15.011.348 orang sudah divaksinasi COVID-19 dengan dosis lengkap atau dua kali suntikan atau bertambah 42.018 orang pada 11 Juli 2021.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di Jakarta, Ahad, mencatat sebanyak 36.267.019 orang telah menjalani vaksinasi COVID-19 dengan dosis pertama atau bertambah sebanyak 73.943 orang.

Pemerintah Indonesia menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 40.349.049 orang.

Para penerima vaksin COVID-19 diantaranya mencakup tenaga kesehatan, pegawai pemerintah, pejabat negara, petugas layanan publik, para lanjut usia (lansia), wartawan, pedagang pasar, karyawan, tokoh agama, dan guru/dosen.

Setelah mendapat vaksin COVID-19, masyarakat diminta untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.

Baca Juga :  Kabupaten Sambas Sudah Orange, Tak Lagi Zona Merah

Protokol kesehatan itu meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. (fah/ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/