23.9 C
Pontianak
Thursday, December 1, 2022

Sebanyak 852 Guru Terima SK Pengangkatan PPPK

SAMBAS – Pada Jumat (9/9) kemarin, Bupati Sambas Satono menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan kepada 852 orang guru PPPK di Gedung Serba Guna Desa Lumbang, Kecamatan Sambas. Kegiatan ini sendiri sempat tertunda. Tanpa menjelaskan secara detail apa kendala yang terjadi. Satono meminta maaf atas kendala tersebut.

“Atas nama pemerintah saya juga mohon maaf sebesar-besarnya. Selaku Kepala Daerah berusaha semaksimal mungkin agar semua mendapatkan haknya dan bisa mempercepat proses pembangunan sektor pendidikan di daerah melalui peran masing-masing,” kata Bupati Sambas.

Satono juga menyampaikan selamat kepada para guru PPPK yang telah resmi menerima SK sebagai PPPK, sehingga bisa menjadi dasar mengabdikan diri ditempat tugas masing-masing dengan penuh semangat dan keikhlasan. “ini adalah saat yang paling membahagiakan bagi 852 orang guru PPPK. Saya turut merasakan bahagia dan rasa haru, setelah perjuangan yang panjang akhirnya bisa menyerahkan SK Pengangkatan. Saya ucapkan selamat menjadi abdi negara dan bekerjalah dengan penuh semangat dan keikhlasan,” katanya.

Baca Juga :  Maju Sebagai Cabup Sambas, Hairiah Ingin Bangun Koalisi

Guru, sebutnya, sebagai tenaga pendidik punya peranan penting dalam pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sambas. Terutama di era yang serba modern sekarang, seorang guru dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi.

“Guru adalah ujung tombak pembangunan. Pendidikan dan kesehatan adalah sektor paling penting dan vital dalam memajukan suatu daerah. Jika guru dan tenaga kesehatan kurang maka dipastikan negara atau daerah tersebut akan lambat meraih kemajuan pembangunan yang diharapkan. Sesuai visi misi Sambas Berkemajuan,” katanya. (fah)

SAMBAS – Pada Jumat (9/9) kemarin, Bupati Sambas Satono menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan kepada 852 orang guru PPPK di Gedung Serba Guna Desa Lumbang, Kecamatan Sambas. Kegiatan ini sendiri sempat tertunda. Tanpa menjelaskan secara detail apa kendala yang terjadi. Satono meminta maaf atas kendala tersebut.

“Atas nama pemerintah saya juga mohon maaf sebesar-besarnya. Selaku Kepala Daerah berusaha semaksimal mungkin agar semua mendapatkan haknya dan bisa mempercepat proses pembangunan sektor pendidikan di daerah melalui peran masing-masing,” kata Bupati Sambas.

Satono juga menyampaikan selamat kepada para guru PPPK yang telah resmi menerima SK sebagai PPPK, sehingga bisa menjadi dasar mengabdikan diri ditempat tugas masing-masing dengan penuh semangat dan keikhlasan. “ini adalah saat yang paling membahagiakan bagi 852 orang guru PPPK. Saya turut merasakan bahagia dan rasa haru, setelah perjuangan yang panjang akhirnya bisa menyerahkan SK Pengangkatan. Saya ucapkan selamat menjadi abdi negara dan bekerjalah dengan penuh semangat dan keikhlasan,” katanya.

Baca Juga :  Giliran ASN dan Tokoh Masyarakat Divaksin

Guru, sebutnya, sebagai tenaga pendidik punya peranan penting dalam pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sambas. Terutama di era yang serba modern sekarang, seorang guru dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi.

“Guru adalah ujung tombak pembangunan. Pendidikan dan kesehatan adalah sektor paling penting dan vital dalam memajukan suatu daerah. Jika guru dan tenaga kesehatan kurang maka dipastikan negara atau daerah tersebut akan lambat meraih kemajuan pembangunan yang diharapkan. Sesuai visi misi Sambas Berkemajuan,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/