alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Banyak Warga Tak Bermasker

Razia dan Sosialisasi Perbup 44

SAMBAS – Razia warga tak bermasker terus dilanjutkan Tim Satgas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Sambas. Kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi Peraturan Bupati Sambas Nomor 44 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam upaya pengendalian covid 19.

Seperti yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tebas, Rabu (23/9). Sejumlah warga terjaring karena tak kenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Mereka pun langsung di minta ikuti swab test serta mendapatkan sosialisasi dari tim Satgas untuk tetap kenakan masker ketika diluar rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani menyebutkan secara terus menerus, pihaknya melaksanakan sosialisasi Peraturan Bupati Sambas Nomor 44 Tahun 2020, yang kemudian dirangkai dengan razia warga tak bermasker untuk ikut swab test. “Dalam Perbup Sambas yang sudah diundangkan, bagaimana mengajak warga masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19, yakni menerapkan protokol kesehatan yang salah satunya menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” kata Fatah, Rabu (23/9).

Baca Juga :  Olah Ayam jadi Frozen Food

Kegiatan ini, dilaksanakan hampir setiap hari. Baik siang maupun malam, seperti saat ini, di Kecamatan Tebas, kemudian pada Selasa (22/9) malam di Kecamatan Pemangkat, yang harapannya mengajak masyarakat kenakan masker. “Kegiatan ini masih akan terus berlanjut, hingga masa sosialisasi Perbup Sambas yang dilaksanakan hingga 9 Oktober. Lantaran setelah masa sosialisasi ini, jika nanti didapati warga tak kenakan masker akan dikenakan sanksi sosial, dan itu diatur dalam Perbup Sambas, mulai dari membersihkan selokan atau lingkungan disekitar titik razia,” katanya.

Ini menjadi penting, lantaran wabah covid 19 hingga sekarang belum berakhir. Meski kasus terkonfirmasi di Kabupaten Sambas kecil, namun kewaspadaan harus tetap dilakukan warga, yakni menerapkan protokol kesehatan. “Intinya tetap mematuhi protokol kesehatan. Setiap keluar rumah, kumpul dengan orang, usahakan pakai masker karena itu cara menghindari penyebarannya,” katanya. Ditanya mengenai jumlah kasus terkonfirmasi, Fatah menyebutkan sampai saat ini ada tiga orang Kabupaten Sambas terkonfirmasi positif dan semuanya dirawat di Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang. “Kalau kasus sampai sekarang ada tiga orang dan dirawat di Singkawang. Jadi warga tetap berhati-hati,” katanya.(fah)

Baca Juga :  Lumba-Lumba Ditemukan Mati di Pantai Arung Medang

Razia dan Sosialisasi Perbup 44

SAMBAS – Razia warga tak bermasker terus dilanjutkan Tim Satgas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Sambas. Kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi Peraturan Bupati Sambas Nomor 44 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam upaya pengendalian covid 19.

Seperti yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tebas, Rabu (23/9). Sejumlah warga terjaring karena tak kenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Mereka pun langsung di minta ikuti swab test serta mendapatkan sosialisasi dari tim Satgas untuk tetap kenakan masker ketika diluar rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani menyebutkan secara terus menerus, pihaknya melaksanakan sosialisasi Peraturan Bupati Sambas Nomor 44 Tahun 2020, yang kemudian dirangkai dengan razia warga tak bermasker untuk ikut swab test. “Dalam Perbup Sambas yang sudah diundangkan, bagaimana mengajak warga masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19, yakni menerapkan protokol kesehatan yang salah satunya menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” kata Fatah, Rabu (23/9).

Baca Juga :  Gedung SDN 1 Tebas Memperihatinkan

Kegiatan ini, dilaksanakan hampir setiap hari. Baik siang maupun malam, seperti saat ini, di Kecamatan Tebas, kemudian pada Selasa (22/9) malam di Kecamatan Pemangkat, yang harapannya mengajak masyarakat kenakan masker. “Kegiatan ini masih akan terus berlanjut, hingga masa sosialisasi Perbup Sambas yang dilaksanakan hingga 9 Oktober. Lantaran setelah masa sosialisasi ini, jika nanti didapati warga tak kenakan masker akan dikenakan sanksi sosial, dan itu diatur dalam Perbup Sambas, mulai dari membersihkan selokan atau lingkungan disekitar titik razia,” katanya.

Ini menjadi penting, lantaran wabah covid 19 hingga sekarang belum berakhir. Meski kasus terkonfirmasi di Kabupaten Sambas kecil, namun kewaspadaan harus tetap dilakukan warga, yakni menerapkan protokol kesehatan. “Intinya tetap mematuhi protokol kesehatan. Setiap keluar rumah, kumpul dengan orang, usahakan pakai masker karena itu cara menghindari penyebarannya,” katanya. Ditanya mengenai jumlah kasus terkonfirmasi, Fatah menyebutkan sampai saat ini ada tiga orang Kabupaten Sambas terkonfirmasi positif dan semuanya dirawat di Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang. “Kalau kasus sampai sekarang ada tiga orang dan dirawat di Singkawang. Jadi warga tetap berhati-hati,” katanya.(fah)

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Rendah, Sambas Keluhkan Stok Vaksin

Most Read

Artikel Terbaru

/