alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Selesaikan Masalah Limbah PT ANI

SAMBAS – DPRD Kabupaten Sambas meminta Pemkab Sambas memfasilitasi tindak lanjut penyelesaian dugaan pencemaran limbah cair perusahaan perkebunan sawit PT ANI di Desa Semanga’ Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas.

Hal tersebut menjadi salah satu poin penting hasil rapat kerja DPRD Kabupaten Sambas dengan Pemkab Sambas, belum lama ini.

Kepala Desa Semanga’, Mujian Suwantoro mengatakan jika Pemkab Sambas memfasilitasi permasalahan antara masyarakat Desa Semanga’ dan pihak PT ANI, akan ada solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

Apa yang dilakukan Pemdes merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat Desa Semanga’ yang terkena dampak adanya pencemaran limbah cair yang diduga dari PT ANI. “Tak ada niat untuk menghadirkan ketidaknyamanan bagi para investor. Kami dari pihak desa, hanya memperjuangkan agar semangat kepedulian dari pihak perusahaan semakin lebih baik kedepannya, kemudian adanya keadilan bagi warga kami yang terdampak dari adanya dugaan pencemaran itu,” katanya.

Kades juga berharap, kepedulian dari pihak perusahaan juga dapat terealisasi bagi semua warga yang terdampak.

Baca Juga :  Mahasiswa Untan Ciptakan Mobil Listrik

“Kami juga minta, agar perhatian atau kepedulian perusahaan tersebut tidak pilah pilih, melainkan dapat terealisasi untuk semua mereka yang terdampak,” kata Muji.

Wakil Ketua DPRD Kab Sambas, Ferdinand Syolihin SE menyebutkan setelah adanya keterangan dari pihak Perwakilan dari Pemkab Sambas serta Kades Semanga’. Sudah ada sejumlah kesepakatan penting. Diantaranya meminta Pemkab Sambas kembali memfasilitasi warga Desa Semanga’ dan PT ANI.

“Kami minta Pemkab Sambas kembali memfasilitasi Desa Semanga’ dengan PT ANI untuk kejelasan realisasi permohonan pihak desa agar mendapatkan perhatian yang tepat atas kondisi yang terjadi,” kata Ferdinand.

DPRD Kabupaten Sambas, sebutnya melalui Komisi terkait, nantinya akan mengawal tindak lanjut dari kesepakatan ini. Kemudian benar-benar memperjuangkan apa yang menjadi keluhan masyarakat.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo SH MH mengatakan Pemkab Sambas harus terus memfasilitasi hingga adanya kejelasan penyelesaian terkait dengan masalah ini. “Pemkab Sambas harus tetap memfasilitasi permasalahan yang ada hingga selesai,” katanya. Pihaknya juga mengharapkan pihak perusahaan dapat meningkatkan rasa kepedulian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Kaji Air Limbah Industri Sawit

Ketua Komisi II, Ahmad H Setiawan mengingatkan kepada Pemkab Sambas kedepannya agar memiliki komitmen memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap keberlangsungan investasi di Kabupaten Sambas. Sehingga investor nyaman dan masyarakat tak terkena dampak tak baiknya. “Kedepannya, harus ada komitmen memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap keberlanjutan investasi di Kabupaten Sambas. Dinas terkait harus tegas terhadap pihak-pihak atau perusahaan yang tidak komitmen dalam melaksanakan kewajiban,” katanya.

Asisten II Setda Kabupaten Sambas, Uray Heriansyah menyatakan Pemkab Sambas akan menyiapkan ruang fasilitasi terkait dengan permasalahan ini. “Insya Allah sesuai permohonan dari Wakil Ketua DPRD, akan difasilitasi kembali permasalahan yang terjadi. Upaya ini penting, agar bisa menghadirkan kondisi yang kondusif baik itu bagi masyarakat maupun para investor yang telah berkomitmen melakukan investasi di Kabupaten Sambas,” katanya.(fah)

SAMBAS – DPRD Kabupaten Sambas meminta Pemkab Sambas memfasilitasi tindak lanjut penyelesaian dugaan pencemaran limbah cair perusahaan perkebunan sawit PT ANI di Desa Semanga’ Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas.

