alexametrics
25.9 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Buka Lembaga Kursus Gratis Dukung Pembangunan SDM Sambas

SAMBAS – Bupati Sambas, H Satono apresiasi sejumlah pihak yang peduli dengan pendidikan di Kabupaten Sambas. Diantaranya kepada Forum Gotong Royong Masyarakat Sambas bekerjasama dengan Vihara Maha Karuna Buddha Maitreya Sambas yang mendirikan tempat kursus Bahasa Mandarin Gratis.

Bupati berharap, apa yang sudah dilakukan Fogoromas, nantinya berdampak pada peningkatan sumber daya manusia Kabupaten Sambas. Terlebih, mengetahui dan bisa berbahasa asing sangat penting diera sekarang ini. Bahkan belum lama ini, Satono didampingi Ketua Umum Fogoromas Jakarta, Budianto, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, mendatangi lembaga kursus dan melihat sejumlah kelas yang sedang melaksanakan pembelajaran.

Ketua Umum Fogoromas Jakarta, Budianto mengatakan penguasaan bahasa asing, termasuk mandarin, sangat penting ditengah globalisasi saat ini. “Bahasa inggris kemudian bahasa mandarin, akan sangat berguna jika dikuasai. Termasuk bagi warga Kabupaten Sambas yang akan bekerja ke Malaysia maupun Singapura,” kata Budianto.

Baca Juga :  Benih Tanaman Malaysia Dimusnahkan

Termasuk dalam rangka menyambut maraknya dunia kepariwisataan yang ada di Kabupaten Sambas. Jika sudah mendunia, masyarakat harus termasuk dalam hal penguasaan bahasa asing, yang nantinya bisa menjadi pemandu wisata jika ada wisatawan mancanegara. Pelaksanaan kursus, sebutnya, dilakukan secara gratis. Tanpa memandang suku, agama dan ras, tempat itu bisa diikuti peserta kursus. Asalkan berusia antara 6 tahun hingga 20-an tahun. “Kursus bahasa mandarin secara gratis ini diperuntukkan bagi semua orang tanpa memandang suku, agama dan ras,” katanya.

Saat Bupati Sambas dan rombongan mendatangi tempat kursus, terlihat sekitar ratusan anak sudah mengikuti kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pada Senin, Selasa, Rabu dan Sabtu. Dimana tingkat 1 jumlah muridnya sebanyak 59 orang dengan tenaga pengajarnya Mulyady (Cong Kim Sang). Ditingkat 2 jumlah murid sekitar 40 orang dengan pengajar Suryanto (Sie Sak Pit). Di tingkat 3 jumlah murid sebanyak 48 orang dengan pengajarnya Liana (Lie Li Sian) dan di tingkat 4 jumlah murid mencapai 60 orang dengan pengajarnya Kim Hui (Ciu Kim Fui). Selain itu ada tenaga pengajar cadangan yang akan menggantikan guru yang ada berhalangan, yakni Krajono yang merupakan kepala lembaga kursus mandarin.

Baca Juga :  Midji Perkirakan Pembangunan Efektif Mulai Juli 2020

Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana mengapresiasi dibukanya lembaga kursus gratis tersebut. Ini menjadi bentuk dukungan kepada Pemkab Sambas dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia. “Ini menjadi bentuk kepedulian seluruh elemen dalam pembangunan di Kabupaten Sambas. Dimana Fogoromas bekerjasama dengan Vihara Maha Karuna Buddha Maitreya Sambas, membuat lembaga kursus dan pesertanya yang akan ikut adalah gratis,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sambas ini.(fah)

SAMBAS – Bupati Sambas, H Satono apresiasi sejumlah pihak yang peduli dengan pendidikan di Kabupaten Sambas. Diantaranya kepada Forum Gotong Royong Masyarakat Sambas bekerjasama dengan Vihara Maha Karuna Buddha Maitreya Sambas yang mendirikan tempat kursus Bahasa Mandarin Gratis.

Bupati berharap, apa yang sudah dilakukan Fogoromas, nantinya berdampak pada peningkatan sumber daya manusia Kabupaten Sambas. Terlebih, mengetahui dan bisa berbahasa asing sangat penting diera sekarang ini. Bahkan belum lama ini, Satono didampingi Ketua Umum Fogoromas Jakarta, Budianto, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, mendatangi lembaga kursus dan melihat sejumlah kelas yang sedang melaksanakan pembelajaran.

Ketua Umum Fogoromas Jakarta, Budianto mengatakan penguasaan bahasa asing, termasuk mandarin, sangat penting ditengah globalisasi saat ini. “Bahasa inggris kemudian bahasa mandarin, akan sangat berguna jika dikuasai. Termasuk bagi warga Kabupaten Sambas yang akan bekerja ke Malaysia maupun Singapura,” kata Budianto.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Telaga Cinta Dimulai

Termasuk dalam rangka menyambut maraknya dunia kepariwisataan yang ada di Kabupaten Sambas. Jika sudah mendunia, masyarakat harus termasuk dalam hal penguasaan bahasa asing, yang nantinya bisa menjadi pemandu wisata jika ada wisatawan mancanegara. Pelaksanaan kursus, sebutnya, dilakukan secara gratis. Tanpa memandang suku, agama dan ras, tempat itu bisa diikuti peserta kursus. Asalkan berusia antara 6 tahun hingga 20-an tahun. “Kursus bahasa mandarin secara gratis ini diperuntukkan bagi semua orang tanpa memandang suku, agama dan ras,” katanya.

Saat Bupati Sambas dan rombongan mendatangi tempat kursus, terlihat sekitar ratusan anak sudah mengikuti kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pada Senin, Selasa, Rabu dan Sabtu. Dimana tingkat 1 jumlah muridnya sebanyak 59 orang dengan tenaga pengajarnya Mulyady (Cong Kim Sang). Ditingkat 2 jumlah murid sekitar 40 orang dengan pengajar Suryanto (Sie Sak Pit). Di tingkat 3 jumlah murid sebanyak 48 orang dengan pengajarnya Liana (Lie Li Sian) dan di tingkat 4 jumlah murid mencapai 60 orang dengan pengajarnya Kim Hui (Ciu Kim Fui). Selain itu ada tenaga pengajar cadangan yang akan menggantikan guru yang ada berhalangan, yakni Krajono yang merupakan kepala lembaga kursus mandarin.

Baca Juga :  Dewan Dukung Pembangunan  

Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana mengapresiasi dibukanya lembaga kursus gratis tersebut. Ini menjadi bentuk dukungan kepada Pemkab Sambas dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia. “Ini menjadi bentuk kepedulian seluruh elemen dalam pembangunan di Kabupaten Sambas. Dimana Fogoromas bekerjasama dengan Vihara Maha Karuna Buddha Maitreya Sambas, membuat lembaga kursus dan pesertanya yang akan ikut adalah gratis,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sambas ini.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/