alexametrics
33 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Ditinggal Antar Anak Ngaji, Rumah Terbakar

SAMBAS – Rumah milik Rinto bin Mijo (42) warga RT 8 RW 04 Desa Harapan, Kecamatan Pemangkat, Rabu (13/1) sekitar pukul 18.00 WIB, ludes terbakar. Musibah terjadi saat korban mengantarkan anaknya pergi mengaji.

Kapolsek Pemangkat, Kompol Raden Real Mahendra membenarkan adanya musibah kebakaran yang dialami Rinto. Pihaknya bersama dengan TNI dan Petugas pemadam kebakaran swasta turun saat kejadian.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran, hanya untuk sementara ini dikarenakan korsleting listrik. “Sumber api belum diketahui, namun untuk sementara diduga korsleting listrik. Lantaran dari keterangan pemilik rumah, saat akan keluar tak menyalakan kompor atau pun sumber api lainnya,” kata Kapolsek Pemangkat, Kamis (14/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, sebelum kejadian atau sekitar pukul 17.30 WIB, Rinto meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk mengantarkan anaknya pergi mengaji. “Korban ini mengantarkan anaknya pergi mengaji yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggal, yakni di Gang M Sidik,” katanya.

Baca Juga :  Dua Kasus Narkotika di Dusun Jawa

Namun sekitar setengah jam atau pukul 18.00 WIB. Tetangga korban melihat api sudah berkobar di rumah Rinto. “Saksi yang merupakan tinggal di seberang rumah korban ini melihat kobaran api, lalu berteriak memberitahu warga lainnya yang kemudian secara bersama-sama dengan alat seadanya mencoba memadamkan api. Sementara yang lain menghubungi pihak pemadam kebakaran dan kepolisian,” katanya.

Sekitar pukul 19.10 Wib, api yang membakar rumah Rinto berhasil dipadamkan warga dan petugas pemadam kebakaran yang sudah datang. Korban mengalami kerugian material dari musibah tersebut.

Wakil Bupati Sambas Hairiah didampingi Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Yudi mendatangi rumah Rino yang habis terbakar pada Kamis (14/1). Sejumlah bantuan diberikan untuk membantu Rinto dan keluarga.

Baca Juga :  60 Ruko Pasar Taman Tembesuk Ludes

“Kami atas nama Pemkab Sambas, menyampaikan rasa duka cita kepada Pak Rinto, yang mengalami musibah kebakaran rumah,” kata Hairiah, Kamis (14/1).

Dikesempatan tersebut, Wabup Sambas juga mengapresiasi pihak kepolisian, TNI, Petugas pemadam kebakaran swasta serta masyarakat yang saat kejadian bersama-sama membantu Rinto memadamkan kobaran api.

“Apresiasi kami sampaikan kepada kepolisian, TNI dan pemadam kebakaran swasta serta masyarakat yang tanggap dan cepat memadamkan api sehingga tak menjalar ke bangunan rumah lainnya,” katanya. Dimana rumah Rinto yang terbakar berada di pemukiman lumayan padat penduduk. (fah)

SAMBAS – Rumah milik Rinto bin Mijo (42) warga RT 8 RW 04 Desa Harapan, Kecamatan Pemangkat, Rabu (13/1) sekitar pukul 18.00 WIB, ludes terbakar. Musibah terjadi saat korban mengantarkan anaknya pergi mengaji.

Kapolsek Pemangkat, Kompol Raden Real Mahendra membenarkan adanya musibah kebakaran yang dialami Rinto. Pihaknya bersama dengan TNI dan Petugas pemadam kebakaran swasta turun saat kejadian.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran, hanya untuk sementara ini dikarenakan korsleting listrik. “Sumber api belum diketahui, namun untuk sementara diduga korsleting listrik. Lantaran dari keterangan pemilik rumah, saat akan keluar tak menyalakan kompor atau pun sumber api lainnya,” kata Kapolsek Pemangkat, Kamis (14/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, sebelum kejadian atau sekitar pukul 17.30 WIB, Rinto meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk mengantarkan anaknya pergi mengaji. “Korban ini mengantarkan anaknya pergi mengaji yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggal, yakni di Gang M Sidik,” katanya.

Baca Juga :  Perhatikan Korban Kebakaran Komplek Pasar Tembesuk

Namun sekitar setengah jam atau pukul 18.00 WIB. Tetangga korban melihat api sudah berkobar di rumah Rinto. “Saksi yang merupakan tinggal di seberang rumah korban ini melihat kobaran api, lalu berteriak memberitahu warga lainnya yang kemudian secara bersama-sama dengan alat seadanya mencoba memadamkan api. Sementara yang lain menghubungi pihak pemadam kebakaran dan kepolisian,” katanya.

Sekitar pukul 19.10 Wib, api yang membakar rumah Rinto berhasil dipadamkan warga dan petugas pemadam kebakaran yang sudah datang. Korban mengalami kerugian material dari musibah tersebut.

Wakil Bupati Sambas Hairiah didampingi Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Yudi mendatangi rumah Rino yang habis terbakar pada Kamis (14/1). Sejumlah bantuan diberikan untuk membantu Rinto dan keluarga.

Baca Juga :  Warga Kecil Terpidana Kasus Karhutla

“Kami atas nama Pemkab Sambas, menyampaikan rasa duka cita kepada Pak Rinto, yang mengalami musibah kebakaran rumah,” kata Hairiah, Kamis (14/1).

Dikesempatan tersebut, Wabup Sambas juga mengapresiasi pihak kepolisian, TNI, Petugas pemadam kebakaran swasta serta masyarakat yang saat kejadian bersama-sama membantu Rinto memadamkan kobaran api.

“Apresiasi kami sampaikan kepada kepolisian, TNI dan pemadam kebakaran swasta serta masyarakat yang tanggap dan cepat memadamkan api sehingga tak menjalar ke bangunan rumah lainnya,” katanya. Dimana rumah Rinto yang terbakar berada di pemukiman lumayan padat penduduk. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/