alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Pemkab Salurkan Bantuan Banjir

SAMBAS – Sesuai hasil monitoring banjir yang terjadi pada Februari 2021, ada sekitar 60 desa di 15 kecamatan yang terdampak di Kabupaten Sambas. Sejumlah bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),  sudah diterima dan terus disalurkan kepada warga.

Disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar, sesuai data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas melalui BPBD, banjir yang terjadi selama Februari ini, kurang mengenai sekitar 10.320 rumah warga.

“Sesuai data, banjir yang terjadi karena tingginya air pasang ditambah intensitas hujan tinggi, terjadi di 60 desa yang tersebar di 15 kecamatan atau sekitar 10.320 rumah warga,” kata Sekda.

Di antaranya di Kecamatan Galing, banjir yang terjadi mengenai sekitar 1.507 rumah warga di enam desa, yakni Sijang, Teluk Pandan, Tempapan Hulu, Tempapan Kuala, Ratu Sepudak, dan Trigadu.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Sajingan Besar, mengenai sekitar 494 rumah warga yang tersebar di Desa Santaban, Sungai Bening, Sebunga, dan Sanatab. Ada sekitar 1.487 rumah warga terkena banjir di Kecamatan Tebas yakni di Desa Tebas Sungai, Serindang, Bukit Segoler, dan Batu Makjage. Di Kecamatan Subah, banjir melanda dua desa yakni Sabung dan Balai Gemuruh atau mengenai sekitar 151 rumah warga.

Baca Juga :  Serahkan Kartu Tani, Wabup Harap Petani Bersemangat

Banjir di Kecamatan Tekarang melanda sekitar 285 rumah warga di Desa Merubung, Cepala, Sempadian, Matang Segarau, dan Rembayan. Banjir yang melanda di Kecamatan Sejangkung, mengenai sekitar 1.157 rumah warga di Desa Sepantai dan Semanga. Banjir juga mengenai sekitar 215 rumah warga di Kecamatan Salatiga, yakni di Desa Serumpun, Serunai dan Sungai Toman.

Ada Empat disa di Kecamatan Semparuk yang terkena banjir, yakni di Desa Seburing Sepadu, Sepinggan, dan Singaraya atau ada sekitar 181 rumah warga yang terendam. Di Kecamatan Tangaran ada sekitar 1.350 rumah warga yang terendam, yakni di Desa Simpang Empat, Tangaran, Semata,Merpati, Pancur, Merabuan, dan Arung Medang.

Ada 406 rumah warga di Kecamatan Teluk Keramat terendam yakni di Desa Sabing dan Mekar Sekuntum. Sementara banjir di Kecamatan Jawai dirasakan sekitar 2.333 warga yang tersebar di Desa Sarang Burung Danau, Sungai Nilam Sarang Burung Kolam, Mutus Darussalam, Sarang Burung Usrat, Sarang Burung Kuala, Pelimpaan, Lambau, Parit Setia, Bakau,Sungai Nyirih, Sentebang, dan Dungun Laut.

Baca Juga :  Terus Salurkan Bantuan Korban Banjir

Ada sekitar 70 rumah warga terkena banjir di Desa Beringin, Kecamatan Sajad. Kemudian mengenai sekitar 66 rumah warga di Kecamatan Sebawi yakni Desa Sempalai Sebedang dan Sepuk Tanjing. Di Kecamatan Paloh, banjir mengenai sekitar 406 rumah warga di Desa Mentibar, Sebubus, Matang Danau, dan Nibung. Banjir juga dirasakan warga di Kecamatan Sambas, yakni di Desa Lumbang ada sekitar 212 rumah warga.

Bantuan sudah didistribusikan Pemkab untuk membantu warga yang terdampak banjir. Disampaikan Sekda bahwa sebaran bantuan dari Pemkab berupa beras dan mi instan, saat posko banjir dibentuk sudah menyasar ke tiga kecamatan yakni Galing, Sajingan Besar, dan Tangaran. “Di Sajingan Besar, didistribusikan beras 1.500 kilogram dan mi instan 300 kotak, Kecamatan Galing, beras (sebanyak) 2 ton; dan Tangaran beras sebanyak 1.480 kilogram dan mi instan (sebanyak) 150 kotak,” katanya.

