alexametrics
25 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Setelah Enam Bulan Boleh Ganti Pejabat Struktural

ASISTEN II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalbar, Junaidi menegaskan ada lima hal yang ditekankan Gubernur Kalimantan Barat saat serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sambas.

Pertama, sebut Junaidi, segera lakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran Pemkab Sambas dan berdayakan segenap aparatur birokrasi di lingkungan Pemkab Sambas dalam mendukung visi dan misi pemerintahan Kabupaten Sambas melalui RPJMD.

Gubernur juga menyatakan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota bahwa tidak dapat melakukan penggantian pejabat struktural di lingkungan Pemkab Sambas dalam jangka waktu enam bulan terhitung sejak tanggal pelantikan. “Gubernur juga menegaskan terkait dengan aturan UU Nomor 10 Tahun 2016,” kata Junaidi, saat mewakili Gubernur Kalbar dalam Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Sambas, di Sambas.

Baca Juga :  Dapat Reward Cash Motor Rp20 Juta

Gubernur meminta Bupati dan Wakil Bupati Sambas untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan DPRD Kabupaten Sambas selaku mitra kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sambas sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah agar dapat mendukung kerja Pemkab Sambas untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” kata Junaidi.

Gubernur Kalbar juga mengajak Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh komponen masyarakat untuk bersama mewujudkan masyarakat Kalimantan Barat yang beriman, sehat cerdas, aman berbudaya dan sejahtera.

Dengan fokus penanganan stunting agar tidak berada pada posisi yang rendah, dimana saat ini pada posisi 8 dari 10 tertinggi stunting di Indonesia. “Jika kondisi ini tidak diperbaiki maka upaya peningkatan SDM sulit untuk dicapai,” katanya. Serta bagaimana selalu membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi dalam upaya ini.

Baca Juga :  Imlek dan CGM 2021, Lebih Fokus Ibadah

Mengenai pandemi covid 19, Gubernur Kalbar juga mengharapkan Bupati dan Wakil Bupati Sambas, fokus terkait penanganan. “Dalam situasi dan kondisi pandemi covid 19, Bupati dan Wakil Bupati Sambas selaku Ketua Satgas Covid kabupaten, tetap prioritaskan penanganan, betul betul mengutamakan penanganan dan pelaksanaan vaksinasi,” katanya. (fah)

ASISTEN II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalbar, Junaidi menegaskan ada lima hal yang ditekankan Gubernur Kalimantan Barat saat serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sambas.

Pertama, sebut Junaidi, segera lakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran Pemkab Sambas dan berdayakan segenap aparatur birokrasi di lingkungan Pemkab Sambas dalam mendukung visi dan misi pemerintahan Kabupaten Sambas melalui RPJMD.

Gubernur juga menyatakan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota bahwa tidak dapat melakukan penggantian pejabat struktural di lingkungan Pemkab Sambas dalam jangka waktu enam bulan terhitung sejak tanggal pelantikan. “Gubernur juga menegaskan terkait dengan aturan UU Nomor 10 Tahun 2016,” kata Junaidi, saat mewakili Gubernur Kalbar dalam Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Sambas, di Sambas.

Baca Juga :  Dapat Reward Cash Motor Rp20 Juta

Gubernur meminta Bupati dan Wakil Bupati Sambas untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan DPRD Kabupaten Sambas selaku mitra kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sambas sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah agar dapat mendukung kerja Pemkab Sambas untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” kata Junaidi.

Gubernur Kalbar juga mengajak Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh komponen masyarakat untuk bersama mewujudkan masyarakat Kalimantan Barat yang beriman, sehat cerdas, aman berbudaya dan sejahtera.

Dengan fokus penanganan stunting agar tidak berada pada posisi yang rendah, dimana saat ini pada posisi 8 dari 10 tertinggi stunting di Indonesia. “Jika kondisi ini tidak diperbaiki maka upaya peningkatan SDM sulit untuk dicapai,” katanya. Serta bagaimana selalu membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi dalam upaya ini.

Baca Juga :  Berharap Perbanyak Kejuaraan Menembak di Kalbar

Mengenai pandemi covid 19, Gubernur Kalbar juga mengharapkan Bupati dan Wakil Bupati Sambas, fokus terkait penanganan. “Dalam situasi dan kondisi pandemi covid 19, Bupati dan Wakil Bupati Sambas selaku Ketua Satgas Covid kabupaten, tetap prioritaskan penanganan, betul betul mengutamakan penanganan dan pelaksanaan vaksinasi,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/