alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Pemkab Ajak Bersatu Cegah Covid 19

SAMBAS – Semua kekuatan di unsur Pemkab Sambas bersama jajaran terkait akan terus dimaksimalkan dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19 demi memberikan ketenangan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Sambas. Koordinasi dan komunikasi juga terus dibangun dengan Pemerintah Provinsi Kalbar hingga Pempus guna penanganan wabah ini. Berbagai upaya, diantaranya dengan adanya surat edaran serta pembentukan gugus tugas respons Covid 19, yang kemudian langsung tancap gas melaksanakan aksi nyata.  Termasuk mengimbau masyarakat untuk melakukan waspada diri hingga seruan memanjatkan doa menangkal korona. “Kami dari Pemkab sudah membentuk gugus tugas Repsons covid 19, kemudian pada Rabu (18/3) bersama Forkopimda melaksanakan pertemuan, dengan harapan semuanya bersatu padu mendukung aksi nyata tim. Dan ini dilaksanakan demi Kabupaten Sambas, menyelamatkan seluruh masyarakat Kabupaten Sambas,” kata Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH, Rabu (18/3) usai memimpin rapat bersama Forkopimda Sambas.

Pihaknya bersama jajaran Forkopimda Sambas menyatakan kesiapsiagaan, tanggap dan waspada terhadap penebaran covid 19. Masyarakat tetap tenang, tak panik, berfikir positif dan selalu waspada dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta senantiasa berdoa kepada Tuhan. Kemudian masyarakat agar mengikuti arahan dari pemerintah hingga di lingkup paling kecil yakni RT dan RW.

Baca Juga :  Malam Ini Jam Malam Dimulai

Beberapa upaya yang sudah dilakukan sekaligus sebagai tindaklanjut instruksi Gubernur Kalbar tentang percepatan penanganan Covid 19. Selain membentuk Tim gugus tugas respons covid 19 yang melaksanakan kegiatan fisik pencegahan covid 19. Disampaikan Bupati, juga mengeluarkan surat edaran, mulai dari sosialisasi hingga kegiatan lain. Termasuk fokus pemaksimalan kegiatan antisipasi di perbatasan yakni di PLBN Aruk.

Bukan hanya aksi fisik, kegiatan non fisik, seperti dalam surat edaran, Bupati mengajak umat beragama yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan senantiasa yakin atas kekuasaan dan pertolongan-Nya.

Covid 19 adalah salah satu makhluk-Nya yang berada dalam genggaman-Nya dan tidak

akan menimbulkan mudharat atau mencelakakan kecuali izin-Nya. Kepada umat muslim di Kabupaten Sambas agar memanjatkan doa Qunut Nazilah dalam salat fardhu lima waktu dan memperbanyak zikir dan doa menolak bala, wabah penyakit dan bencana. Qunut Nazilah dilaksanakan pada saat itidal dirakaat terakhir dalam salat fardhu. Bagi umat agama lain selain Islam, diharapkan memanjatkan dan memperbanyak doa sesuai ajaran agama masing-masing.

Baca Juga :  2.039 Pelintas Dikarantina di PLBN Aruk

Sementara itu Sekda Sambas, Ir H Fery Madagaskar MSi menambahkan pemaksimalan dalam pencegahan Covid 19 terus dimaksimalkan. Pihaknya juga berharap SKPD di lingkup Pemkab Sambas, menjalankan tupoksinya dalam mendukung pencegahan Covid 19. Misalnya dalam hal pengawasan distribusi kebutuhan pokok, harus dipantau oleh dinas terkait. Kemudian juga masalah lainnya. Sekda juga berharap, sisi petugas kesehatan, diminta selalu menjaga keselamatan saat melaksanakan tugasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani menyampaikan jika pihaknya sudah mengusulkan penambahan masker, namun karena kelangkaan barang tersebut belum juga terealisasi. “Masker susah, kebutuhan meningkat sementara stok terbatas, dan Dinkes sudah mengajukan ke provinsi, menghubungi agen sales obat juga belum ada jawaban, kemudian baju robot untuk tenaga kesehatan sudah dipesan,” katanya.

