alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Ada 315 ASN Baru di Kabupaten Sambas

SAMBAS –  Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH berharap kepada 315 orang yang mendapatkan SK Pengangkatan CPNS di Lingkungan Pemkab Sambas, menjadi langkah awal untuk menunjukkan kinerja, tanggung jawab dan kredibilitas yang lebih tinggi dalam melaksanakan pengabdian.

Hal tersebut disampaikannya Wakil Bupati Sambas ketika menghadiri kegiatan penyerahan Surat Keputusan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas Formasi TA 2019,  Selasa (19/1).

“Ini (penyerahan SK) menjadi awal untuk selanjutnya menunjukkan kinerja, tanggungjawab dan kredibilitas sebagai abdi negara,” katanya.

Disampaikan Wabup Sambas, penyerahan SK CPNS berbeda dengan tahun sebelumnya. Salah satu alasannya adalah karena pandemi covid-19, yang mengharuskan semua kegiatan mematuhi protokol kesehatan, mulai dari kenakan masker, jaga jarak dan kurangi kerumunan.

“Jumlah terkonfirmasi covid-19 masih bertambah, pandemi covid-19 yang masih memakan korban hingga saat ini pun perlu disikapi dengan tepat. Saya berharap protokol kesehatan yang ada wajib dipatuhi agar pandemi tidak semakin luas. senantiasa memakai masker dan hand sanitizer jika menyentuh fasilitas umum. apabila ada tempat cuci tangan, lakukan cuci tangan sesuai standar WHO agar penularan covid-19 bisa diantisipasi. Semoga semua selalu diberikan kesehatan dan terhindar dari wabah tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Banjir di Sambas Rendam Sawah, Petani Khawatir Gagal Panen

Dikesempatan tersebut, Hairiah menyatakan sejalan dengan perkembangan otonomi daerah dan era globalisasi dewasa ini, tuntutan akan peningkatan kapasitas dan kapabilitas pemerintah daerah telah menjadi sebuah kebutuhan yang tidak terelakkan.

“Salah satu persyaratan dalam menghadapi tantangan tersebut, dibutuhkan adanya dukungan sumber daya aparatur yang lebih berkualitas, unggul, berdaya saing dan produktif,” katanya. Serta memiliki kapasitas moral, intelektual, keterampilan dan penguasaan yang memadai terhadap bidang tugas yang digeluti, guna mendorong realisasi reformasi birokrasi di daerah menuju tercapainya sasaran-sasaran program pembangunan daerah secara lebih optimal dan berkesinambungan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur Daerah Kabupaten Sambas, Hj Fatma Aghitsni STP Msi menyebutkan penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun Anggaran 2019 Kabupaten Sambas, dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menpan dan RB tentang penetapan kebutuhan PNS di Lingkungan Kabupaten Sambas TA 2019, Keputusan Bupati Sambas Nomor 681/SETDA-ORTAL/2019 tentang penetapan kebutuhan PNS di Lingkungan Kabupaten Sambas TA 2019, Berdasarkan Surat Kepala BKN RI selaku Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional Pengadaan CPNS. “Ada 351 orang yang menerima SK Pengangkatan, terdiri dari tenaga pendidik sebanyak 200 orang, tenaga kesehatan sebanyak 102 orang tenaga teknis sebanyak 49 orang,” kata Fatma.

Baca Juga :  Kaum Perempuan Terlibat Peredaran Narkotika

Disampaikannya, jumlah formasi CPNS TA 2019 yang ditetapkan Kemenpan RB untuk Pemkab Sambas sebanyak 355 formasi, yang dialokasikan untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Namun dalam pelaksanaan terdapat empat formasi yang tidak terisi dikarenakan tidak ada pelamar. “Ada empat formasi yang tidak ada pelamarnya, yakni Dokter gigi berjumlah dua orang, Dokter Spesialis anestesi berjumlah dua orang,” katanya.(fah)

SAMBAS –  Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH berharap kepada 315 orang yang mendapatkan SK Pengangkatan CPNS di Lingkungan Pemkab Sambas, menjadi langkah awal untuk menunjukkan kinerja, tanggung jawab dan kredibilitas yang lebih tinggi dalam melaksanakan pengabdian.

