alexametrics
31 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Serahkan Kartu Tani, Wabup Harap Petani Bersemangat

SAMBAS – Wakil Bupati (Wabup) Sambas Fahrur Rofi berpesan agar Kartu Tani yang diperuntukkan bagi petani, bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam mengembangkan pertanian. Hal tersebut disampaikan dia saat menyerahkan secara simbolis Kartu Tani di Desa Twi Mentibar, Kecamatan Selakau.

“Kepada petani yang menerima kartu tani, dapat menggunakannya dengan sebaik baiknya,” kata Wabup.

Kartu Tani yang dibagikan tersebut, menurut dia, bisa digunakan untuk mengetahui alokasi pupuk bersubsidi. Dengan kartu tersebut, menurut Wabup, dapat dipakai bertransaksi atau membayar pembelian pupuk bersubsidi, dan bisa juga digunakan untuk transaksi perbankan pada umumnya.

Wabup juga memberikan semangat kepada para petani di Kabupaten Sambas. “Tetap semangat untuk petani Kabupaten Sambas, Insyaallah jika bisa bersama-sama, bisa bekerja sama, akan berhasil,” gugahnya.

Pembangunan sektor pertanian, sebut Wabup, menjadi prioritas dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sambas. Hal ini, menurut dia, dikarenakan sekitar 70 persen penduduk di Kabupaten Sambas adalah petani.

Baca Juga :  Karang Taruna Sungai Kelambu Siapkan Tempat Cuci Tangan

Pemkab Sambas melalui jajarannya, yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama pihak terkait lainnya dipastikan dia akan selalu fokus dalam pemberian program dan bantuan sebagai upaya mendorong sektor pertanian. “Kami berharap kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Inspektorat Kabupaten Sambas, Camat dan stakeholder terkait, sesuai tupoksinya masing-masing untuk mengawasi sistem dan mekanisme (program maupun penyaluran bantuan) yang ada, jangan sampai ada penyelewengan sehingga (program dan bantuan bagi petani) tepat sasaran. Dan semua pihak harus maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya petani,” katanya.

Diharapkan dia bantuan dan program yang dikucurkan, akan menjadikan pertanian maju. Jika pertanian maju, dia yakin akan berdampak pada ketersediaan lapangan pekerjaan yang bisa mengurangi angka pengangguran. Terlebih, dia menambahkan, di situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga sekarang.

Baca Juga :  Imlek dan CGM 2021, Lebih Fokus Ibadah

“Dampak Covid-19, (salah satunya) tingkat pengangguran semakin meningkat, sehingga harus disikapi dengan menciptakan lapangan pekerjaan, salah satunya yang bisa dimaksimalkan di Kabupaten Sambas adalah sektor pertanian,” katanya. Namun dalam memajukan sektor pertanian, pemerintah, diakui dia, tak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan bantuan dari semua pihak, menurut dia, sangat diharapkan.

Sebagai sesama generasi muda, Rofi juga mengajak generasi muda untuk tak malu menjadi petani. “Kaum muda, diharapkan mau untuk turun ke tanah menjadi petani, jangan hanya orientasinya menjadi PNS,” katanya.

Kartu Tani secara simbolis diserahkan Wabup didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas beserta Camat Selakau kepada perwakilan Gapoktan Desa Twi Mentibar (Selakau), Gapoktan Desa Gelik (Selakau Timur), dan Gapoktan Terigas (Salatiga). (fah)

SAMBAS – Wakil Bupati (Wabup) Sambas Fahrur Rofi berpesan agar Kartu Tani yang diperuntukkan bagi petani, bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam mengembangkan pertanian. Hal tersebut disampaikan dia saat menyerahkan secara simbolis Kartu Tani di Desa Twi Mentibar, Kecamatan Selakau.

“Kepada petani yang menerima kartu tani, dapat menggunakannya dengan sebaik baiknya,” kata Wabup.

Kartu Tani yang dibagikan tersebut, menurut dia, bisa digunakan untuk mengetahui alokasi pupuk bersubsidi. Dengan kartu tersebut, menurut Wabup, dapat dipakai bertransaksi atau membayar pembelian pupuk bersubsidi, dan bisa juga digunakan untuk transaksi perbankan pada umumnya.

Wabup juga memberikan semangat kepada para petani di Kabupaten Sambas. “Tetap semangat untuk petani Kabupaten Sambas, Insyaallah jika bisa bersama-sama, bisa bekerja sama, akan berhasil,” gugahnya.

Pembangunan sektor pertanian, sebut Wabup, menjadi prioritas dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sambas. Hal ini, menurut dia, dikarenakan sekitar 70 persen penduduk di Kabupaten Sambas adalah petani.

Baca Juga :  Koordinasi ke PT. WDBP

Pemkab Sambas melalui jajarannya, yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama pihak terkait lainnya dipastikan dia akan selalu fokus dalam pemberian program dan bantuan sebagai upaya mendorong sektor pertanian. “Kami berharap kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Inspektorat Kabupaten Sambas, Camat dan stakeholder terkait, sesuai tupoksinya masing-masing untuk mengawasi sistem dan mekanisme (program maupun penyaluran bantuan) yang ada, jangan sampai ada penyelewengan sehingga (program dan bantuan bagi petani) tepat sasaran. Dan semua pihak harus maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya petani,” katanya.

Diharapkan dia bantuan dan program yang dikucurkan, akan menjadikan pertanian maju. Jika pertanian maju, dia yakin akan berdampak pada ketersediaan lapangan pekerjaan yang bisa mengurangi angka pengangguran. Terlebih, dia menambahkan, di situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga sekarang.

Baca Juga :  Imlek dan CGM 2021, Lebih Fokus Ibadah

“Dampak Covid-19, (salah satunya) tingkat pengangguran semakin meningkat, sehingga harus disikapi dengan menciptakan lapangan pekerjaan, salah satunya yang bisa dimaksimalkan di Kabupaten Sambas adalah sektor pertanian,” katanya. Namun dalam memajukan sektor pertanian, pemerintah, diakui dia, tak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan bantuan dari semua pihak, menurut dia, sangat diharapkan.

Sebagai sesama generasi muda, Rofi juga mengajak generasi muda untuk tak malu menjadi petani. “Kaum muda, diharapkan mau untuk turun ke tanah menjadi petani, jangan hanya orientasinya menjadi PNS,” katanya.

Kartu Tani secara simbolis diserahkan Wabup didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas beserta Camat Selakau kepada perwakilan Gapoktan Desa Twi Mentibar (Selakau), Gapoktan Desa Gelik (Selakau Timur), dan Gapoktan Terigas (Salatiga). (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/