alexametrics
24 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Fasilitasi Beras Lokal Masuk Minimarket

SAMBAS – Pemerintah Kabupaten Sambas siap memfasilitasi dan mendukung agar produk beras merek lokal petani daerah ini masuk dan dijual di minimarket atau lainnya. Namun dengan catatan, bisa menjaga kualitas serta bisa memenuhi stok secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi SIP MHSc, Rabu (14/7) usai menerima petani dari Gapoktan Tunas Baru Kecamatan Selakau. “Pemkab Sambas mengapresiasi jika ada petani Kabupaten Sambas, berani memproduksi beras lokal. Kami akan dukung dalam hal pemasarannya,” kata Wakil Bupati Sambas.

Pemerintah Kabupaten Sambas, sebut Fahrur Rofi, melalui Diskumindag akan membuka keran agar produksi beras lokal, bisa masuk dan dijual di minimarket. “Pemkab Sambas melalui Diskumindag, nantinya akan membuka keran agar beras produk lokal bisa masuk ke Alfamart, Indomart, Barcelona, Cresa, maupun minimarket lainnya yang ada di Kabupaten Sambas, bahkan jika perlu minimarket di Pontianak,” katanya.

Baca Juga :  Atbah Ingin Pelaku UMKM dan Industri Lokal Tersenyum Lebar

Namun dengan catatan, bagaimana kesiapan dari petani itu berkaitan dengan kualitas dan stok yang harus ada secara kontinyu. Pasalnya, dari minimarket yang ada, sesuai pemaparan dari Diskumindag, sudah pernah dikoordinasikan. Hanya saja pemilik minimarket mempertanyakan kesiapan menjaga kualitas dan stok secara kontinyu. “Kalau sudah masuk ke ranah minimarket, tentu harus mengikuti aturan main mereka. Misalnya bagaimana menjaga kualitas, kemudian siapkah secara kontinyu menyiapkan stok. Misalnya kalau premium harus beras premium terus, kemudian di satu minimarket harus siapkan stoknya berapa sesuai aturan main mereka. Jangan sampai sekarang ada, tapi selanjutnya tak bisa memenuhi stok,” katanya.

Sehingga kembali lagi, sebut Wakil Bupati Sambas, bagaimana kesiapan para petani yang memproduksi beras nantinya. Sehingga hal inilah yang harus dikomunikasikan, koordinasikan secara lebih lanjut. “Silahkan nanti melalui Diskumindag, kawan-kawan yang akan memproduksi beras lokal berkomunikasi, berkoordinasi. Intinya, Pemkab Sambas akan mendukung langkah baik yang dilakukan petani Sambas untuk memproduksi beras loka Premium,” katanya.

Baca Juga :  Lonjakan Covid-19 Merata

Bahkan, sebagai langkah perdana melihat kesiapan petani. Wakil Bupati Sambas meminta untuk menyiapkan kurang lebih 10 Ton beras yang nantinya akan dipasarkan dalam “Pekan Diskon” sebagai rangkaian peringatan HUT Kota Sambas dan Perpindahan Ibu Kota Kabupaten ke Sambas. “Ini juga akan menjadi ajang promosi, nanti akan ada pekan diskon, yang diantaranya akan memasarkan beras produk petani lokal Sambas. Jadi kepada Gapoktan Tunas Baru Selakau, bisa menyiapkan sekitar 10 Ton beras produksinya,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sambas didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Bidang Perdagangan Diskumindag Sambas serta Anggota DPRD Kabupaten Sambas menerima perwakilan petani dari Gapoktan Tunas Baru Selakau. Mereka mengharapkan Pemkab Sambas memfasilitasi pemasaran produk beras kemasan yang diberi merek Serumpun.(fah)

SAMBAS – Pemerintah Kabupaten Sambas siap memfasilitasi dan mendukung agar produk beras merek lokal petani daerah ini masuk dan dijual di minimarket atau lainnya. Namun dengan catatan, bisa menjaga kualitas serta bisa memenuhi stok secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi SIP MHSc, Rabu (14/7) usai menerima petani dari Gapoktan Tunas Baru Kecamatan Selakau. “Pemkab Sambas mengapresiasi jika ada petani Kabupaten Sambas, berani memproduksi beras lokal. Kami akan dukung dalam hal pemasarannya,” kata Wakil Bupati Sambas.

Pemerintah Kabupaten Sambas, sebut Fahrur Rofi, melalui Diskumindag akan membuka keran agar produksi beras lokal, bisa masuk dan dijual di minimarket. “Pemkab Sambas melalui Diskumindag, nantinya akan membuka keran agar beras produk lokal bisa masuk ke Alfamart, Indomart, Barcelona, Cresa, maupun minimarket lainnya yang ada di Kabupaten Sambas, bahkan jika perlu minimarket di Pontianak,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov Kalbar Menyalurkan 13.510 Ton Beras untuk Korban Banjir di Sambas

Namun dengan catatan, bagaimana kesiapan dari petani itu berkaitan dengan kualitas dan stok yang harus ada secara kontinyu. Pasalnya, dari minimarket yang ada, sesuai pemaparan dari Diskumindag, sudah pernah dikoordinasikan. Hanya saja pemilik minimarket mempertanyakan kesiapan menjaga kualitas dan stok secara kontinyu. “Kalau sudah masuk ke ranah minimarket, tentu harus mengikuti aturan main mereka. Misalnya bagaimana menjaga kualitas, kemudian siapkah secara kontinyu menyiapkan stok. Misalnya kalau premium harus beras premium terus, kemudian di satu minimarket harus siapkan stoknya berapa sesuai aturan main mereka. Jangan sampai sekarang ada, tapi selanjutnya tak bisa memenuhi stok,” katanya.

Sehingga kembali lagi, sebut Wakil Bupati Sambas, bagaimana kesiapan para petani yang memproduksi beras nantinya. Sehingga hal inilah yang harus dikomunikasikan, koordinasikan secara lebih lanjut. “Silahkan nanti melalui Diskumindag, kawan-kawan yang akan memproduksi beras lokal berkomunikasi, berkoordinasi. Intinya, Pemkab Sambas akan mendukung langkah baik yang dilakukan petani Sambas untuk memproduksi beras loka Premium,” katanya.

Baca Juga :  Sri Hasnawati Ketua PN Sambas, Gantikan Setyo Yoga Siswantoro

Bahkan, sebagai langkah perdana melihat kesiapan petani. Wakil Bupati Sambas meminta untuk menyiapkan kurang lebih 10 Ton beras yang nantinya akan dipasarkan dalam “Pekan Diskon” sebagai rangkaian peringatan HUT Kota Sambas dan Perpindahan Ibu Kota Kabupaten ke Sambas. “Ini juga akan menjadi ajang promosi, nanti akan ada pekan diskon, yang diantaranya akan memasarkan beras produk petani lokal Sambas. Jadi kepada Gapoktan Tunas Baru Selakau, bisa menyiapkan sekitar 10 Ton beras produksinya,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sambas didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Bidang Perdagangan Diskumindag Sambas serta Anggota DPRD Kabupaten Sambas menerima perwakilan petani dari Gapoktan Tunas Baru Selakau. Mereka mengharapkan Pemkab Sambas memfasilitasi pemasaran produk beras kemasan yang diberi merek Serumpun.(fah)

Most Read

Janji Bawa Keluhan Petani

Puskesmas Siduk Beralih ke Semanai

Tes SKD Siap Digelar

Artikel Terbaru

/