alexametrics
26 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Terus Perbarui Data Angka Covid

SAMBAS—Usai libur lebaran, semua komponen di daerah, terutama Forkopimda, jajaran satuan tugas covid meningkatkan kewaspadaan karena adanya potensi peningkatan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu ditegaskan Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc MH usai rapat virtual dengan Presiden RI, kemarin, di aula utama Kantor Bupati Sambas. Ditegaskannya, kewaspadaan lonjakan kasus tersebut juga sesuai arahan Presiden RI. “Karenanya, diperlukan kebersamaan dan kerjasama semua komponen untuk memberikan kepedulian terhadap kondisi ini,” kata Bupati.

Presiden, sebut Bupati Sambas, meminta semua daerah mampu menekan angka penyebaran dan selalu konsistensi. Sehingga Presiden RI, mengharapkan kesiapan daerah menghadapi gelombang covid yang tidak mudah diprediksi.

“Presiden menganalogikan untuk penanganan covid ini diibaratkan menggunakan kendaraan, terkadang memang harus menekan gas, ada waktunya juga harus menekan tuas rem. Berkaca dengan kasus negara lain yang terjadi peningkatan drastis, ini yang harus menjadi perhatian bersama, pemerintah dan masyarakat tentunya. Sama-sama sadar diri untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata Bupati.

Baca Juga :  Tes Covid Gratis untuk Santri

Kata Atbah, Presiden juga meminta semua komponen terutama jajaran satgas covid, selalu memperbarui data angka covid. Langkah itu penting agar semua pihak punya langkah-langkah nyata dalam menekan angka penyebaran.

“Presiden sudah memberikan arahan penting agar semua daerah tetap harus memperhatikan sisi ekonominya, tetapi tidak juga melupakan sisi penanganan covidnya,” kata Bupati.

Atbah menambahkan beberapa informasi dari Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian pada rapat bersama presiden. Dimana komitmen dalam hal pengendalian penyebaran covid dan fokus juga memperbaiki perekonomian.

Dua hal ini harus seiring berjalan dengan baik agar negara bisa bertahan dalam menghadapi pandemi covid 19. Kemudian bersama-sama juga terus mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid 19, yakni selalu mengenakan masker, rajin cuci tangan, menghindari kerumunan.

Baca Juga :  Satono-Fahrur Rofi Siap Dilantik

Sementara itu data Covid 19 Kabupaten Sambas per 19 Mei 2021, jumlah kasus terkonfirmasi sudah mencapai 414 orang. Rinciannya dua orang kasus baru, 252 orang dinyatakan sembuh, 147 orang masih dalam perawatan dan 17 meninggal dunia.

Dilihat per kecamatan, Selakau 9 orang, Pemangkat 27 orang, Tebas 22 orang, Sebawi 2 orang, Sambas 27 orang, Sajad 15 orang, Sejangkung 1 orang, Subah 8 orang, Jawai selatan 5 orang, Jawai 2 orang, Tekarang 2 orang, Teluk Keramat 8 orang, Tangaran 4 orang, Paloh 8 orang, Galing 2 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani mengatakan menerapkan protokol kesehatan, yakni kenakan masker, rajin cuci tangan hindari kerumuman, menjadi upaya menekan lonjakan kasus yang masih terus terjadi di Kabupaten Sambas.

“Protokol kesehatan adalah salah satu kunci tekan peningkatan angka kasus covid 19, sehingga masyarakat diharapkan patuh protokol kesehatan dalam beraktivitas. (fah)

SAMBAS—Usai libur lebaran, semua komponen di daerah, terutama Forkopimda, jajaran satuan tugas covid meningkatkan kewaspadaan karena adanya potensi peningkatan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu ditegaskan Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc MH usai rapat virtual dengan Presiden RI, kemarin, di aula utama Kantor Bupati Sambas. Ditegaskannya, kewaspadaan lonjakan kasus tersebut juga sesuai arahan Presiden RI. “Karenanya, diperlukan kebersamaan dan kerjasama semua komponen untuk memberikan kepedulian terhadap kondisi ini,” kata Bupati.

Presiden, sebut Bupati Sambas, meminta semua daerah mampu menekan angka penyebaran dan selalu konsistensi. Sehingga Presiden RI, mengharapkan kesiapan daerah menghadapi gelombang covid yang tidak mudah diprediksi.

“Presiden menganalogikan untuk penanganan covid ini diibaratkan menggunakan kendaraan, terkadang memang harus menekan gas, ada waktunya juga harus menekan tuas rem. Berkaca dengan kasus negara lain yang terjadi peningkatan drastis, ini yang harus menjadi perhatian bersama, pemerintah dan masyarakat tentunya. Sama-sama sadar diri untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata Bupati.

Baca Juga :  Satgas Cegat Pengunjung Makam Opu Daeng Menambon

Kata Atbah, Presiden juga meminta semua komponen terutama jajaran satgas covid, selalu memperbarui data angka covid. Langkah itu penting agar semua pihak punya langkah-langkah nyata dalam menekan angka penyebaran.

“Presiden sudah memberikan arahan penting agar semua daerah tetap harus memperhatikan sisi ekonominya, tetapi tidak juga melupakan sisi penanganan covidnya,” kata Bupati.

Atbah menambahkan beberapa informasi dari Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian pada rapat bersama presiden. Dimana komitmen dalam hal pengendalian penyebaran covid dan fokus juga memperbaiki perekonomian.

Dua hal ini harus seiring berjalan dengan baik agar negara bisa bertahan dalam menghadapi pandemi covid 19. Kemudian bersama-sama juga terus mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid 19, yakni selalu mengenakan masker, rajin cuci tangan, menghindari kerumunan.

Baca Juga :  Picu Prestasi Sepak Bola Kalbar

Sementara itu data Covid 19 Kabupaten Sambas per 19 Mei 2021, jumlah kasus terkonfirmasi sudah mencapai 414 orang. Rinciannya dua orang kasus baru, 252 orang dinyatakan sembuh, 147 orang masih dalam perawatan dan 17 meninggal dunia.

Dilihat per kecamatan, Selakau 9 orang, Pemangkat 27 orang, Tebas 22 orang, Sebawi 2 orang, Sambas 27 orang, Sajad 15 orang, Sejangkung 1 orang, Subah 8 orang, Jawai selatan 5 orang, Jawai 2 orang, Tekarang 2 orang, Teluk Keramat 8 orang, Tangaran 4 orang, Paloh 8 orang, Galing 2 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani mengatakan menerapkan protokol kesehatan, yakni kenakan masker, rajin cuci tangan hindari kerumuman, menjadi upaya menekan lonjakan kasus yang masih terus terjadi di Kabupaten Sambas.

“Protokol kesehatan adalah salah satu kunci tekan peningkatan angka kasus covid 19, sehingga masyarakat diharapkan patuh protokol kesehatan dalam beraktivitas. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/