alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Dua Warga Sambas Positif, Perintahkan Lakukan Tracking

SAMBAS – Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid 19 yang adalah Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH langsung memerintahkan melaksanakan tracking secara maksimal. Hal ini setelah adanya informasi dari Kemenkes adanya dua kasus positif Covid 19 hasil swab, Rabu (13/5).

“Segera tracking, Kepada siapapun yang pernah bertemu dengan dua warga Kabupaten Sambas yang hasil Swab nya positif Covid 19,” kata Atbah, Rabu (13/5).

Data yang didapat, dua orang tersebut adalah suami istri, yang dalam riwayat perjalanannya, terutama sang suami pernah ikut kegiatan keagamaan di Gowa. Mereka tinggal di Dusun Tumpak Jawai Desa Pangkalan Kongsi Kecamatan Tebas.

“Ke duanya adalah suami istri, dan pernah mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa,” katanya.

Baca Juga :  Ekspor via PLBN Aruk Diapresiasi Kemenkeu

Atbah berharap, tracking ini juga bisa dimulai di rumah yang bersangkutan. Kemudian para tetangga, teman kerabat terutama yang pernah bertemu dengan ke duanya. Kemudian mengetatkan atau mengisolasi dimana yang berdua tinggal. “Kami sudah menyampaikan dan berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim Sambas, dusun yang bersangkutan akan diisolasi wilayah,” katanya.

Adanya temuan ini. Diharapkan menjadi upaya meningkatkan semua upaya mencegah penyebaran covid 19.

“Sambas sudah ada dua orang, artinya sekarang bagaimana semua pihak memaksimalkan upaya agar tak menyebar,” katanya.

Atbah menyebutkan, sebelum disampaikan hasil swab ini. Sejumlah kegiatan sudah dilaksanakan. Mulai dari pengetatan pelintas yang masuk ke Sambas, dengan pemeriksaan Rapid Test, dan mengisolasinya jika reaktif. Kemudian pemaksimalan pemantauan di tempat yang biasa menjadi titik keramaian, kemudian nanti akan ada rekayasa pasar, rencana pemberlakuan jam malam.

Baca Juga :  Covid-19 Merajalela, Pekerja pun di-PHK

Atbah pun berharap semua tempat ibadah, untuk mematuhi edaran pemerintah, maklumat Kapolri, tausiyah MUI, edaran Kemenag RI.(fah)

SAMBAS – Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid 19 yang adalah Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH langsung memerintahkan melaksanakan tracking secara maksimal. Hal ini setelah adanya informasi dari Kemenkes adanya dua kasus positif Covid 19 hasil swab, Rabu (13/5).

“Segera tracking, Kepada siapapun yang pernah bertemu dengan dua warga Kabupaten Sambas yang hasil Swab nya positif Covid 19,” kata Atbah, Rabu (13/5).

Data yang didapat, dua orang tersebut adalah suami istri, yang dalam riwayat perjalanannya, terutama sang suami pernah ikut kegiatan keagamaan di Gowa. Mereka tinggal di Dusun Tumpak Jawai Desa Pangkalan Kongsi Kecamatan Tebas.

“Ke duanya adalah suami istri, dan pernah mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa,” katanya.

Baca Juga :  Satgas Landak Siaga Kemunculan Omicron

Atbah berharap, tracking ini juga bisa dimulai di rumah yang bersangkutan. Kemudian para tetangga, teman kerabat terutama yang pernah bertemu dengan ke duanya. Kemudian mengetatkan atau mengisolasi dimana yang berdua tinggal. “Kami sudah menyampaikan dan berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim Sambas, dusun yang bersangkutan akan diisolasi wilayah,” katanya.

Adanya temuan ini. Diharapkan menjadi upaya meningkatkan semua upaya mencegah penyebaran covid 19.

“Sambas sudah ada dua orang, artinya sekarang bagaimana semua pihak memaksimalkan upaya agar tak menyebar,” katanya.

Atbah menyebutkan, sebelum disampaikan hasil swab ini. Sejumlah kegiatan sudah dilaksanakan. Mulai dari pengetatan pelintas yang masuk ke Sambas, dengan pemeriksaan Rapid Test, dan mengisolasinya jika reaktif. Kemudian pemaksimalan pemantauan di tempat yang biasa menjadi titik keramaian, kemudian nanti akan ada rekayasa pasar, rencana pemberlakuan jam malam.

Baca Juga :  Buang Limbah Medis ke Kalimantan Timur

Atbah pun berharap semua tempat ibadah, untuk mematuhi edaran pemerintah, maklumat Kapolri, tausiyah MUI, edaran Kemenag RI.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/