alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Dorong Terbentuknya FKUB Hingga Desa

SAMBAS – Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan perhatian dalam upaya menjaga kerukunan masyarakat terutama dalam pelaksanaan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Salah satunya dengan membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB.

Kasubbag Kesra Setda Kabupaten Sambas, Feri mengatakan FKUB di Kabupaten Sambas sudah terbentuk. Ke depannya akan didorong berdirinya forum ini di tingkat kecamatan hingga desa.

“Mendorong terbentuknya FKUB kecamatan hingga desa, yang nantinya akan berisikan para pemuka agama setempat, baik yang berasal dari ormas keagamaan ataupun siapa saja yang tak punya ormas keagamaan, tomas yang berasal dari pengurus atau tidak, yang penting adalah orang yang ditokohkan di tengah masyarakat setempat,” kata Feri, saat kegiatan Peningkatan kerukunan pada lembaga keagamaan Buddha Angkatan II di Sambas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021 yang dilaksanakan Sabtu (13/3) di Hotel Pantura Jaya Sambas.

Baca Juga :  FKUB Sejukkan Suhu Politik Jelang Pilkada

Menurutnya, keberadaan FKUB yang berisikan tokoh agama sangat membantu pemerintah daerah dalam rangka menjaga kerukunan antara umat beragama. Termasuk menyosialisasikan terkait dengan kebijakan kegiatan yang menyangkut peribadatan keagamaan.

“Seperti halnya dalam pendirian rumah ibadah, para tokoh agama yang ada di FKUB, bisa menyampaikan prinsip dalam pendirian rumah ibadah. Dimana tempat ibadah dibangun untuk melayani jemaah, jangan sampai tak ada jemaah membentuk rumah ibadah,” katanya.

Kemudian memenuhi persyaratan administrasi dan teknis pendirian bangunan. Paling sedikit memiliki jemaat 90 orang, mendapatkan dukungan masyarakat setempat paling tidak 90 orang, mendapatkan rekomendasi tertulis Kakankemenag kabupaten kota dan rekomendasi tertulis dari FKUB,” katanya.

Ketua PD Magabutri Kabupaten Sambas, Cin Cung alias Atong yang diundang sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan materi peran tokoh atau pemuka agama sebagai agen kerukunan. “Para tokoh atau pemuka agama, merupakan perantara dalam hal kerukunan antar umat beragama,” kata Atong. (fah)

SAMBAS – Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan perhatian dalam upaya menjaga kerukunan masyarakat terutama dalam pelaksanaan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Salah satunya dengan membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB.

Kasubbag Kesra Setda Kabupaten Sambas, Feri mengatakan FKUB di Kabupaten Sambas sudah terbentuk. Ke depannya akan didorong berdirinya forum ini di tingkat kecamatan hingga desa.

“Mendorong terbentuknya FKUB kecamatan hingga desa, yang nantinya akan berisikan para pemuka agama setempat, baik yang berasal dari ormas keagamaan ataupun siapa saja yang tak punya ormas keagamaan, tomas yang berasal dari pengurus atau tidak, yang penting adalah orang yang ditokohkan di tengah masyarakat setempat,” kata Feri, saat kegiatan Peningkatan kerukunan pada lembaga keagamaan Buddha Angkatan II di Sambas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021 yang dilaksanakan Sabtu (13/3) di Hotel Pantura Jaya Sambas.

Baca Juga :  Prodi Tak Terakreditasi Tak Boleh Ikut Seleksi CPNS

Menurutnya, keberadaan FKUB yang berisikan tokoh agama sangat membantu pemerintah daerah dalam rangka menjaga kerukunan antara umat beragama. Termasuk menyosialisasikan terkait dengan kebijakan kegiatan yang menyangkut peribadatan keagamaan.

“Seperti halnya dalam pendirian rumah ibadah, para tokoh agama yang ada di FKUB, bisa menyampaikan prinsip dalam pendirian rumah ibadah. Dimana tempat ibadah dibangun untuk melayani jemaah, jangan sampai tak ada jemaah membentuk rumah ibadah,” katanya.

Kemudian memenuhi persyaratan administrasi dan teknis pendirian bangunan. Paling sedikit memiliki jemaat 90 orang, mendapatkan dukungan masyarakat setempat paling tidak 90 orang, mendapatkan rekomendasi tertulis Kakankemenag kabupaten kota dan rekomendasi tertulis dari FKUB,” katanya.

Ketua PD Magabutri Kabupaten Sambas, Cin Cung alias Atong yang diundang sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan materi peran tokoh atau pemuka agama sebagai agen kerukunan. “Para tokoh atau pemuka agama, merupakan perantara dalam hal kerukunan antar umat beragama,” kata Atong. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/