Sementara pada Senin (15/2), bantuan didistribusikan ke Kecamatan Salatiga, Semparuk, Tebas, Sebawi, Sambas, dan Sajad. “Bantuan yang didistribusikan di antaranya beras sebanyak 5 ton,” katanya. (fah)

SAMBAS – Sesuai hasil monitoring banjir yang terjadi pada Februari 2021, ada sekitar 60 desa di 15 kecamatan yang terdampak di Kabupaten Sambas. Sejumlah bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),  sudah diterima dan terus disalurkan kepada warga.

Disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar, sesuai data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas melalui BPBD, banjir yang terjadi selama Februari ini, kurang mengenai sekitar 10.320 rumah warga.

“Sesuai data, banjir yang terjadi karena tingginya air pasang ditambah intensitas hujan tinggi, terjadi di 60 desa yang tersebar di 15 kecamatan atau sekitar 10.320 rumah warga,” kata Sekda.

Di antaranya di Kecamatan Galing, banjir yang terjadi mengenai sekitar 1.507 rumah warga di enam desa, yakni Sijang, Teluk Pandan, Tempapan Hulu, Tempapan Kuala, Ratu Sepudak, dan Trigadu.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Sajingan Besar, mengenai sekitar 494 rumah warga yang tersebar di Desa Santaban, Sungai Bening, Sebunga, dan Sanatab. Ada sekitar 1.487 rumah warga terkena banjir di Kecamatan Tebas yakni di Desa Tebas Sungai, Serindang, Bukit Segoler, dan Batu Makjage. Di Kecamatan Subah, banjir melanda dua desa yakni Sabung dan Balai Gemuruh atau mengenai sekitar 151 rumah warga.

Baca Juga :  Keliling Sambas, Tony Serap Aspirasi Masyarakat

Banjir di Kecamatan Tekarang melanda sekitar 285 rumah warga di Desa Merubung, Cepala, Sempadian, Matang Segarau, dan Rembayan. Banjir yang melanda di Kecamatan Sejangkung, mengenai sekitar 1.157 rumah warga di Desa Sepantai dan Semanga. Banjir juga mengenai sekitar 215 rumah warga di Kecamatan Salatiga, yakni di Desa Serumpun, Serunai dan Sungai Toman.

Ada Empat disa di Kecamatan Semparuk yang terkena banjir, yakni di Desa Seburing Sepadu, Sepinggan, dan Singaraya atau ada sekitar 181 rumah warga yang terendam. Di Kecamatan Tangaran ada sekitar 1.350 rumah warga yang terendam, yakni di Desa Simpang Empat, Tangaran, Semata,Merpati, Pancur, Merabuan, dan Arung Medang.

Ada 406 rumah warga di Kecamatan Teluk Keramat terendam yakni di Desa Sabing dan Mekar Sekuntum. Sementara banjir di Kecamatan Jawai dirasakan sekitar 2.333 warga yang tersebar di Desa Sarang Burung Danau, Sungai Nilam Sarang Burung Kolam, Mutus Darussalam, Sarang Burung Usrat, Sarang Burung Kuala, Pelimpaan, Lambau, Parit Setia, Bakau,Sungai Nyirih, Sentebang, dan Dungun Laut.

Baca Juga :  Mahasiswa Poltesa Magang Hingga Hungaria

Ada sekitar 70 rumah warga terkena banjir di Desa Beringin, Kecamatan Sajad. Kemudian mengenai sekitar 66 rumah warga di Kecamatan Sebawi yakni Desa Sempalai Sebedang dan Sepuk Tanjing. Di Kecamatan Paloh, banjir mengenai sekitar 406 rumah warga di Desa Mentibar, Sebubus, Matang Danau, dan Nibung. Banjir juga dirasakan warga di Kecamatan Sambas, yakni di Desa Lumbang ada sekitar 212 rumah warga.

Bantuan sudah didistribusikan Pemkab untuk membantu warga yang terdampak banjir. Disampaikan Sekda bahwa sebaran bantuan dari Pemkab berupa beras dan mi instan, saat posko banjir dibentuk sudah menyasar ke tiga kecamatan yakni Galing, Sajingan Besar, dan Tangaran. “Di Sajingan Besar, didistribusikan beras 1.500 kilogram dan mi instan 300 kotak, Kecamatan Galing, beras (sebanyak) 2 ton; dan Tangaran beras sebanyak 1.480 kilogram dan mi instan (sebanyak) 150 kotak,” katanya.

Sementara pada Senin (15/2), bantuan didistribusikan ke Kecamatan Salatiga, Semparuk, Tebas, Sebawi, Sambas, dan Sajad. “Bantuan yang didistribusikan di antaranya beras sebanyak 5 ton,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/