alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Lonjakan Covid-19 Merata

TOTAL kasus Covid-19 di Kabupaten Sambas per-13 Juni 2021 mencapai 727. Sebanyak 19 kecamatan yang ada pun menjadi penyumbang jumlah angka tersebut.

Di Kecamatan Selakau, terdata lima kasus, Selakau Timur (satu kasus), Salatiga (dua kasus), Pemangkat (23 kasus), Semparuk (tujuh kasus), Tebas (tujuh kasus), Sebawi (satu kasus), Kecamatan Sambas (46 kasus), Sajad (11 kasus), Sejangkung (16 kasus), Subah (14 kasus), Jawai Selatan (enam kasus), Jawai (13 kasus), Tekarang (lima kasus), Teluk Keramat (22 kasus), Tangaran (16 kasus), Paloh (22 kasus), Galing (enam kasus), dan Sajingan Besar, sembilan kasus.

Meski tak ada penambahan kasus sesuai tanggal tersebut, namun secara keseluruhan terjadi lonjakan jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sambas. “Ada lonjakan kasus yang terjadi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas Fatah Maryunani.

Baca Juga :  PBSI Siap Sesuaikan Jadwal

Dari 727 kasus, dijelaskan dia bahwa 459 orang dinyatakan sembuh, 251 masih dalam perawatan, dan 17 meninggal dunia. Pihaknya terus berharap agar semua mematuhi protokol kesehatan, yakni mengenakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan.

Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan penguatan pada tim satuan tugas Covid-19 di tingkat desa dan RT di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, yang digelar maraton dalam tiga hari. Konsep penanganan yakni semua komponen tetap harus taat dan patuh pada protokol penanganan yang disiapkan kesehatan dunia dan negara. Kemudian dalam penanganan pandemi adalah kekompakan dan kebersamaan, di mana jangan sampai terjadi silang pendapat dalam penanganannya. Langkah-langkah yang dilakukan, merupakan perhatian serius terhadap persoalan penyebaran virus. Masyarakat harus bersama-sama mendukung pemerintah dalam menekan penyebaran Covid. (fah)

TOTAL kasus Covid-19 di Kabupaten Sambas per-13 Juni 2021 mencapai 727. Sebanyak 19 kecamatan yang ada pun menjadi penyumbang jumlah angka tersebut.

Di Kecamatan Selakau, terdata lima kasus, Selakau Timur (satu kasus), Salatiga (dua kasus), Pemangkat (23 kasus), Semparuk (tujuh kasus), Tebas (tujuh kasus), Sebawi (satu kasus), Kecamatan Sambas (46 kasus), Sajad (11 kasus), Sejangkung (16 kasus), Subah (14 kasus), Jawai Selatan (enam kasus), Jawai (13 kasus), Tekarang (lima kasus), Teluk Keramat (22 kasus), Tangaran (16 kasus), Paloh (22 kasus), Galing (enam kasus), dan Sajingan Besar, sembilan kasus.

Meski tak ada penambahan kasus sesuai tanggal tersebut, namun secara keseluruhan terjadi lonjakan jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sambas. “Ada lonjakan kasus yang terjadi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas Fatah Maryunani.

Baca Juga :  Kalbar Siap Tatanan Baru, Pemda Perlu Menyiapkan Berbagai Skenario

Dari 727 kasus, dijelaskan dia bahwa 459 orang dinyatakan sembuh, 251 masih dalam perawatan, dan 17 meninggal dunia. Pihaknya terus berharap agar semua mematuhi protokol kesehatan, yakni mengenakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan.

Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan penguatan pada tim satuan tugas Covid-19 di tingkat desa dan RT di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, yang digelar maraton dalam tiga hari. Konsep penanganan yakni semua komponen tetap harus taat dan patuh pada protokol penanganan yang disiapkan kesehatan dunia dan negara. Kemudian dalam penanganan pandemi adalah kekompakan dan kebersamaan, di mana jangan sampai terjadi silang pendapat dalam penanganannya. Langkah-langkah yang dilakukan, merupakan perhatian serius terhadap persoalan penyebaran virus. Masyarakat harus bersama-sama mendukung pemerintah dalam menekan penyebaran Covid. (fah)

Previous articleRitaudin Reses di Melawi
Next articleMenghargai Penulis

Most Read

Artikel Terbaru

/