alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Peredaran Narkoba Mulai Sasar Dusun

SAMBAS – Sejumlah kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu terus diungkap jajaran Polres Sambas. Tak hanya di perkotaan, sejumlah wilayah pedesaan juga sudah diserbu barang haram tersebut.

Seperti kasus yang diungkap di Dusun Sebulus, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, yang merupakan kecamatan berbatasan dengan negara Malaysia. Hal tersebut menunjukkan jika peredaran narkoba sudah sampai ke tingkat dusun.

Kasat Narkoba Polres Sambas, Iptu Wismo Harjanto menyebutkan, dalam kasus yang diungkap pada Kamis (1/4) malam atau sekitar pukul 19.30 WIB lalu, kepolisian mengamankan AG (24), warga Kecamatan Paloh, yang diduga mengedarkan sabu-sabu.

“Penangkapan AG ini berada dari keterangan FG yang sebelumnya diamankan pihak kepolisian, sehingga FG ini mengaku jika dirinya mendapatkan barang dari AG. Kasus ini pun dikembangkan, sehingga ditangkaplah AG,” katanya.,

Dari tangan Ag, mereka mengamankan dua paket plastik klip transparan berisikan  butiran kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,15 gram, satu buah kaca, dan satu unit timbangan. AG saat ini telah mereka amankan di Mapolres Sambas dan bakal dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112  ayat (1) Jo pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga :  Akui Gunakan Sabu Bersama Suami

Sebelumnya, Polres juga mengamankan kasus peredaran narkoba, dengan tersangka D (44). D, mereka amankan di jembatan  Dusun Sajingan RT 1 RW 001 Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar pada Rabu (24/3).

Disampaikan Wismo, berdasarkan pengembangan kasus, anggota Polsek Sajingan Besar yang dipimpin Kapolsek melakukan penangkapan terhadap D di jembatan tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, merekak menemukan dua paket klip dengan isi butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu-sabu, yang dimasukan dalam bungkus rokok.

“Selanjutnya dari D ini dikembangkan lagi, selanjutnya Kasat Resnarkoba beserta anggota Sat Resnarkoba Polres Sambas melakukan penangkapan WSK dan HN alias E. “Atas kejadian tersebut terhadap tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Sajingan Besar dan dilakukan penyerahan barang bukti beserta tersangka ke Mapolres Sambas guna proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga :  Unsur di Desa Harus Kompak Mensejahterakan Masyarakat Desa

Ketiganya saat ini didakwa mereka dengan pelanggaran pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112  ayat (1) Jo pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Barang bukti yang juga diamankan dalam kasus ini yakni kotak rokok yang berisikan satu paket klip transparan, berisikan butiran kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu yang terbungkus timah rokok, dengan berat brutto 1,45 gram. Bersamanya juga mereka amankan sebungkus kotak rokok yang di dalamnya berisikan satu batang rokok. Pada batang rokok tersebut berisikan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu yang terbungkus lakban warna hitam. (fah)

SAMBAS – Sejumlah kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu terus diungkap jajaran Polres Sambas. Tak hanya di perkotaan, sejumlah wilayah pedesaan juga sudah diserbu barang haram tersebut.

Seperti kasus yang diungkap di Dusun Sebulus, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, yang merupakan kecamatan berbatasan dengan negara Malaysia. Hal tersebut menunjukkan jika peredaran narkoba sudah sampai ke tingkat dusun.

Kasat Narkoba Polres Sambas, Iptu Wismo Harjanto menyebutkan, dalam kasus yang diungkap pada Kamis (1/4) malam atau sekitar pukul 19.30 WIB lalu, kepolisian mengamankan AG (24), warga Kecamatan Paloh, yang diduga mengedarkan sabu-sabu.

“Penangkapan AG ini berada dari keterangan FG yang sebelumnya diamankan pihak kepolisian, sehingga FG ini mengaku jika dirinya mendapatkan barang dari AG. Kasus ini pun dikembangkan, sehingga ditangkaplah AG,” katanya.,

Dari tangan Ag, mereka mengamankan dua paket plastik klip transparan berisikan  butiran kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,15 gram, satu buah kaca, dan satu unit timbangan. AG saat ini telah mereka amankan di Mapolres Sambas dan bakal dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112  ayat (1) Jo pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga :  Tiga Bulan Edarkan Sabu di Landak, Dapatkan Barang Haram dari Pontianak

Sebelumnya, Polres juga mengamankan kasus peredaran narkoba, dengan tersangka D (44). D, mereka amankan di jembatan  Dusun Sajingan RT 1 RW 001 Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar pada Rabu (24/3).

Disampaikan Wismo, berdasarkan pengembangan kasus, anggota Polsek Sajingan Besar yang dipimpin Kapolsek melakukan penangkapan terhadap D di jembatan tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, merekak menemukan dua paket klip dengan isi butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu-sabu, yang dimasukan dalam bungkus rokok.

“Selanjutnya dari D ini dikembangkan lagi, selanjutnya Kasat Resnarkoba beserta anggota Sat Resnarkoba Polres Sambas melakukan penangkapan WSK dan HN alias E. “Atas kejadian tersebut terhadap tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Sajingan Besar dan dilakukan penyerahan barang bukti beserta tersangka ke Mapolres Sambas guna proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga :  Lika-liku Perjalanan Hidup Medina Zein yang Penuh Kontroversi

Ketiganya saat ini didakwa mereka dengan pelanggaran pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112  ayat (1) Jo pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Barang bukti yang juga diamankan dalam kasus ini yakni kotak rokok yang berisikan satu paket klip transparan, berisikan butiran kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu yang terbungkus timah rokok, dengan berat brutto 1,45 gram. Bersamanya juga mereka amankan sebungkus kotak rokok yang di dalamnya berisikan satu batang rokok. Pada batang rokok tersebut berisikan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu yang terbungkus lakban warna hitam. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/