alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Moshicin Oksigen Gratis, IAA Pengobatan 1000 Pasien

SAMBAS – Sejumlah cara dilakukan sebagai bentuk kepedulian dimasa pandemi covid 19. Mulai dari menyiapkan oksigen gratis bagi warga yang membutuhkan serta pelaksanaan pengobatan gratis bagi 1000 pasien.

Seperti yang dilakukan Yayasan Sosial Bersama Berbagi Kasih (B2K) Mosichin. Sudah dua bulan ini, mereka menyediakan oksigen gratis bagi warga yang terkonfirmasi covid 19 dan sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman). “Sudah dua bulan kami menyiapkan oksigen gratis bagi warga yang memerlukan, dan ini sifatnya gratis,” kata Rudi Su, dari pihak Yayasan B2K Mosichin, Jumat (20/8) di Pemangkat.

Selain gratis, bagi warga yang sedang isoman dan memerlukan oksigen. Juga dipermudah, cukup telepon atau Wa kemudian datang ke tempat penyimpanan oksigen. “Kami tak pakai surat menyurat, jika memang memerlukan silahkan telepon dan datang ke tempat penyimpanan oksigen yang ada di Pemangkat,” kata Rudi Su. Sampai saat ini, sudah ada sekitar 30 warga yang sedang jalani isoman mengambil oksigen ditempatnya. “Saat ini kami menyiapkan untuk di Kabupaten Sambas, dan biasanya antara 2 hingga 5 tabung untuk setiap harinya,” katanya.

Baca Juga :  Terkonfirmasi, Ada Obat Pendamping

Kepedulian juga dilaksanakan Ikatan Alumni Amkur Pemangkat. Disampaikan Jong Ket, melalui kegiatan bertema IAA Peduli 2021, melaksanakan program pengobatan gratis 1000 pasien. “Pengobatan gratis ini bekerjasama dengan dr Nelly dan dr Novita. Paket pengobatan gratis yang diberikan adalah swab antigen, konsultasi dokter, obat-obatan termasuk injeksi/suntikan apabila diperlukan bagi warga yang mengalami gejala-gejala ke arah covid 19,” kata Jong Ket yang juga alumni Amkur Pemangkat ini.

Disampaikannya, kegiatan yang dilaksanakan merupakan kepedulian sosial alumni Amkur Pemangkat ditengah wabah covid 19 yang belum juga berakhir. Jong Ket juga berharap, para alumni Amkur untuk mendukung program pemerintah, terkait kebersamaan mencegah penyebaran covid 19, salah satu diantaranya mensosialisasikan ketaatan terhadap protokol kesehatan, yakni kenakan masker, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan.(fah)

Baca Juga :  Dewan Nilai Jembatan Sambas Seharus Sudah Bisa Dilewati

SAMBAS – Sejumlah cara dilakukan sebagai bentuk kepedulian dimasa pandemi covid 19. Mulai dari menyiapkan oksigen gratis bagi warga yang membutuhkan serta pelaksanaan pengobatan gratis bagi 1000 pasien.

Seperti yang dilakukan Yayasan Sosial Bersama Berbagi Kasih (B2K) Mosichin. Sudah dua bulan ini, mereka menyediakan oksigen gratis bagi warga yang terkonfirmasi covid 19 dan sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman). “Sudah dua bulan kami menyiapkan oksigen gratis bagi warga yang memerlukan, dan ini sifatnya gratis,” kata Rudi Su, dari pihak Yayasan B2K Mosichin, Jumat (20/8) di Pemangkat.

Selain gratis, bagi warga yang sedang isoman dan memerlukan oksigen. Juga dipermudah, cukup telepon atau Wa kemudian datang ke tempat penyimpanan oksigen. “Kami tak pakai surat menyurat, jika memang memerlukan silahkan telepon dan datang ke tempat penyimpanan oksigen yang ada di Pemangkat,” kata Rudi Su. Sampai saat ini, sudah ada sekitar 30 warga yang sedang jalani isoman mengambil oksigen ditempatnya. “Saat ini kami menyiapkan untuk di Kabupaten Sambas, dan biasanya antara 2 hingga 5 tabung untuk setiap harinya,” katanya.

Baca Juga :  Dua Pasien Covid-19 Meninggal, Masing-masing Memiliki Penyakit Bawaan

Kepedulian juga dilaksanakan Ikatan Alumni Amkur Pemangkat. Disampaikan Jong Ket, melalui kegiatan bertema IAA Peduli 2021, melaksanakan program pengobatan gratis 1000 pasien. “Pengobatan gratis ini bekerjasama dengan dr Nelly dan dr Novita. Paket pengobatan gratis yang diberikan adalah swab antigen, konsultasi dokter, obat-obatan termasuk injeksi/suntikan apabila diperlukan bagi warga yang mengalami gejala-gejala ke arah covid 19,” kata Jong Ket yang juga alumni Amkur Pemangkat ini.

Disampaikannya, kegiatan yang dilaksanakan merupakan kepedulian sosial alumni Amkur Pemangkat ditengah wabah covid 19 yang belum juga berakhir. Jong Ket juga berharap, para alumni Amkur untuk mendukung program pemerintah, terkait kebersamaan mencegah penyebaran covid 19, salah satu diantaranya mensosialisasikan ketaatan terhadap protokol kesehatan, yakni kenakan masker, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan.(fah)

Baca Juga :  Tiga Guru Positif Covid-19

Most Read

Artikel Terbaru

/