alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Dorong Turunan Perwa dan Perbub Pendataan Keluarga

SAMBAS-Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat Tenny Calvenny Soriton mendorong agar kepala daerah baik di kabupaten dan kota di Kalbar, dapat meneruskan Pergub tentang Pendataan Keluarga menjadi Perwa dan Perbub sebagai terusannya. Hal tersebut dikatakan saat membuka kegiatan uji coba pelayanan KB MKJP fasilitasi DAK BOKB di Kabupaten Sambas, Selasa (16/2).

“Peraturan Gubernur Kalimantan Barat tentang dukungannya dalam kegiatan Pendataan Keluarga sudah kami terima. Harapan saya, Pergub itu dapat diteruskan menjadi Perwa dan Perbub di 14 Kabupaten Kota di Kalbar,” ujar Tenny Calvenny Soriton.

Dengan turunnya Perwa dan Pergub oleh kepala daerah di 14 Kabupaten Kota di Kalbar, akan membuat jalannya Pendataan Keluarga yang rencana akan dilaksanakan 1 April hingga 31 Mei mendatang semakin cepat. Utamanya dalam proses sosialisasi dan koordinasi yang dilakukan saat ini.

Baca Juga :  Berikan Sanksi bagi Paslon yang Melanggar Protokol Kesehatan

Lebih dalam ia menjelaskan, Perwa dan Perbub di masing-masing daerah nantinya bisa diturunkan ke SOPD. Kemudian, SOPD yang ditunjuk dapat membantu buat menyebarkan aturan tersebut ke camat, lurah, kepala desa, hingga ke RT.

Ia paham betul, dalam Pendataan Keluarga nanti, ujung tombak BKKBN adalah para tenaga PKB dan PLKB yang ada di lapangan. Situasi di lapangan yang tahu para ujung tombak ini. Menghindari tidak yakinnya masyarakat saat petugas Pendataan datang ke rumah, ia juga menganjurkan agar surat edaran Perwa dan Perbub dari masing-masing daerah dapat dibawa saat tugas ke lapangan. Tujuannya buat meyakinkan masyarakat tentang kegiatan ini.

Hasil dari Pendataan Keluarga nanti, datanya juga bisa digunakan masing-masing daerah buat menjalankan berbagai program. Termasuk dalam menentukan kebijakan buat kemajuan daerah masing-masing.

Baca Juga :  Tak Pakai Masker Disuruh Kerja Sosial

Di tempat sama, Bupati Kabupaten Sambas, Atbah Romin Suhaili menyambut baik akan pelaksanaan Pendataan Keluarga ini. Menurutnya program ini juga salah satu upaya pemerintah buat membangun bangsa Indonesia yang berkualitas. “Semoga adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat. Sehingga kependudukan dan Keluarga Berencana di Sambas dapat semakin baik,” tandasnya.(iza)

SAMBAS-Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat Tenny Calvenny Soriton mendorong agar kepala daerah baik di kabupaten dan kota di Kalbar, dapat meneruskan Pergub tentang Pendataan Keluarga menjadi Perwa dan Perbub sebagai terusannya. Hal tersebut dikatakan saat membuka kegiatan uji coba pelayanan KB MKJP fasilitasi DAK BOKB di Kabupaten Sambas, Selasa (16/2).

“Peraturan Gubernur Kalimantan Barat tentang dukungannya dalam kegiatan Pendataan Keluarga sudah kami terima. Harapan saya, Pergub itu dapat diteruskan menjadi Perwa dan Perbub di 14 Kabupaten Kota di Kalbar,” ujar Tenny Calvenny Soriton.

Dengan turunnya Perwa dan Pergub oleh kepala daerah di 14 Kabupaten Kota di Kalbar, akan membuat jalannya Pendataan Keluarga yang rencana akan dilaksanakan 1 April hingga 31 Mei mendatang semakin cepat. Utamanya dalam proses sosialisasi dan koordinasi yang dilakukan saat ini.

Baca Juga :  Berikan Sanksi bagi Paslon yang Melanggar Protokol Kesehatan

Lebih dalam ia menjelaskan, Perwa dan Perbub di masing-masing daerah nantinya bisa diturunkan ke SOPD. Kemudian, SOPD yang ditunjuk dapat membantu buat menyebarkan aturan tersebut ke camat, lurah, kepala desa, hingga ke RT.

Ia paham betul, dalam Pendataan Keluarga nanti, ujung tombak BKKBN adalah para tenaga PKB dan PLKB yang ada di lapangan. Situasi di lapangan yang tahu para ujung tombak ini. Menghindari tidak yakinnya masyarakat saat petugas Pendataan datang ke rumah, ia juga menganjurkan agar surat edaran Perwa dan Perbub dari masing-masing daerah dapat dibawa saat tugas ke lapangan. Tujuannya buat meyakinkan masyarakat tentang kegiatan ini.

Hasil dari Pendataan Keluarga nanti, datanya juga bisa digunakan masing-masing daerah buat menjalankan berbagai program. Termasuk dalam menentukan kebijakan buat kemajuan daerah masing-masing.

Baca Juga :  Delapan Guru di Mempawah Positif Covid-19

Di tempat sama, Bupati Kabupaten Sambas, Atbah Romin Suhaili menyambut baik akan pelaksanaan Pendataan Keluarga ini. Menurutnya program ini juga salah satu upaya pemerintah buat membangun bangsa Indonesia yang berkualitas. “Semoga adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat. Sehingga kependudukan dan Keluarga Berencana di Sambas dapat semakin baik,” tandasnya.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/