Hal tersebut disampaikannya Wakil Bupati Sambas ketika menghadiri kegiatan penyerahan Surat Keputusan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas Formasi TA 2019,  Selasa (19/1).

“Ini (penyerahan SK) menjadi awal untuk selanjutnya menunjukkan kinerja, tanggungjawab dan kredibilitas sebagai abdi negara,” katanya.

Disampaikan Wabup Sambas, penyerahan SK CPNS berbeda dengan tahun sebelumnya. Salah satu alasannya adalah karena pandemi covid-19, yang mengharuskan semua kegiatan mematuhi protokol kesehatan, mulai dari kenakan masker, jaga jarak dan kurangi kerumunan.

“Jumlah terkonfirmasi covid-19 masih bertambah, pandemi covid-19 yang masih memakan korban hingga saat ini pun perlu disikapi dengan tepat. Saya berharap protokol kesehatan yang ada wajib dipatuhi agar pandemi tidak semakin luas. senantiasa memakai masker dan hand sanitizer jika menyentuh fasilitas umum. apabila ada tempat cuci tangan, lakukan cuci tangan sesuai standar WHO agar penularan covid-19 bisa diantisipasi. Semoga semua selalu diberikan kesehatan dan terhindar dari wabah tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Lepas Jonathan Ikuti Seleksi Tim Pelajar Kemenpora U 15

Dikesempatan tersebut, Hairiah menyatakan sejalan dengan perkembangan otonomi daerah dan era globalisasi dewasa ini, tuntutan akan peningkatan kapasitas dan kapabilitas pemerintah daerah telah menjadi sebuah kebutuhan yang tidak terelakkan.

“Salah satu persyaratan dalam menghadapi tantangan tersebut, dibutuhkan adanya dukungan sumber daya aparatur yang lebih berkualitas, unggul, berdaya saing dan produktif,” katanya. Serta memiliki kapasitas moral, intelektual, keterampilan dan penguasaan yang memadai terhadap bidang tugas yang digeluti, guna mendorong realisasi reformasi birokrasi di daerah menuju tercapainya sasaran-sasaran program pembangunan daerah secara lebih optimal dan berkesinambungan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur Daerah Kabupaten Sambas, Hj Fatma Aghitsni STP Msi menyebutkan penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun Anggaran 2019 Kabupaten Sambas, dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menpan dan RB tentang penetapan kebutuhan PNS di Lingkungan Kabupaten Sambas TA 2019, Keputusan Bupati Sambas Nomor 681/SETDA-ORTAL/2019 tentang penetapan kebutuhan PNS di Lingkungan Kabupaten Sambas TA 2019, Berdasarkan Surat Kepala BKN RI selaku Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional Pengadaan CPNS. “Ada 351 orang yang menerima SK Pengangkatan, terdiri dari tenaga pendidik sebanyak 200 orang, tenaga kesehatan sebanyak 102 orang tenaga teknis sebanyak 49 orang,” kata Fatma.

Baca Juga :  Banjir di Sambas Rendam Sawah, Petani Khawatir Gagal Panen

Disampaikannya, jumlah formasi CPNS TA 2019 yang ditetapkan Kemenpan RB untuk Pemkab Sambas sebanyak 355 formasi, yang dialokasikan untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Namun dalam pelaksanaan terdapat empat formasi yang tidak terisi dikarenakan tidak ada pelamar. “Ada empat formasi yang tidak ada pelamarnya, yakni Dokter gigi berjumlah dua orang, Dokter Spesialis anestesi berjumlah dua orang,” katanya.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/