Hal tersebut menjadi salah satu poin penting hasil rapat kerja DPRD Kabupaten Sambas dengan Pemkab Sambas, belum lama ini.

Kepala Desa Semanga’, Mujian Suwantoro mengatakan jika Pemkab Sambas memfasilitasi permasalahan antara masyarakat Desa Semanga’ dan pihak PT ANI, akan ada solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

Apa yang dilakukan Pemdes merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat Desa Semanga’ yang terkena dampak adanya pencemaran limbah cair yang diduga dari PT ANI. “Tak ada niat untuk menghadirkan ketidaknyamanan bagi para investor. Kami dari pihak desa, hanya memperjuangkan agar semangat kepedulian dari pihak perusahaan semakin lebih baik kedepannya, kemudian adanya keadilan bagi warga kami yang terdampak dari adanya dugaan pencemaran itu,” katanya.

Kades juga berharap, kepedulian dari pihak perusahaan juga dapat terealisasi bagi semua warga yang terdampak.

Baca Juga :  Perawat Sambas Dukung Prosesar

“Kami juga minta, agar perhatian atau kepedulian perusahaan tersebut tidak pilah pilih, melainkan dapat terealisasi untuk semua mereka yang terdampak,” kata Muji.

Wakil Ketua DPRD Kab Sambas, Ferdinand Syolihin SE menyebutkan setelah adanya keterangan dari pihak Perwakilan dari Pemkab Sambas serta Kades Semanga’. Sudah ada sejumlah kesepakatan penting. Diantaranya meminta Pemkab Sambas kembali memfasilitasi warga Desa Semanga’ dan PT ANI.

“Kami minta Pemkab Sambas kembali memfasilitasi Desa Semanga’ dengan PT ANI untuk kejelasan realisasi permohonan pihak desa agar mendapatkan perhatian yang tepat atas kondisi yang terjadi,” kata Ferdinand.

DPRD Kabupaten Sambas, sebutnya melalui Komisi terkait, nantinya akan mengawal tindak lanjut dari kesepakatan ini. Kemudian benar-benar memperjuangkan apa yang menjadi keluhan masyarakat.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo SH MH mengatakan Pemkab Sambas harus terus memfasilitasi hingga adanya kejelasan penyelesaian terkait dengan masalah ini. “Pemkab Sambas harus tetap memfasilitasi permasalahan yang ada hingga selesai,” katanya. Pihaknya juga mengharapkan pihak perusahaan dapat meningkatkan rasa kepedulian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Perlu Sentuhan Provinsi

Ketua Komisi II, Ahmad H Setiawan mengingatkan kepada Pemkab Sambas kedepannya agar memiliki komitmen memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap keberlangsungan investasi di Kabupaten Sambas. Sehingga investor nyaman dan masyarakat tak terkena dampak tak baiknya. “Kedepannya, harus ada komitmen memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap keberlanjutan investasi di Kabupaten Sambas. Dinas terkait harus tegas terhadap pihak-pihak atau perusahaan yang tidak komitmen dalam melaksanakan kewajiban,” katanya.

Asisten II Setda Kabupaten Sambas, Uray Heriansyah menyatakan Pemkab Sambas akan menyiapkan ruang fasilitasi terkait dengan permasalahan ini. “Insya Allah sesuai permohonan dari Wakil Ketua DPRD, akan difasilitasi kembali permasalahan yang terjadi. Upaya ini penting, agar bisa menghadirkan kondisi yang kondusif baik itu bagi masyarakat maupun para investor yang telah berkomitmen melakukan investasi di Kabupaten Sambas,” katanya.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/