Untuk masker, diharapkan dikenakan bagi yang flu, pilek, demam atau mereka yang sakit dengan harapan tak menular ke orang lain, dan dalam penggunaan masker, yang bewarna ada diluar. Pihaknya juga sudah memesan alat pengecek suhu tubuh sistem tembak, baju robot untuk petugas kesehatan, serta sejumlah barang untuk mengurangi penyebaran Covid 19.(fah)

SAMBAS – Semua kekuatan di unsur Pemkab Sambas bersama jajaran terkait akan terus dimaksimalkan dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19 demi memberikan ketenangan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Sambas. Koordinasi dan komunikasi juga terus dibangun dengan Pemerintah Provinsi Kalbar hingga Pempus guna penanganan wabah ini. Berbagai upaya, diantaranya dengan adanya surat edaran serta pembentukan gugus tugas respons Covid 19, yang kemudian langsung tancap gas melaksanakan aksi nyata.  Termasuk mengimbau masyarakat untuk melakukan waspada diri hingga seruan memanjatkan doa menangkal korona. “Kami dari Pemkab sudah membentuk gugus tugas Repsons covid 19, kemudian pada Rabu (18/3) bersama Forkopimda melaksanakan pertemuan, dengan harapan semuanya bersatu padu mendukung aksi nyata tim. Dan ini dilaksanakan demi Kabupaten Sambas, menyelamatkan seluruh masyarakat Kabupaten Sambas,” kata Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH, Rabu (18/3) usai memimpin rapat bersama Forkopimda Sambas.

Pihaknya bersama jajaran Forkopimda Sambas menyatakan kesiapsiagaan, tanggap dan waspada terhadap penebaran covid 19. Masyarakat tetap tenang, tak panik, berfikir positif dan selalu waspada dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta senantiasa berdoa kepada Tuhan. Kemudian masyarakat agar mengikuti arahan dari pemerintah hingga di lingkup paling kecil yakni RT dan RW.

Baca Juga :  Kampanyekan Membaca Secara Lantang ke Anak

Beberapa upaya yang sudah dilakukan sekaligus sebagai tindaklanjut instruksi Gubernur Kalbar tentang percepatan penanganan Covid 19. Selain membentuk Tim gugus tugas respons covid 19 yang melaksanakan kegiatan fisik pencegahan covid 19. Disampaikan Bupati, juga mengeluarkan surat edaran, mulai dari sosialisasi hingga kegiatan lain. Termasuk fokus pemaksimalan kegiatan antisipasi di perbatasan yakni di PLBN Aruk.

Bukan hanya aksi fisik, kegiatan non fisik, seperti dalam surat edaran, Bupati mengajak umat beragama yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan senantiasa yakin atas kekuasaan dan pertolongan-Nya.

Covid 19 adalah salah satu makhluk-Nya yang berada dalam genggaman-Nya dan tidak

akan menimbulkan mudharat atau mencelakakan kecuali izin-Nya. Kepada umat muslim di Kabupaten Sambas agar memanjatkan doa Qunut Nazilah dalam salat fardhu lima waktu dan memperbanyak zikir dan doa menolak bala, wabah penyakit dan bencana. Qunut Nazilah dilaksanakan pada saat itidal dirakaat terakhir dalam salat fardhu. Bagi umat agama lain selain Islam, diharapkan memanjatkan dan memperbanyak doa sesuai ajaran agama masing-masing.

Baca Juga :  AJP Semangati Persada PKS Menangkan Pilkada

Sementara itu Sekda Sambas, Ir H Fery Madagaskar MSi menambahkan pemaksimalan dalam pencegahan Covid 19 terus dimaksimalkan. Pihaknya juga berharap SKPD di lingkup Pemkab Sambas, menjalankan tupoksinya dalam mendukung pencegahan Covid 19. Misalnya dalam hal pengawasan distribusi kebutuhan pokok, harus dipantau oleh dinas terkait. Kemudian juga masalah lainnya. Sekda juga berharap, sisi petugas kesehatan, diminta selalu menjaga keselamatan saat melaksanakan tugasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani menyampaikan jika pihaknya sudah mengusulkan penambahan masker, namun karena kelangkaan barang tersebut belum juga terealisasi. “Masker susah, kebutuhan meningkat sementara stok terbatas, dan Dinkes sudah mengajukan ke provinsi, menghubungi agen sales obat juga belum ada jawaban, kemudian baju robot untuk tenaga kesehatan sudah dipesan,” katanya.

Untuk masker, diharapkan dikenakan bagi yang flu, pilek, demam atau mereka yang sakit dengan harapan tak menular ke orang lain, dan dalam penggunaan masker, yang bewarna ada diluar. Pihaknya juga sudah memesan alat pengecek suhu tubuh sistem tembak, baju robot untuk petugas kesehatan, serta sejumlah barang untuk mengurangi penyebaran Covid 19.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/